Header Dompet Dhuafa Jatim
Dompet Dhuafa Yogyakarta peduli lingkungan

Kulon Progo, 27 Oktober 2025 — Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah sejak dini, Dompet Dhuafa Yogyakarta menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Ember Ajaib Penyelamat Bumi: Serunya Bikin Pupuk Sendiri dengan Ember Tumpuk” mengenalkan cara sederhana mengolah sampah organik menjadi pupuk alami, di SD Negeri Depok, Kecamatan Panjatan, Kulon Progo dengan  diikuti sebanyak 52 siswa kelas .

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan Dompet Dhuafa Yogyakarta yang berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui pengenalan sistem ember tumpuk komposter sebagai salah satu metode sederhana dan ramah lingkungan untuk mengolah sampah organik.

Pemilihan anak-anak sebagai sasaran utama kegiatan bukan tanpa alasan. Menurut Dippa, Koordinator Kegiatan, edukasi lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan positif di masa depan.

Dompet Dhuafa Yogyakarta Peduli Lingkungan

Edukasai dan pelatihan pembuatan pupuk organik kepada para siswa SDN Depok Yogyakarta oleh Volunteer Dompet Dhuafa Yogyakarta

“Anak-anak adalah agen perubahan kecil yang punya peran besar. Kalau sejak dini mereka sudah paham cara mengolah sampah, dampaknya akan terasa bagi lingkungan dan keluarga mereka,” ungkap Dippa selaku Volunteer Dompet Dhuafa Yogyakarta.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi pengenalan jenis-jenis sampah organik dan cara kerja ember tumpuk komposter. Anak-anak kemudian diajak untuk praktik langsung memasukkan sisa sampah organik seperti kulit buah dan sisa makanan ke dalam ember tumpuk komposter. Setelah itu, peserta juga belajar mengenai pemanfaatan lindi, yaitu cairan hasil proses pembusukan di komposter, sebagai pupuk cair alami untuk tanaman di halaman sekolah.

Dompet Dhuafa Yogyakarta Peduli Lingkungan

Sesi edukasi pengolahan sampah organik kepada SDN Depok Yogyakarta oleh Dompet Dhuafa Volunteer Yogyakarta

Suasana semakin hidup saat sesi praktik berlangsung. Anak-anak tampak bersemangat berebut mencoba memasukkan sampah ke dalam komposter dan menyiram tanaman dengan lindi. Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama, di mana para siswa berbagi pengalaman dan menjawab pertanyaan seputar materi yang telah mereka pelajari.

“Seru banget! Ternyata sampah bisa jadi pupuk buat tanaman di sekolah,” ujar salah satu siswa dengan antusias.

Kepala Sekolah SDN Depok, Ibu Anis, turut menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dompet Dhuafa Yogyakarta dan Dompet Dhuafa Volunteer yang telah memberikan edukasi lingkungan dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak terlihat antusias dan mudah memahami konsep pengolahan sampah organik. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa berlanjut agar sekolah semakin konsisten dalam menerapkan program ramah lingkungan,” ujar Ibu Anis.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Yogyakarta berharap pengetahuan sederhana tentang pengelolaan sampah organik dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa juga akan dikembangkan di sekolah-sekolah lain di wilayah DIY sebagai bagian dari aksi peduli lingkungan dan pendidikan berkelanjutan Dompet Dhuafa.

Share ke temanmu