Yogyakarta, 7 Februari 2026 — Sebagai upaya menghadirkan ruang edukatif dan hiburan yang bermakna bagi anak-anak yatim, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Yogyakarta menggelar kegiatan nonton bareng film Maira: Whisper from Papua di Pakuwon Mall Jogja, Sabtu (7/2). Kegiatan yang merupakan bagian dari program Sineklopedia ini diikuti oleh 60 anak yatim dan dhuafa dari panti asuhan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, sebagai sarana pembelajaran nilai kemanusiaan, kepedulian lingkungan, serta penguatan karakter.
Dalam kegiatan tersebut, panitia memperkenalkan 19 kakak asuh yang mendampingi para peserta selama acara berlangsung. Pertemuan antara kakak asuh dan adik-adik yatim ini menjadi ruang interaksi yang hangat dan bermakna, tidak hanya untuk memastikan kenyamanan anak-anak, tetapi juga membangun kedekatan emosional, rasa aman, serta menumbuhkan kepercayaan diri melalui pendampingan yang personal.
Peserta kegiatan berasal dari 20 anak Panti Asuhan Amanah Al Maauun, Trimulyo, Bantul, serta 40 anak Panti Asuhan Rumah Sejahtera, Gunungkidul. Kehadiran anak-anak dari dua wilayah tersebut mencerminkan komitmen Dompet Dhuafa Volunteer dalam memperluas dampak kepedulian sosial bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Agenda utama kegiatan adalah pemutaran film “Maira: Whisper from Papua”, yang mengangkat kisah perjuangan, persahabatan, serta kepedulian terhadap lingkungan di Papua. Film ini dipilih sebagai media edukasi yang relevan untuk menanamkan kesadaran sosial dan lingkungan sejak usia dini.

Pembagian doorprize mini games oleh Imam Hidayat PIC DDV Yogyakarta kepada adik-adik peserta nonton film
PIC Dompet Dhuafa Volunteer Yogyakarta, Imam Hidayat, menyampaikan bahwa pemilihan film tersebut didasarkan pada nilai edukatif yang kuat.
“Pada event Sineklopedia kali ini, kami mengajak adik-adik dari panti asuhan dengan latar belakang yatim dan dhuafa untuk mengikuti kegiatan nonton bersama film Maira: Whisper from Papua. Film ini kami pilih karena mengangkat isu lingkungan di Papua yang sarat nilai edukasi. Harapannya, pesan dalam film ini tidak hanya menjadi pembelajaran positif bagi adik-adik, tetapi juga dapat menginspirasi kepedulian terhadap lingkungan bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Momentum kehangatan nonton film maira oleh Indah Sukma Ningsih bersama adik – adik yatim dhuafa
Kehangatan kebersamaan juga dirasakan oleh para kakak asuh. Salah satunya, Indah Sukma Ningsih, mengungkapkan kesannya selama kegiatan berlangsung.
“Sangat seru dan hangat bisa menonton film bersama adik-adik. Film Maira: Whisper from Papua ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak kita semua untuk peduli dan menjaga lingkungan. Ada pesan kuat bahwa alam telah menyediakan segalanya untuk kehidupan manusia, sehingga sudah sepatutnya kita menjaga dan merawatnya bersama. Kebersamaan dengan adik-adik hari ini menjadi pengalaman yang bermakna,” tuturnya.
Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi fun games berupa kuis interaktif seputar isi dan pesan moral film. Panitia juga membagikan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan peserta, sekaligus menambah keceriaan suasana.
Melalui program Sineklopedia, Dompet Dhuafa Yogyakarta Bersama Dompet Dhuafa Volunteer Yogyakarta berupaya menghadirkan ruang publik yang aman, inklusif, dan bernilai edukatif sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membekas, serta memperkuat rasa percaya diri dan semangat kebersamaan anak-anak dalam menatap masa depan.
(0274) 390 0701
WhatsApp 0812 1573 9066
jogja@dompetdhuafa.org


