Macam-macam Puasa Sunnah dan Wajib

Macam-macam Puasa Sunnah dan Wajib

Macam-macam Puasa – Beruntungnya kita hidup sebagai umat muslim sebab dalam islam terdapat sebuah amalan yang dapat membuat seseorang mampu mengontrol hawa nafsunya. Yang mana ketika seseorang tidak bisa menahan hawa nafsunya maka ia akan dikendalikan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang dalam agama. Rasanya seperti tidak memiliki batasan jadi agak sulit untuk membedakan mana yang hak dan mana yang bathil.

Nah amal sholeh yang dimaksud ialah salah satunya dengan melakukan ibadah puasa. Yang jika diartikan secara teoritis puasa sendiri adalah ibadah yang mengharuskan seseorang untuk menahan diri dari segala hal-hal yang membatalkan puasa, yang ibadah tersebut dimulai saat fajar hingga terbenamnya matahari disertai dengan sebuah niat yang ditujukan untuk Allah SWT semata.

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa tersebut contohnya adalah makan dan minum atau berhubungan badan dijam yang masih dalam rentang puasa serta lain sebagainya. Banyaknya rintangan yang harus dihadapi saat puasa inilah membuat ibadah tersebut memiliki nilai keistimewaan tersendiri. Bahkan puasa sudah ada tidak hanya di zaman Rasulullah SAW tetapi juga terjadi pada umat-umat terdahulu.

Jadi jangan merasa bahwa puasa ini adalah suatu ibadah yang hanya menambahkan beban saja. Tetapi justru tidak mungkin Allah membuat sebuah perintah ataupun larangan. Jika didalamnya tidak ada kebaikan yang dapat dirasakan dunia dan akhirat.

Bahkan untuk kesehatan fisik pun puasa ternyata memiliki manfaat medisnya. Yang di samping itu saking istimewanya puasa, ibadah tersebut masuk ke dalam salah satu rukun Islam, yang mana sebuah rukun adalah hal yang menjadi pondasi dalam beragama.

Yang tanpa disadari terkadang manfaat dari puasa itu sudah benar-benar kita rasakan. Misalkan dari segi ibadah saja rasanya ada sebuah dorongan untuk melakukan kebaikan lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya atau hari-hari yang memang kita tidak berpuasa. Bahkan saat puasa ada pula dorongan untuk tidak melakukan hal-hal yang buruk.

Nah sama halnya dengan ibadah sholat, puasa juga memiliki dua hukum di dalamnya yaitu wajib dan juga sunnah. Untuk wajib sendiri ini berarti jika kita tidak melaksanakan ibadah tersebut, maka kita akan dikenakan dosa. Tapi jika dilaksanakan tentu akan mendapatkan pahala. Sedangkan sunnah jika ditinggalkan tidak apa-apa,  tetapi apabila dikerjakan maka akan mendapatkan pahala. Di sisi lain sunah sendiri adalah sesuatu yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebab ini bisa menjadi investasi amal untuk di akhirat kelak.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai macam-macam puasa entah itu yang wajib ataupun yang sunnah. Sehingga ini bisa menjadi alarm bagi kita untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Macam-macam Puasa Wajib

macam-macam puasa

1 Puasa Ramadhan

Dalam Islam terdapat bulan Ramadan yang di dalamnya penuh dengan keberkahan. Bahkan amal sholeh yang kita perbuat bisa mendapatkan pahala yang berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Nah di bulan ini pulalah terdapat amalan wajib untuk menjalankan ibadah puasa, dimana tidak hanya diperintahkan untuk kita menahan haus dan juga lapar, tetapi juga bagaimana kita bisa mengontrol hawa nafsu kita terhadap hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Adapun rentan waktu jam untuk melaksanakan ibadah perharinya itu tergantung pada kondisi suatu wilayah sebab setiap satu negara atau daerah dengan negara lainnya memiliki perbedaan waktu, ada yang mungkin 12 jam atau bahkan ada yang sampai 18 jam tergantung wilayahnya.

