Fidyah adalah memberikan makan kepada orang miskin untuk mengganti puasa wajib yang ditinggalkan. Membayar fidyah ditentukan berdasarkan jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Setiap satu hari puasa dibayar dengan fidyah, yaitu memberi makan kepada satu orang miskin. Sedang mekanisme pelaksanaannya, tidak ada aturan harus per hari ataupun harus dalam waktu tertentu. Pelaksanaan atau pembayarannya sesuai dengan keleluasaan dan kenyamanan bagi yang melaksanakan. Namun tetap ada batas waktunya, yaitu sebelum bulan Ramadhan berikutnya tiba.

Karena fidyah adalah memberi makan, maka bentuk fidyah berupa makanan pokok sesuai dengan negeri atau yang umum di tempatnya. Bentuk makanannya pun boleh berupa makanan siap santap maupun bahan mentah. Misalnya di Indonesia, fidyah bisa berupa nasi atau beras beserta lauknya.

Sedangkan untuk takarannya, Ustadz Pranggono menjelaskan, fidyah yang harus dibayarkan kepada setiap orang miskin adalah sebanyak satu mud. Satu mud jika dikonversi ke dalam beras di Indonesia saat ini, maka didapati 0,6 Kg atau sama dengan ¾ liter beras.

“Itu wajibnya. Tapi ya masak kita ngasih makan cuma nasi atau beras saja. Ya tentunya alangkah baiknya dikasih lauk juga. Supaya layak gitu,” ujar Ustadz Ahmad Pranggono.

Bagaimana jika pembayaran fidyah dilakukan dengan memberikan uang tunai. Ustadz Pranggono mengatakan, hal tersebut boleh saja. Namun, harus diwaspadai dan dipastikan bahwa uangnya digunakan untuk membeli bahan makanan. Jika uang yang diberikan digunakan untuk hal lain, yang terjadi justru fidyahnya tidak terpenuhi.

Untuk itu, Ustadz Pranggono menyarankan, jika tidak sempat membelikan makanan atau bahan makanan, atau ingin fidyahnya supaya lebih praktis dibayar dengan tunai, fidyah dapat disalurkan kepada lembaga zakat yang terpercaya. Karena lembaga zakat sudah barang tentu memiliki data duafa yang akurat. Sehingga fidyah tersalurkan dengan tepat sasaran.

Maka, jika ingin dikonversikan menjadi uang tunai, ¾ liter beras plus lauk-pauknya dalam ukuran orang Indonesia pada umumnya adalah sebesar Rp15.000. Meski begitu, sebaiknya besaran uang fidyah disesuaikan dengan kebiasaan yang dimakan. Jika seseorang biasa makan dengan rentang harga Rp.25.000, maka sebaiknya fidyahnya dibayarkan sebesar Rp.25.000,- pula.

    Belum ada update baru

12 May 2021

Anonim

"Bismillahirrahmanirrahim Niat bayar fidyah a.n Yuni Jayanti karena sedang hamil tahun ini. Pembayaran utk 30hr"

Rp 450.067

11 May 2021

Yunita tri ratna meliani
Rp 650.446

21 Apr 2021

Redy Kurniawan

"Bismillah niat fidyah"

Rp 25.136

12 Apr 2021

Anonim
Rp 60.184

10 Apr 2021

Ria
Rp 420.453

9 Apr 2021

Anonim

"Bismillah, bayar fidyah karna tidak puasa saat hamil."

Rp 600.255

25 Feb 2021

Sabi
Rp 10.371

Hubungi Kami

Office : Jl. HOS Cokroaminoto 146 Kav. 1 Tegalrejo Yogyakarta. Phone : 0274-5305450