Ramadanaval: Sambut Semarak Bulan Ramadan 1445H , Dompet Dhuafa Yogyakarta Menyelenggarakan Potong Rambut Gratis

Ramadanaval: Sambut Semarak Bulan Ramadan 1445H , Dompet Dhuafa Yogyakarta Menyelenggarakan Potong Rambut Gratis

Yogyakarta – Upaya menyambut bulan Ramadan dengan penuh suka cita Dompet Dhuafa Yoyakarta  bekerjasama dengan Arfa barbershop menyelenggarakan tarhib Ramadan  bertema “ Ramadanaval”  pada hari Minggu 3 Maret 2024 di Stadion Sultan Agung, Trimulyo, Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang diperuntukkan untuk umum terutama  para pengunjung Stadion  Sultan Agung .

Anak – anak pengunjung Stadion Sultan Agung sangat antusias dalam mengikuti permainan edukasi dari Dompet Dhuafa Yogyakarta

Bpk. Bambang selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa  ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam menyambut bulan Ramadan 1445 H, dan diramadanaval ini dimulai pada pagi hari pada jam 07.00 WIB – 11.00 WIB diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti wahana permainanan anak, pembagian doorprize dan potong rambut gratis dari Arfa barbershop. “ Sudah menjadi tradisi para kaum muslimin memotong rambutnya sebelum memasuki bulan Ramadan semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menarik dan bermanfaat bagi  banyak orang terutama para pengunjung stadion serta mengenal dan memahami program Dompet Dhuafa Yogyakarta sebagai lembaga amil zakat ”.

Pemberian doorprize bagi anak – anak yang sudah menyelesaikan permainan.

Wahana permainan  anak  terdiri dari permainan lego dan ulartangga dengan diikuti oleh 30 peserta anak. Pada permainan lego bertujuan untuk melatih motorik anak sedangkan  permainan ulartangga  berisikan tentang edukasi keagamaan serta ilmu – ilmu pengetahuan lainnya yang nantinya akan dibimbing oleh tim Dompet Dhuafa Yogyakarta kemudian diakhir permainan anak – anak akan medapatkan doorprize, ” aku sangat senang sekali kak ikut permainan ulartangga ini, karena waktu bermain aku ditemani  dan dibimbing sama kakak – kakak dari Dompet Dhuafa Yogyakarta dan diakhir permainan aku daapat hadiah buat adik aku, terimakasih ya kak.” Ungkap Sifa salah satu peserta permainan ulartangga.

Potong rambut gratis yang dilakukan oleh Arfa barbershop kepada para pengunjung Stadion Sultan Agung

Lima puluh peserta mendaftar untuk ikut serta dalam potong rambut gratis yang dilakukan oleh Arfa barbershop. Terdapat enam tenaga pencukur, kegiatan ini berjalan dengan optimal sehingga tidak membuat antrian potong rambut menjadi Panjang.  “ event ini sangat bagus ya kak, sangat membantu terutama bagi seseorang yang sangat membutuhkan jasa potong rambut gratis. Dengan hasil  potong rambut  sebagus  ini, apabila diadakan lagi saya mau potong rambut lagi kak”  uangkap bapak Tukiran warga Imogiri

Care Visit: Dompet  Dhuafa Yogyakarta Ajak Para Influencer Mengenal Program Pemberdayaan Berbasis ZISWAF

Care Visit: Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak Para Influencer Mengenal Program Pemberdayaan Berbasis ZISWAF

Yogyakarta – Menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, Dompet Dhuafa Yogyakarta menyelenggarakan Care Visit yang dihadiri oleh 30 peserta influencer dan komunitas dengan mengunjungi  dua tempat binaan Dompet Dhuafa Yogyakarta yaitu Kampung Edukasi  Aloeland Kec. Ngilpar Kab. Gunung Kidul dan program Lurik Arana di Kec. Cawas, Kab. Klaten pada hari Sabtu 2 Maret 2024.