Tentunya perintah untuk melaksanakan ibadah puasa ramadhan ini sudah tertera dalam dalam Al-Qur’an dan juga hadis. Yang mana dalam pelaksanaannya Ini adalah sebuah momen yang tepat untuk seorang muslim berlomba-lomba dalam kebaikan. Melatih dirinya dalam sebuah pesantren kehidupan. Sebab saat perasaan untuk mengendalikan hawa nafsu ketika berpuasa, akan ada efek lain seperti berkurangnya minat untuk melakukan kegiatan yang tidak baik seperti menggibah dan lain sebagainya.

Justru lebih terasa untuk giat dalam mengerjakan amal sholeh,  seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an dan lain sebagainya. Mengapa demikian? hal itu dikarenakan adanya koneksi yang kita bangun dengan Allah SWT, adanya usaha yang kita lakukan untuk mendekat kepada Allah. Yang mana ketika kita melakukan hal demikian. Maka Allah pun akan lebih mendekat kepada kita. Namun Sebaliknya apabila kita malah menjauh dari Allah maka akan sulit menemukan kenikmatan dalam ibadah begitupun dengan ibadah puasa yang dikerjakan.

2. Puasa Kafarat

Setiap perbuatan yang kita lakukan tentu harus dipertanggungjawabkan begitupun ketika kita melakukan hal-hal yang dilarang dalam agama tentu ada konsekuensinya terlebih bagi suatu pelanggaran yang memiliki hukuman tertentu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap Apa yang dilakukan.

Nah biasanya salah satu amalan yang dikerjakan untuk sebuah penebusan dosa akibat adanya kelalaian ketika menjalankan suatu kewajiban. Maka salah satu amalan tersebut ialah dengan berpuasa kafarat. Contohnya saja seperti membunuh binatang ketika Ihram dan lain sebagainya.

Baca juga: Amalan Sederhana Berpahala Besar, No 4 Sering Disepelekan

3. Puasa Nazar

Nazaf sendiri adalah sebuah janji yang diucapkan untuk memohon agar sesuatu yang diharapkan tersebut dapat terkabul,  dengan menjanjikan suatu perbuatan baik. Misalkan seperti apabila mendapatkan rangking 1, maka fulan akan berpuasa 3 hari ataupun nazar-nazar lain yang memang menjadi sebuah harapannya. Tentulah janji disini ditujukan untuk Allah serta apapun janjinya amat wajib untuk dilaksanakan.

4. Puasa Qadha

Oleh sebab tidak semua orang ketika melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Maka karena memang puasa Ramadhan ini sifatnya wajib, akan ada alternatif yang ditawarkan sebagai penggantinya, yaitu dinamakan dengan puasa Qada. Sebab dalam Islam terdapat keringanan untuk umatnya dalam beribadah. Contoh-contoh kondisi seorang ketika terpaksa untuk tidak dapat berpuasa Ramadhan ialah bisa jadi karena sakit keras, yang memang secara medis tidak diperkenankan untuk berpuasa terlebih dahulu, wanita yang sedang haid dan lain sebagainya.

Dalam hal inilah seseorang nantinya akan wajib mengganti ibadah puasa Ramadhan tersebut dengan  berpuasa Qadha. Sesuai dengan waktu atau hari yang memang ia tinggalkan ketika berpuasa bulan Ramadan tersebut misal saat bulan Ramadan seseorang tidak berpuasa selama 5 hari. Maka ia harus mengganti puasa Ramadan tersebut dengan puasa qada sebanyak 5 hari juga.

Macam-macam Puasa Sunnah

1 Puasa Senin Kamis

Untuk untuk puasa senin kamis sendiri. Rasanya sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat yang hendak meningkatkan puasa sunnah.

 Yang sesuai namanya puasa ini hanya dilaksanakan di hari Rabu dan juga kamis saja. Makan puasa senin kamis sendiri adalah salah satu sunah yang sangat dianjurkan. Yang mana perihal puasa Senin Kamis ini telah diterangkan pula dari sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad.

