
Hadirkan Kaki Palsu, Bantu Mbah Ponijah Kembali Melangkah

Bantu Mbah Ponijah Kembali Melangkah dengan Kaki Palsu
Di usia 61 tahun, Mbah Ponijah, warga Krinjing Tengah RT 015 RW 006, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, DIY harus menjalani amputasi kaki kiri akibat komplikasi diabetes yang dideritanya. Sejak saat itu, aktivitasnya menjadi sangat terbatas dan hanya dapat dilakukan dengan bantuan kursi roda pinjaman dari keponakannya.
Sebelum sakit, Mbah Ponijah bekerja sebagai pengasuh anak dengan penghasilan sekitar Rp900.000 per bulan. Beliau menjadi tulang punggung keluarga karena sang suami tidak lagi dapat bekerja setelah mengalami kecelakaan. Kini, kebutuhan keluarga bergantung pada ayah Mbah Ponijah yang telah lanjut usia dan bekerja sebagai buruh pencari rumput untuk pakan ternak dengan penghasilan yang tidak menentu.
Mbah Ponijah pernah mencoba menggunakan tongkat berkaki empat, namun belum mampu menjaga keseimbangan sehingga berisiko terjatuh. Karena itu, kaki palsu menjadi kebutuhan penting agar beliau dapat kembali bergerak lebih leluasa, mandiri, dan memiliki kesempatan untuk kembali bekerja sesuai kemampuannya.
"Saya berharap bisa mendapatkan kaki palsu supaya bisa beraktivitas lagi. Kalau Allah mengizinkan, saya ingin bisa bekerja kembali untuk membantu keluarga," tutur Mbah Ponijah.
Melalui program ini, Dompet Dhuafa Yogyakarta mengajak Sahabat mengambil bagian dalam ikhtiar menghadirkan kaki palsu bagi Mbah Ponijah. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan dapat menjadi jalan bagi beliau untuk kembali melangkah, dan beraktivitas kembali
-
July, 31 2026
Campaign is published
