Yogyakarta, Juli 2026 – Musim kemarau yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Menurunnya debit sumber air membuat ribuan warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui Disaster Management Center (DMC) menyalurkan 150.000 liter air bersih kepada 3.898 jiwa di 10 titik distribusi yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul selama 23–30 Juli 2026. Bantuan disalurkan ke Dusun Songwaluh dan Kendal di Kapanewon Rongkop; Dusun Manukan, Dusun Pelem, dan SD Joho di Kapanewon Girisubo; Dusun Wunut, Petung (Gude 1), Klayu, dan Gude 2 di Kapanewon Tepus; serta Dusun Siluk di Kapanewon Imogiri.
Distribusi air bersih dilakukan menggunakan truk tangki dengan berkoordinasi bersama pemerintah kalurahan, kepala dusun, relawan, dan tokoh masyarakat agar bantuan tersalurkan secara tertib, merata, dan tepat sasaran. Melalui program ini, Dompet Dhuafa Yogyakarta berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar selama musim kemarau sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang setiap tahun menghadapi ancaman kekeringan. Program Distribusi Air Bersih menjadi bagian dari komitmen Dompet Dhuafa Yogyakarta untuk terus hadir memberikan layanan kemanusiaan yang responsif melalui kolaborasi dan kepedulian terhadap sesama.


