Macam-macam Sholat Sunnah Terlengkap Yang Harus Diketahui

Macam-macam Sholat Sunnah Terlengkap Yang Harus Diketahui

Macam-macam Sholat Sunnah – Dalam Islam tidak hanya terdapat sholat wajib saja, tetapi ada juga sholat sunnah. Wajib di sini berarti sesuatu yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan mendapatkan dosa. Sedangkan sunnah bermakna sesuatu yang jika dikerjakan mendapatkan pahala tetapi apabila ditinggalkan maka tidak apa-apa.

Shalat dalam Islam sendiri merupakan salah satu ibadah yang sangat diperintahkan untuk ditaati. Sebab saat itulah komunikasi antara Allah dengan hamba-Nya terjalin dengan lebih erat. Yang mana Di dalam salat terdapat ibadah-ibadah lain yang tergabung. Seperti berdzikir bertasbih kepada Allah, membaca Alquran serta termasuk syahadat di dalamnya. Amalan lengkap tersebutlah yang membuat salat semakin memiliki nilai keistimewaan yang tersendiri.

Bahkan untuk shalat wajib kedudukannya sangatlah utama. Yang meskipun seorang muslim dalam keadaan sakit ia tetap wajib melaksanakan ibadah shalat. Sebab dalam Islam terdapat beberapa keringanan dalam ibadah jika memang seseorang tidak bisa melakukan suatu ibadah seperti biasanya. Contohnya saja ketika sedang sakit parah yang membuat seseorang tidak bisa shalat dengan cara berdiri maka ia bisa melaksanakan shalat tersebut dengan cara duduk ataupun berbaring sesuai dengan syariat.

Oleh sebab itu jangan sekali-kali kita meninggalkan shalat yang merupakan tiang agama, sebab amalan yang paling utama dihisab adalah amalan sholat. Makanya tidak heran apabila sehabis melaksanakan shalat lalu kita berdzikir dan juga berdoa maka terasa akan lebih khusuk dan hangat.

Apalagi sebagai pelengkapnya shalat pun memiliki beragam macamnya yang sifatnya adalah sunnah seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai macam-macam shalat sunnah yang penting untuk diketahui. Agar kita senantiasa bisa menambah pahala ekstra untuk selalu dekat dengan Allah SWT. Terlebih salat sendiri dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar selain itu juga salat memiliki manfaat lain untuk jasmani dan rohani pada diri manusia.

Macam-macam Sholat Sunnah

  1. Shalat Sunnah Idul Adha dan Idul Fitri

Macam-macam salat sunnah yang pertama adalah salat sunah Idul Adha dan Idul Fitri yang diraya yang dilaksanakan setiap setahun sekali pada bulan-bulan tertentu, yakni pada hari terakhir bulan suci Ramadhan dan juga hari terakhir dari bulan Zulhijjah.

Yang mana jumlah rakaatnya sendiri adalah 2, dengan sedikit perbedaan dalam praktiknya, sebab pada rakaat pertama sebelum membaca al-fatihah maka akan dilakukan takbir terlebih dahulu sebanyak 7 kali. Sedangkan untuk rakaat yang kedua sebelum membaca surat al-fatihah maka takbir dilakukan sebanyak 5 kali. Sisanya tata cara pelaksanaannya hampir serupa yakni ada ruku, ada tuma’ninah, ada sujud dan lain sebagainya sesuai syariat Islam.

2. Sholat Khusuf atau Shalat Gerhana Bulan dan Matahari

Sama halnya dengan salat Idul Fitri dan Idul Adha untuk salat gerhana matahari dan bulan ini juga dilaksanakan pada momen tertentu, yakni pada saat terjadinya gerhana matahari ataupun bulan. Yang mana sebuah gerhana terjadi adalah salah satu bukti dari kebesaran Allah. Untuk itu apabila terjadi gerhana janganlah kita terlalu berasumsi kepada hal yang bersifat kuno, akan tetapi shalatlah untuk mengingat keagungan Allah SWT bagi orang-orang yang berpikir.

Yang mana untuk tata cara pelaksanaan shalatnya ialah sebanyak 2 rakaat. Dengan total jumlah membaca surat Al-fatihah sebanyak 4 kali,  sujud pun 4 kali serta ruku pun dilakukan sebanyak 4 kali. Dengan rincian setelah rukuk serta i’tidal pada rakaat yang pertama. Maka harus dilakukan pembacaan Al-fatihah kembali kemudian baru ruku’ lagi. Setelah itu kembali melakukan i’tidal baru sujud seperti biasanya. Nah begitupun untuk rakaat yang kedua tata caranya masih sama dengan rakaat yang pertama. Untuk Itulah kenapa jumlah ruku dalam sholat gerhana matahari ataupun bulan agak sedikit lebih banyak meski sama-sama dua rakaat.

