Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri – Sebagai umat manusia Allah SWT telah menyerukan untuk berlaku adil sebagaimana yang tertera dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 90 yang artinya:

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

Pada ayat tersebut selain Allah menyerukan agar berlaku adil, namun dalam hal itu juga dianjurkan untuk turut melakukan sebuah kebajikan. Dimana berperilaku adil disini masih sering diartikan dengan kurang tepat. Banyak orang menganggap adil adalah berlaku sama kepada semua hal. Padahal belum tentu banyak peristiwa yang terjadi harus ditanggapi dengan perlakukan yang sama. Sebab terkadang dengan terlalu menyamaratakannya malah membuat ketidak baikan yang lebih buruk menghadap.

Oleh sebab itulah adil disini didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam menempatkan sesuatu sesuai tempatnya, baik secara ukuran maupun kadarnya. Sehingga semua terasa pas tidak berlebihan ataupun kekurangan. Misalnya saja dengan memberikan uang jajan sekolah untuk anak yang masih sekolah dasar dengan anak yang sudah SMA akan berbeda. Yang mana untuk anak yang masih SD akan diberikan uang saku lebih kecil dibanding yang SMA. Karena keduanya akan memiliki lingkungan dan preferensi yang berbeda. Contohnya saja anak SMA akan lebih banyak memerlukan kebutuhan tambahan untuk tugas kelompok dan lain sebagainya. Berbeda dengan yang masih SD sebab tugas dan kewajibannya belum sebanyak orang yang lebih remaja.

Nah, apabila dalam benak kita masih berpikir bahwa adil semata-mata untuk orang lain saja. Nyatanya hal demikian tidak 100% tepat, sebab sebenarnya adil sendiri terbagi menjadi beberapa macamnya. Yang harus dapat disesuaikan agar semua berjalan sebagaimana mestinya dengan baik.

A. Macam-macam Adil

  • Sikap adil terhadap Allah SWT. Melalui hakikat adil tersebut kita harus mampu menempatkan Allah dihati kita sebagaimana seharusnya. Sebab Allah Sang Pencipta, Allah Tuhan Semesta Alam. Untuk itulah Hanya kepada Allah SWT kita berserah diri serta menyembah. Contoh bentuk kita berbuat adil terhadap Allah ialah dengan melakukan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Dengan begitulah kita mampu menempatkan Allah dihati kita dengan adil yang tidak melulu memikirkan kepentingan yang bersifat duniawi.
  • Sikap adil terhadap diri sendiri. Salah satu bahwa kita sudah bersikap adil terhadap diri sendiri ialah dengan menyayangi apa yang ada pada diri sendiri. Dengan memproteksi diri untuk terus melakukan kebaikan agar dirimu tidak kerepotan dan sengsara. Salah satunya dengan menghindari perbuatan maksiat yang tidak disukai Allah SWT. Sebab agar kita bisa terhindar dari azab yang perih atas dampak perbuatan yang tidak baik. Tidak sampai disitu memakan makanan yang sehat dan halal juga merupakan bentuk adil kita terhadap diri sendiri. Dengan begitu tubuh akan sehat dan terhindar dari perbuatan keji.
  • Sikap adil terhadap orang lain. Poin ketiga ini memang sudah umum diketahui sebagai dasar berlaku adil. Contohnya saja bagaimana sikap seorang anak terhadap orangtuanya yang tidak boleh disamakan dengan perilaku sembrono kala bersama teman. Sebab sikap terhadap orangtua memiliki batasan yang harus saling dihormati. Bahkan sekalipun pada orang yang dibenci tetap harus berlaku adil.
  • Sikap adil kepada makhluk lainnya. Tidak hanya kepada sesame manusia namun kita juga sangat dianjurkan untuk bersikap adil kepada makhluk lainnya seperti hewan, tumbuhan maupun lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon sembarang, sebab hakikatnya pohon juga memberikan kebermanfaat bagi kelangsungan hidup. Serta tidak membuang sampah sembrono yang tak sesuai tempatnya. Sebab apa yang kau tuai itulah yang kau tanam. Dimana kebiasaan buruk terhadap lingkungan bukan tidak mungkin dampaknya akan langsung terasa yang salah satunya berdampak kurang baik kekesehatan.