Bapak Muhammad Zahron menjelaskan kegiatan Care Visit Ramadan mendekatkan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sebagai upaya mensiarkan siar zakat dalam bentuk program pemberdayaan  yang dilakukan Dompet Dhuafa Yogyakarta dan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam pengelolaan dana dari para donatur. “ Dengan Care Visit ini saya berharap masyarakat percaya dengan pengelolaan dana zakat di Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui program zakat porduktif , sehingga program ini dapat lebih berkembang dan mencakup lebih luas lagi dalam program  kebaikan lainnya”.

Sambutan dilanjutkan oleh Bapak Idris Kurniawan selaku perwakilan dari BMT Bina Insani sebagai mitra pengelola zakat bersaama Dompet Dhuafa Yogyakarta menjelaskan bahwasanya” kami melihat terdapat potensi ekonomi besar dengan penanaman ini, oleh karena itu kami mengajukan kepada Dompet Dhuafa Yogyakarta untuk mau mendampingi petani serta membantu dalam pemasarannya”.

Bapak Alan sebagai “lokal hero ” warga Nglipar menjelaskan kepada peserta bagaimana cara menanam, merawat dan memanen tanaman  Aloevera.

 Bapak Alan merupakan seorang lokal hero asli warga Nglipar yang berjasa besar dalam merintis serta mengelola kampung edukasi Aloeland, menambahkan bahwa “  Dulu banyak warga yang menolak dan enggan untuk menanam tanaman lidah buaya ini, padahal tanaman ini sangat potensial dan dapat mendorong tingkat perekonomian. Alhamdulilah dengan adanya dampingan program dari Dompet Dhuafa Yogyakarta kini masyarakat semakin tertarik untuk menanam dan mengolahnya menjadi beberapa produk makanan dan laku dipasar sehingga kini  taraf perekonomian warga sekitar menjadi lebih baik”.

Pelatihan pengelolaan Aloevera kepada para peserta mulai dari pengupasan, pemotongan dan proses pengelolaan menjadi bahan makanan yang aman dikonsumsi.

Di Kampung Edukasi Aloeland para peserta belajar bagaimana cara menanam, merawat, memanen serta mengolah Aloevera menjadi bahan makanan yang aman untuk dikonsumsi  dan salah satunya diolah menjadi minuman Aloevera.

Pengenalan dari beberapa hasil kerajinan kain lurik kepada para peserta dengan menjelaskan kelebihan maupun value dari setiap jenis kain lurik yang dijelaskan oleh pihak Dompet Dhuafa Yogyakarta.

Untuk kunjungan Care visitselanjutnya berada di kerajinan Lurik Arana, yaitu kerajinan kain lurik merupakan program berbasis kelompok permberdayaan yang dikelola oleh Ibu Suyatmi sejak 2007, dan mulai didampingi oleh Dompet Dhuafa Yogyakarta pada tahun 2018 berawal dari pendampingan yg berpusat di Dusun Tlingsing dan kemudian berkembang menjadi kelompok mandiri. Kerajian kalin lurik ini sudah diolah menjadi produk turunan seperti tas, baju, dan topi dengan pemasaran yang sudah mencapai luar pulau jawa. Ibu Suyatmi  berkata “ Dengan adanya dampingan dari Dompet Dhuafa Alhamdulilah kini semakin berkembang terutama dalam hal pemasarannya, sehingga kita tidak tidak khawatir lagi menganai pemasaran dan persaingan pasar”.

