Header Dompet Dhuafa Jatim

BANTUL, YOGYAKARTA — Keluarga menjadi lingkungan pertama bagi anak untuk belajar, membentuk karakter, dan mengembangkan kemampuan sosial maupun emosional. Di tengah kesibukan orang tua dan beragam tantangan yang dihadapi anak, pendampingan yang tepat diperlukan agar anak merasa didengar, dipahami, serta mendapatkan dukungan sesuai tahap perkembangannya. Berangkat dari hal tersebut, Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui program pendidikan di SDN 1 Pundong menggelar kegiatan parenting bertema “Hadir untuk Anak: Membangun Perhatian, Pendampingan, dan Komunikasi Positif di Rumah” pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di SDN 1 Pundong ini diikuti 110 wali murid kelas 1–6 dengan menghadirkan Fitrianingsih, M.Psi. sebagai narasumber.

program pendidikan dompet dhuafa yogyakarta

Menguatkan Pendampingan Orang Tua

Dalam sesi parenting, Fitrianingsih, M.Psi. mengajak para wali murid memahami pentingnya kehadiran orang tua dalam proses belajar dan tumbuh kembang anak. Kehadiran tersebut diwujudkan melalui perhatian, kesediaan mendengarkan, serta pendampingan yang menyesuaikan kebutuhan dan karakter masing-masing anak.

Orang tua juga didorong untuk membangun komunikasi yang hangat dan terbuka di rumah. Komunikasi positif dapat membantu anak lebih nyaman menyampaikan cerita dan perasaannya, sekaligus menjadi bagian dari proses membangun kemandirian, tanggung jawab, dan kebiasaan belajar yang baik.

program pendidikan dompet dhuafa yogyakarta

Memperkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

Sebagai salah satu sekolah binaan Dompet Dhuafa Yogyakarta dalam program pendidikan, SDN 1 Pundong menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang melibatkan sekolah dan keluarga. Kegiatan parenting ini menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman serta memperkuat keterlibatan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak di rumah.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa Yogyakarta berharap peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak semakin kuat, sehingga proses belajar tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut melalui perhatian, pendampingan, dan komunikasi positif di lingkungan rumah.

Share ke temanmu