Baca juga: Keutamaan Sedekah di Hati Jumat No 3 Jarang Orang Tau!

Nah, sebenarnya berbuat adil seperti itu bukanlah sebuah kerugian sebab banyak hal yang harus diperjuangkan dan dianggap melelahkan. Namun, justru sebaliknya setiap kebaikan yang Allah SWT anjurkan tidak lain tidak bukan hanya semata-mata sebagai tuntutan hidup agar terarah dan baik. Sebab sikap adil memiliki banyak keutamaan, salah satunya sikap  adil terhadap diri sendiri.

B. Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

  1. Dapat Meningkatkan Ketakwaan
sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Oleh sebab kita melakukan keadilan terhadap diri sendiri, maka dengan sadar akan dirasakan langsung bagaimana manfaatnya kepada tubuh. Dengan begitu akan makin meningkatkan rasa syukur atas segala apa yang Allah SWT memang anjurkan. Atas kesadaran dan rasa syukur itulah yang saat semakin dipupuk akan menimbulkan ketakwaan yang terus meningkat seiiring meningkatnya rasa kedekatan kepada Allah SWT.

2. Membuat Kedamaian Dalam Hidup

sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Dengan berlaku adil maka sama saja telah melakukan segala hak serta kewajiban yang seharusnya diri sendiri terima. Oleh karena itulah akan timbul rasa aman dalam jiwa yang akhirnya membuat hiduppun jauh lebih damai.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup Jadi Lebih Baik

sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Salah satu contoh ketika kita mulai berlaku adil terhadap diri sendiri ialah dengan mengetahui porsi dan bakat yang dimiliki. Contohnya saja saat kita mengetahui betapa terampilnya diri sendiri terhadap bidang kesenian yang kemudian diasah bahkan sampai mendatangkan materi serta keuntungan lainnya. Nah hal demikianlah yang ujung-ujungnya membuat hidup lebih terarah dan berjalan dengan baik seiring dengan terus berkembangnya kemampuan diri.

4. Membuka Rezeki

Hidup tidak selalu tentang bersantai diri dan healing saja. Oleh karena itu dengan mengetahui batasan-batasan mana waktuny bekerja, mana waktunya bermain serta mana waktunya untuk mengembangkan diri. Maka keadilah yang diri sendiri berikan akan membuat perkembangan yang cukup signifikan pada diri sendiri. Yang karenanya bisa menjadi peluang untuk mendapat rezeki yang lebih yang bahkan tidak diduga-duga datangnya darimana.

Baca juga: Tujuh Penghambat Rezeki Datang Nomor 2 Sering Tak Disadari!

5. Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia

Sering kali seseorang menyakiti diri sendiri untuk mencapai hal yang diinginkan atau ketika gagal mendapat sesuatu yang semestinya diperoleh. Dimana mereka pikir dengan menyiksa diri maka keberhasilan akan lebih mudah diraih. Padahal semua butuh porsinya begitupun dengan tubuh. Kapan harus beristirahat, kapan harus beribah serta kapan harus bekerja. Nah biasanya ketenangan akan datang menghampiri disaat semuanya sudah berjalan dengan seimbang. Sehingga membuat pikiran jadi lebih bebas dan tanpa beban berlebih. Dengan begitu hiduppun akan jadi lebih bahagia.

Sedekah Mampu Menaikkan Level Bahagia?

6. Mampu Mengevaluasi Diri Sendiri

Terbiasa dalam berlaku adil pada diri sendiri akan memudahkanmu untuk mengetahui letak kesalahan yang telah terjadi. Sehingga tidak berlarut hanya dijadikan sebuah penyesalan namun mengubahnya dengan cepat agar sesuai yang semestinya.

7. Menanamkan Kejujuran

Karena terbiasa dalam mengevaluasi diri dan menempatkan sesuatu sesuai porsinya. Alhasil kita akan mudah melakukan kejujuran dan bahkan kejujuran tersebut tertanam dengan sendirinya.

Demikianlah penjelasan dari artikel “sebutkan  keutamaan adil terhadap diri sendiri” semoga bermanfaat dapat memotivasi diri sendiri untuk terus bersikap adil baik kepada sesama maupun kepada diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *