
Ambulance untuk Saudara Dhuafa

Ada puluhan pasien setiap bulannya yang saya dampingi dan mereka harus berobat / cek Kesehatan secara rutin, baik di klinik LKC Dompet Dhuafa atau ke Rumah Sakit Dr. Sardjito yang merupakan RS rujukan propinsi. Pasien kanker, cuci darah, kelainan organ dari keluarga dhuafa yang merasakan manfaat dari ambulance itu. Tentu saja yang paling membuat saya tersentuh adalah Ketika mengantar pasien anak-anak. Dengan usia yang masih belia, mereka harus berjibaku melawan kondisi kesehatan yang sedang dideritanya.
Kadang, saat membawa pasien pun saya diberhentikan di jalan Ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun, amanah misi penyelamatan kemanusiaan yang saya terima, tentu saya memilih kondisi gawat darurat yang terjadi.
Akses fasilitas kesehatan yang belum merata di semua wilayah DI Yogyakarta melatarbelakangi kami membuat program rutin Pos Sehat dan Aksi Layanan Kesehatan Gratis di wilayah yang kesulitan akses fasilitas Kesehatan seperti pelosok Gunungkidul, Kulonprogo bahkan sampai ke wilayah provinsi lain di Jawa Tengah. Tentu saja lokasinya jauh dan dengan kondisi jalanan yang tidak sebagus di kota. Ada perasaan bahagia saat kedatangan kami sudah dinanti oleh warga desa yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Tak hanya kuratif, aksi-aksi layanan Kesehatan yang kami lakukan juga ada yang bersifat promotive dan preventif. Seperti penyuluhan tentang kebiasaan cuci tangan, pencegahan stunting dan Gerakan Kebun Sehat Keluarga.
Saat bencana alam terjadi, ambulance kami pun bersiaga. Tercatat Aksi kemanusiaan dalam respon bencana yang telah dilakukan adalah Erupsi Gunung Merapi, Longsor Banjarnegara (Jawa Tengah), Banjir Purworejo, Banjir Bantul, bahkan ambulance kami sempat bertugas dalam aksi kemanusiaan merespon bencana Gempa di Lombok pada 2018 lalu.
Gelombang kasus Covid yang meninggi, kebutuhan ambulance meningkat. Dengan sangat berat hati kami menolak saat ada permintaan pengantaran pasien jenazah covid karena keterbatasan unit armada yang kami miliki. Pun dengan kondisi armada ambulance sekarang, sudah tidak lagi setangguh dulu. Usia kendaraan yang sudah tua, menjadi keterbatasan kami dalam melayani daerah-daerah dengan akses jalan yang rusak dan menanjak.
Jika unit armada ambulance yang kami miliki bisa kami perbarui, semestinya berbagai aksi layanan kesehatan dan kemanusiaan dapa kami lakukan bisa lebih banyak dan lebih optimal.
Sahabat, Kebaikan yang kami lakukan adalah berkat dari dukungan sahabat semuanya. Dan saya percaya, kebaikan yang kami lakukan mengundang sahabat untuk bisa memberikan kebaikan-kebaikan selanjutnya.
-
November, 25 2022
Campaign is published