3. Sholat Meminta Hujan atau Istisqa

Bagi mereka yang telah ditimpa kekeringan ataupun kelangkaan air. Maka hukum untuk melaksanakan shalat Istisqa adalah sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Di mana shalat istisqa ini terdiri dari dua rakaat. Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Al-Qur’an surat an-nur ayat 10 sampai 12.

4. Sholat Sunnah Rawatib

Pelaksanaan sholat Sunnah Rawatib ini bisa dilakukan sebelum memulai shalat ataupun setelah sholat,  sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT.

Untuk penyebutannya sendiri apabila sholat Sunnah Rawatib tersebut dilaksanakan sebelum sholat wajib. Maka disebut dengan sholat Sunnah qobliyah.  Akan tetapi jika sholat sudah rawatib dilaksanakan setelah sholat wajib maka dinamakan dengan ba’diah. Yang mana ketentuan shalatnya itu ba’diyah untuk sholat apa saja dan qobliyah untuk sholat apa saja semuanya telah diatur oleh Allah SWT yang mana hal tersebut bisa kita ikuti hikmahnya. Untuk untuk tata cara pelaksanaan salatnya sendiri hampir sama dengan salat wajib yang membedakan hanyalah dari niatnya saja.

5. Sholat Sunah Hajat

Sholat sunah hajat biasanya didasari oleh keinginan kuat dari seseorang untuk memohon agar Allah mengabulkan apa yang ia harapkan. Sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk melaksanakan shalat untuk melaksanakan shalat hajat namun biasanya seseorang akan melakukannya  sebanyak 7 malam secara berturut-turut. Dan perlu diingat bahwasanya hajat di sini adalah dalam hal yang baik ya bukan untuk hal perbuatan dosa ataupun maksiat lainnya

6. Shalat Sunnah Tahajud

Macam-macam shalat sunah selanjutnya adalah shalat sunnah tahajud yang jumlah rakaat minimalnya adalah berjumlah 2, dimana waktu pelaksanaannya yang paling baik adalah di sepertiga malam terakhir. Kenapa disebut waktu terbaik karena sebenarnya shalat tahajud itu dapat dilaksanakan dari setelah shalat Isya hingga menjelang  subuh.

Tetapi ingat dalam rentang waktu tersebut kita harus lebih dulu tidur, barulah setelah bangun tidur di malam hari tersebut kita bisa melaksanakan ibadah shalat sunnah tahajud. Oleh sebab itulah sholat sunah tersebut memiliki tantangan tersendiri. Karena hakikatnya seorang yang sudah tidur akan butuh effort lebih dalam untuk mau bergerak lagi apalagi geraknya itu adalah untuk melakukan ibadah shalat.

Nah shalat tahajud ini adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan alias  shalat sunnah muakkad yang mana shalat Nabi yang paling dasar ialah salat fardu dan juga ada salat, meskipun jumlah rakaat minimal untuk salat sunat tahajud ialah berjumlah 2. Akan tetapi untuk maksimalnya sendiri tidak terbatas semampu yang bisa dilakukan saja. Adapun anjuran untuk melaksanakan salat sunnah tahajud telah tercantum dalam Alquran surat surat Al Isra ayat 79.

Baca juga: 7 Keutamaan Sholat Tahajud Yang Rugi Untuk Ditinggalkan

7. Sholat Sunah Istikharah

Islam tidak hanya menganjurkan shalat untuk membuat seseorang tercegah dari perbuatan yang keji dan mungkar serta untuk serta untuk tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT saja. Akan tetapi shalat memiliki keutamaan lainnya yang mana telah berkelompokkan dalam macam-macam sholat sunnah yang beberapa sudah disebutkan. Seperti adanya sholat untuk meminta hujan, adanya sholat untuk memohonkan suatu hajat yang baik. Serta ada pula sholat yang dapat dilaksanakan Ketika seseorang merasa bingung pada sebuah pilihan yang mana shalat tersebut ialah shalat Sunnah istikharah.

Dalam pelaksanaannya seseorang akan memohon petunjuk kepada Allah untuk memberikan gambaran petunjuk manakah pilihan yang lebih baik, yang memang layak untuk dipilih sesuai dengan Ridho dari Allah SWT. Dengan begitu hati pun akan menjadi tenang dalam menentukan pilihan sebab semuanya sudah didasari atas kepasrahan dan Iman kepada Allah.

Adapun sholat sunnah lainnya ialah seperti sholat dhuha, sholat taubat, tahiyatul masjid, tarawih, safar, witir serta lain sebagainya. Yang mana pada kesempatan kali ini kita cukupkan terlebih dahulu pembahasan mengenai macam-macam sholat sunnah. Semoga bermanfaat dan senantiasa dapat kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi Hamba Allah yang semakin taat dan termasuk dalam golongan orang-orang mukmin yang diberkahi kehidupan dunia dan akhiratnya oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *