Kulon Progo, 22 April 2026 — Upaya penguatan transformasi pendidikan berbasis digital terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui kegiatan supervisi pembelajaran digital yang dilaksanakan di SDN Wijimulyo dan SDN Depok, terlihat bahwa praktik pembelajaran interaktif mulai tumbuh dan diterapkan secara nyata di ruang-ruang kelas.
Kegiatan supervisi ini bertujuan unstuck memastikan bahwa pelatihan yang telah diikuti para guru dapat diimplementasikan secara efektif, sekaligus memberikan pendampingan langsung dalam proses pembelajaran. Hasilnya, guru mulai memanfaatkan berbagai media digital untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, partisipatif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Di SDN Depok, pembelajaran di kelas 4 berlangsung dinamis saat siswa mempelajari materi majas metafora bersama Bu Eni. Dengan memanfaatkan media interaktif berbasis Canva, guru menyajikan materi secara visual dan komunikatif, dilengkapi dengan kuis yang mendorong siswa untuk aktif merespon. Siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran, mulai dari memahami konsep hingga mengaplikasikannya dalam latihan.

Sementara itu, suasana belajar yang tak kalah menarik juga terlihat di SDN Wijimulyo. Ibu Fitri mengajak siswa kelas 4 mempelajari konsep bangun datar melalui permainan tangram menggunakan aplikasi Polypad. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih eksploratif, di mana siswa dapat langsung memanipulasi bentuk dan memahami konsep secara visual. Interaksi antar siswa pun terbangun secara alami melalui diskusi dan kerja sama dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan.
Secara umum, proses pembelajaran di kedua sekolah berlangsung aktif dan menyenangkan. Siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat langsung dalam proses belajar melalui diskusi, eksplorasi media, serta partisipasi dalam kuis interaktif.

Melalui kegiatan supervisi ini, terlihat adanya perkembangan positif dalam penerapan pembelajaran digital di sekolah. Guru semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu mengajar, sementara siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dan minat belajar.
Ke depan, pemanfaatan media digital diharapkan dapat terus diperkuat dan diperluas, sehingga mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Pendampingan berkelanjutan juga menjadi kunci agar transformasi ini dapat berjalan konsisten dan memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan.
(0274) 390 0701
WhatsApp 0812 1573 9066
jogja@dompetdhuafa.org


