
Misi 50 km Ubed: Bantu Krisis Air Bersih di Pelosok
Halo, saya Hanifubed.
Saya siap berlari 50 kilometer dari Magelang menuju Yogyakarta. Perjalanan ini saya dedikasikan untuk mendukung penyediaan air bersih bagi 50 keluarga yang terdampak kekeringan di Gunungkidul.
Musim kemarau 2026 kembali meningkatkan risiko krisis air bersih di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan sejak 1 Juni hingga 31 Agustus 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap menurunnya ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
Karakteristik kawasan karst di Gunungkidul membuat air hujan sulit tersimpan di dalam tanah. Ketika musim kemarau tiba, banyak sumber air mengalami penurunan debit bahkan mengering. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat harus membeli air atau menunggu bantuan dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan minum, memasak, mandi, dan sanitasi sehari-hari.
Melalui Run for Water, saya bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta berikhtiar menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Gunungkidul. Dukungan yang Sahabat titipkan akan disalurkan untuk program dropping air bersih serta mendukung penyediaan akses air bersih yang lebih berkelanjutan di wilayah rawan kekeringan.
Mari menjadi bagian dari ikhtiar ini. Semoga setiap kebaikan yang Sahabat titipkan dapat menghadirkan air bersih, menjaga kesehatan keluarga, serta menjadi manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat yang membutuhkan.
-
July, 29 2026
Campaign is published