2. Puasa Nabi Dawud

Berbeda dengan puasa Senin-Kamis untuk puasa Nabi Dawud. Yang mana cara pengerjaannya adalah dengan sehari berpuasa sehari tidak sehari berpuasa sehari tidak seperti itu. Bahkan dikatakan jika puasa dawud adalah salah satunya yang amat disukai oleh Allah SWT.

Baca juga: Dahsyatnya Keutamaan Puasa Rajab, Yang Wajib Simak!

3. 6 Hari Berpuasa Dalam Bulan Syawal

Untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah 6 hari berpuasa di bulan Syawal ini dapat dilaksanakan setelah hari kedua bulan Syawal yang mana untuk mencapai 6 hari tersebut terdapat rentang waktu sampai akhir bulan syawalnya. Bahkan berdasarkan Sabda dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Ayub Al-Anshari.

Yang di dalamnya diterangkan apabila sehabis melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, lalu dilanjutkan dengan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal. Maka itu sama saja seperti berpuasa sepanjang tahun. Yang mana jika disandingkan dengan waktu lama untuk berpuasa tentu ini menjadi ladang pahala yang sungguh besar.

Demikian penjelasan mengenai macam-macam puasa baik yang wajib ataupun yang sunnah. Semoga dengan mengetahui hal tersebut dapat meningkatkan ketakwaan dan juga keimanan kita, yang makin bertambah yakin untuk terus melakukan amal kebaikan yang menjadi tabungan amal sholeh untuk di akhirat kelak.

YUK SEDEKAH!

Amalan Sederhana Berpahala Besar, No 4 Sering Disepelekan

Amalan Sederhana Berpahala Besar, No 4 Sering Disepelekan

Amalan Sederhana Berpahala Besar – Setiap perbuatan yang dilakukan oleh umat manusia semuanya akan dicatat baik buruk ataupun baiknya. Sebab hal tersebut akan ada pula balasan sekecil apapun dari perbuatan yang telah dilakukan. Oleh sebab itu, apabila kita ingin mendapatkan surga Allah,  maka hal yang harus dilakukan adalah memperbanyak amalan sholeh. Apalagi amalan sholeh yang dilakukan tersebut tidak akan ada ruginya sedikitpun. Bahkan mendatangkan kebermanfaatan lainnya, yang bukan hanya dalam hal pahala saja tetapi dalam urusan duniawi pula.

Contohnya saja gerakan sholat yang merupakan ibadah wajib bagi umat muslim, yang menjadi pilar pondasi sebuah agama. Tentunya sholat tersebut bisa mendapatkan pahala yang luar biasa sebagai tabungan ataupun investasi kita di akhirat. Namun secara duniawinya gerakan yang terdapat dalam sholat memiliki manfaat untuk tubuh manusia. Nah inilah salah satu yang dikatakan bahwa sebuah amalan tidak hanya mendatangkan kebaikan akhirat saja tapi juga kebaikan untuk di dunianya.

Maka daripada itu menyia-nyiakan suatu amalan adalah perbuatan yang sangat rugi. Sebab Allah tidak tidur, Allah Maha Melihat dan Allah maha adil terhadap semua makhluk-Nya. Begitupun dengan amalan atau kebaikan-kebaikan yang bernilai kecil di mata kita. Yang mungkin terlihatnya sangat sepele, tetapi ternyata amalan tersebut memiliki pahala yang luar biasa besarnya. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai amalan sederhana berpahala besar. Yang mana poin-poin dalam amalan sederhana tersebut dilansir dari detik.com yang dirangkum dari sebuah karya Abdillah F Hasan dalam bukunya yang berjudul “200 Amal Saleh Berpahala Besar”, berikut daftarnya

Amalan Sederhana Berpahala Besar

1 Membaca Basmalah Dalam Mengawali Aktivitas

amalan sederhana berpahala besar

Basmalah sendiri memiliki arti yaitu “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” sebuah kalimat yang penuh makna dan juga mengandung nilai kebaikan. Bahkan kita ingin membaca Al-Qur’an sangatlah dianjurkan untuk mengucapkan Basmalah yang menjadi bagian di dalamnya.

