Solat subuh kesiangan, bagaimana hukumnya?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp
Batas Waktu Sholat Subuh dan Hukum Bangun Kesiangan

Batas Waktu Sholat Subuh dan Bagaimana Hukumnya

Dalam al-qur’an Allah swt menegaskan bahwa “Sesungguhnya shalat itu kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. 4 ayat 103)

Dengan demikian berarti bahwa setiap muslim wajib menunaikan shalat tepat pada waktunya.

Lalu bagaimana dengan orang yang bangun tidur kesiangan hingga matahari telah terbit?

Batas Waktu Sholat Subuh dan Hukum Bangun Kesiangan
Batas Waktu Sholat Subuh dan Hukum Bangun Kesiangan

1. Ketika bangun kesiangan tidak sengaja, segeralah sholat subuh

Bagi orang yang tertidur, tidak bangun di waktu subuh hingga matahari terbit, maka tatkala bangun ia harus segera melaksanakan shalat subuh. Dalam hal ini, ia tidak berdosa. Sebab, keterlambatannya untuk melaksanakan shalat bahkan hingga keluar waktunya bukan karena unsur kesengajaan.

Hal ini pernah terjadi pada diri Rasulullah SAW. Suatu ketika Rasulullah SAW sedang dalam perjalanan. Ketika malam, beliau saw dan para sahabat tertidur hingga matahari terbit. Seketika itu, beliau saw memerintahkan Bilal untuk adzan dan iqamah. Akhirnya, Rasul SAW dan para sahabat shalat subuh di kala matahari telah terbit.

2. Ketika ada unsur kesengajaan meninggalkan shalat, bertaubatlah dan segera qadha shalat

Bagi orang yang ketiduran dan ada unsur kesengajaan. Sebenarnya ia telah terbangun di waktu shalat subuh. Hanya saja, karena rasa malas dan terasa berat, ia tidur kembali sampai matahari terbit. Jadi, ada unsur kesengajaan.

Sebagian besar para ulama berpandangan bahwa ia berkewajiban untuk mengqadha shalatnya. Hendaklah dirinya segera melaksanakan shalat ketika bangun. Di samping itu, ia harus bertaubat kepada Allah SWT karena telah sengaja meninggalkan shalat tatkala telah tiba waktunya. Bagaimanapun juga, meninggalkan shalat secara sengaja termasuk dosa besar.

Hal ini berdasarkan pada firman Allah SWT:

Maka celakalah orang yang shalat.”

(QS. 107:4)

(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya.”

(QS. 107:5)

Kesimpulannya, saudara tetap berkewajiban untuk melaksanakan shalat subuh setelah bangun tidur. Di samping itu, hendaklah berusaha sekuat tenaga untuk shalat subuh tepat waktu dan berjamaah.

Dengan bangun pagi, kita akan mendapatkan keberkahan dari doa Rasulullah saw. Itulah pentingnya shalat subuh di awal waktu.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan pada umatku di waktu pagi-pagi.” (HR Ahmad)

Sedekah subuh Dompet Dhuafa

Apakah jam 6 atau jam 7 pagi masih bisa sholat subuh?

Bisa, tetapi tentu pahalanya tidak sama dengan orang yang berusaha bangun dan melawan kemalasannya untuk shalat subuh. Baik ketiduran tidak sengaja atau sengaja, wajib bagi muslim untuk melaksanakan shalat subuh.

Nah, itulah hukum sholat subuh kesiangan. Yuk, perbaiki manajemen waktu supaya subuh tidak kesiangan. Sholat subuh merupakan kunci pagi hari, maka bukalah dengan keadaan yang baik supaya rezekimu berkah.

Setelah sholat subuh, awali kegiatan dengan bersedekah di pagi hari. Banyak keutamaan sedekah subuh untuk menolong diri sendiri dan orang lain. Ketuk pintu kebaikan, klik sedekah subuh di sini untuk mulai harimu!

 

Jadi Orang Tua Asuh Untuk Penerima Manfaat Beasiswa Sahabat Bintang
Jadi Orang Tua Asuh Untuk Penerima Manfaat Beasiswa Sahabat Bintang

Program orang tua asuh Beasiswa Sahabat Bintang merupakan upaya dukungan kepada siswa dari keluarga tidak mampu atau rentan putus sekolah, berupa bantuan biaya pendidikan sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan formal.

Sedekah sekarang
Edit
Bayar Fidyah

Bagaimana Cara Membayar Fidyah?

Bagaimana Cara Membayar Fidyah? وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi

Selengkapnya..

Hubungi Kami

Office : Jl. HOS Cokroaminoto 146 Kav. 1 Tegalrejo Yogyakarta. Phone : 0274-5305450