Pelatihan menggulung benang dalam pembuatan motif kain lurik  yang didampingi langsung oleh Bu Suyatmi

Dimana dalam proses pembuatannya dIproses dengan cara tradisional. Para peserta belajar bagaimana cara membedakan kain yang dibuat dengan mesin dan kain yang dibuat dengan alat tradisional. Selain itu peserta diajarkan cara membuat kain lurik dari tahap klosing yaitu mengikat benang (nyucuk), tahapan pembuatan motif (skir) dan menenun. ” Menurut saya ini sangat asik banget ya kak, karena disini kita bisa belajar langsung dalam proses pembuatan kain luriknya,kemudian disini belajar banyak banget dari proses pembuatan kain lurik, dan saya harap kedepan bisa nyoba lain. Kalo bisa Care Visitnya diadakan setahun lebih dari satu kali karena saya sangat penasaran dengan program binaan lainnya kak”. Ungkap Kak Arifah salah satu peserta dari komunitas Family Indonesia.

Aksi Donor Darah Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

Aksi Donor Darah Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

Dompet Dhuafa Yogyakarta

Yogyakarta –  Dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan 1445 H, Layanan Kesehatan Cuma – Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Yogyakarta bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bantul telah menyelenggarakan aksi donor darah. Berlokasi di Sekolah Sungai Siluk ,  Dusun Siluk II, Desa Selopamioro , Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta pada hari Sabtu 17 Februari 2024 dengan dihadiri oleh para pendonor dari warga sekitar Desa Selopamioro.

Berdasarakan hasil perhitungan dari  WHO, Indonesia membutuhkan sekitar 5,5 juta kantong darah pada setiap tahunnya, dan setiap wilayah di Indonesia setidaknya harus menyediakan kantong darah  sekitar 2%  dari keseluruhan jumlah penduduk. Saat ini menurut data dari  Unit Donor Darah (UDD) PMI Indonesia hanya memiliki 77, 4 ribu kantong darah. Dengan minimnya persediaan kantong darah tersebut serta bertepatan dalam penyambutan bulan Ramadhan 1445 H, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Yogyakarta mengadakan aksi donor darah dengan tema “ spesial tarhib Ramadhan”  bersama Palang Merah Indonesia sebagai upaya membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan stok darah yang ada di Unit Donor Darah ( UUD) khususnya untuk masyarakat dhuafa.

dompet dhuafa yogyakarta

Selaku penanggung jawab acara Bapak Raditya menjelaskan bahwa “ Dalam menyambut bulan Ramadhan 1445 H ini semoga bisa mewujudkan rasa solidaritas kita dalam membantu antar sesama dan semoga Layanan Kesehatan Cuma – Cuma  (LKC) Dompet Dhuafa Yogyakarta dapat meningkatkan kepuasan pelayanan kesehatan masyarakat serta membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan darah bagi masyarakat sehat dan menanggulangi dampak penyebaran penyakit” .

Acara dimulai dari pukul 09.00 WIB – 13.00 WIB, dimana para peserta terlebih dahulu untuk mengisi registrasi, kemudian melakukan  rangkaian cek kesehatan untuk memastikan bahwa calon pendonor memenuhi syarat sebagai pendonor sehat, selanjutnya apabila calon pendonor memenuhi syarat sebagai pendonor sehat  maka kegiatan pengambilan darah akan dilakukan oleh tenaga ahli dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Alhamdulilah kegiatan donor darah telah terlaksana dengan baik dan dari salah satu pendonor memberikan kesannya  bahwa ”  saya sangat antusias dengan adanya kegiatan donor darah ini, selain mempererat tali silahturahmi dengan Dompet Dhuafa Yogyakarta karena saya memang sering melakukan donor darah. Setelah donor darah saya merasakan tubuh saya menjadi lebih enak, lebih segar, lebih fit dan semoga  darah yang saya donorkan bermanfaat bagi orang banyak. Jadi ketika saya mendengar ada donor darah di dekat rumah saya ini, saya langsung kesini dan semoga kedepannya diadakan kembali agar saya bisa secara rutin melakukan donor darah tanpa harus pegi jauh ke kantor PMI nya” kata Bapak Irvan  relawan Dompet Dhuafa Yogyakarta dari warga  Pleret Yogyakarta.