Yogyakarta – Selama 32 tahun, Dompet Dhuafa terus menjaga amanah para pekurban dengan menyalurkan hewan kurban hingga daerah pelosok dan mancanegara. Pada pelaksanaan Tebar Hewan Kurban (THK) 1447 H/2026 M, Dompet Dhuafa Yogyakarta berhasil menyalurkan sebanyak 1.387 ekor setara domba/kambing, yang memberikan manfaat kepada 14.160 Kepala Keluarga (KK).
Mengusung tema “ The Kurban Series 1447 H”, program Tebar Hewan Kurban tahun ini kembali menegaskan komitmen Dompet Dhuafa Yogyakarta dalam menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas dan berkelanjutan. Tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga menggerakkan ekosistem ekonomi masyarakat mulai dari peternak, pedagang, penyembelih, hingga para pekurban.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta, Muhammad Zahron, menjelaskan bahwa program Tebar Hewan Kurban merupakan bagian dari hilirisasi pendayagunaan zakat yang diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi peternakan.
“Pelaksanaan program Tebar Hewan Kurban ini merupakan hilirisasi pendayagunaan zakat yang diturunkan dalam program ekonomi sehingga lahirlah para peternak binaan Dompet Dhuafa di berbagai daerah. Dengan demikian, para peternak lokal dapat memperoleh penghasilan yang layak, mendapatkan pemberdayaan, serta peningkatan taraf hidup secara nyata,” ungkap Zahron.
Proses pelaksanaan programTebar Hewan Kurban di Kandang DD Fram Sentolo, Kulon Porgo D.I.Yogyakarta oleh Dompet Dhuafa Yogyakarta
Pada periode kurban tahun ini, distribusi hewan kurban Dompet Dhuafa Yogyakarta menjangkau berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, meliputi Gunungkidul, Kulon Progo, Bantul, Sleman, Magelang, Klaten, Karanganyar, Purworejo, dan Boyolali. Selain itu, penyaluran juga dilakukan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh, serta menjangkau penerima manfaat di dua negara, yakni Palestina dan Somalia.
Ketua Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Yogyakarta, Satyajati, menegaskan bahwa program ini hadir untuk memastikan manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap daging kurban.
“Melalui semangat Kurban The Series, kami berupaya memastikan bahwa manfaat ibadah kurban dapat dirasakan oleh semua pihak. Mulai dari pekurban, peternak, pedagang, penyembelih, hingga masyarakat penerima manfaat di daerah minim pekurban,” jelasnya.

Pelaksanaan distribusi daging kurban di Dsn Sendang, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta oleh Dompet Dhuafa Yogyakarta
Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap daging kurban. Salah satunya adalah warga Dusun Krinjing, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
Sutardi, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi warga membuat pelaksanaan kurban di wilayahnya sangat terbatas. Dalam beberapa tahun terakhir bahkan hampir tidak ada warga yang mampu berkurban.
“Dengan kondisi ekonomi warga yang masih sulit, sangat jarang ada yang berkurban. Kalau pun ada, biasanya hanya satu atau dua ekor kambing untuk satu desa. Bahkan dalam tiga tahun terakhir hampir tidak ada yang berkurban. Alhamdulillah, melalui hewan kurban dari Dompet Dhuafa Yogyakarta, kami dapat merasakan dan merayakan Iduladha seperti masyarakat di daerah lain,” tutur Sutardi.
Melalui program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Yogyakarta terus berupaya menghadirkan pemerataan manfaat kurban, memberdayakan peternak lokal, serta memperluas kebahagiaan Iduladha hingga ke daerah pelosok, wilayah minim pekurban, dan kawasan yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
(0274) 390 0701
WhatsApp 0812 1573 9066
jogja@dompetdhuafa.org