Dari hal ini saja sudah terlihat betapa sederhananya amalan ini tetapi cukup sakral untuk dikerjakan. Tidak heran bahkan untuk berdoa saja  diawali dengan kalimat basmalah. Saking istimewanya inilah, maka alangkah baiknya sebelum memulai aktivitas kita ucapkan terlebih dahulu kalimat basmalah. Serta perlu diingat aktivitas disini adalah aktivitas dalam hal kebaikan bukan untuk sebuah kemaksiatan ya. Yang mana hal tersebut sesuai dengan sabda dari Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Daud dan Nasa’i. Dalam hal ini dijelaskan jika suatu amalan yang memiliki kepentingan di dalamnya, tetapi tidak memulainya dengan mengucapkan Basmalah maka akan terputus keberkahannya.

Baca juga: Keutamaan Surat Al Mulk Yang Jarang Diketahui

2. Tidur Dalam Keadaan Yang Suci

Tidur dalam keadaan suci ini salah satunya adalah ketika seseorang melakukan wudhu, terlebih dahulu sebelum ia tidur. Yang mana wudhu sendiri adalah salah satu cara bersuci dalam agama Islam,  sebelum akan melaksanakan ibadah wajib sholat fardhu maupun ibadah lain seperti sholat sunnah serta membaca Al-Qur’an. Oleh sebab itu, keistimewaan yang terdapat dalam wudhu inilah yang tidak hanya baik untuk akhirat, tetapi juga secara duniawinya memiliki manfaat-manfaat yang tidak kalah dahsyatnya. Seperti ketika seseorang rajin mencuci mukanya,  maka tentu wajahnya akan lebih terawat secara alami.  Tanpa memiliki efek-efek lain yang biasanya berbahaya jika itu adalah sebuah bahan-bahan kimia,  apalagi kalau sampai sudah ketergantungan.

Yang mana Ketika seseorang berwudhu sebelum ia tidur ini adalah salah satu ikhtiar dan Salah satu bukti bahwa ia benar-benar menjaga ketaatannya dan selalu ingin dekat dengan Allah bahkan seseorang yang tidur dalam keadaan suci ini pernah disampaikan oleh Nabi SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Hibban, Syuaib Al-Arnauth, dimana perawi dalam hadits ini adalah perawi kitab shahih. Intinya keutamaan yang didapat dari seseorang yang suci terlebih dahulu ketika tidur atau disebut juga tidur dalam keadaan yang suci. Maka dalam pakaiannya malaikat telah membersamainya, yang mana malaikat akan berdoa untuk mengampuni dosa-dosa orang yang tidur dalam keadaan suci tersebut.

3. Beristiqomah Dalam Beribadah

amalan sederhana berhala besar

Hampir sama dengan istilah bahwa lebih sulit untuk menjaga dibandingkan dengan mencapai. Mungkin kata-kata ini sesuai dengan poin yang akan kita bahas selanjutnya mengenai amalan sederhana berpahala besar. Dimana keistiqomahan seseorang dalam beribadah, meski terlihat sederhana, sebab itu bisa menjadi sebuah rutinitas. Tetapi ternyata bernilai pahala yang besar. Sebab itu adalah hasil dari sebuah kesabaran, hasil dari sebuah keyakinan atau iman, serta hasil dari sebuah ikhtiar.

Yang dimaksud dengan istiqomah dalam hal ini sendiri adalah sikap berkesinambungan dari seseorang untuk terus-menerus menjauhi segala larangan Allah SWT serta melaksanakan perintah-Nya. Yang mana berdasarkan Sabda dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, yang dalam salah satu bahasanya mengenai sebuah amalan yang amat Allah cintai yakni adanya kesinambungan dalam sebuah amalan meskipun itu nilainya sedikit berarti. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya keistiqamahan dalam sebuah ibadah.

4. Mendengarkan Adzan

Banyak sekali dari kita yang sering menyepelekan amalan mendengarkan adzan. Padahal adzan adalah sebuah panggilan untuk menyegerakan sholat. Sehingga adzan bukan sekedar panggilan biasa yang seperti angin lalu. Pakan dalam sebuah Sabda dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan dalam hadits dari Bukhari dijelaskan jika ketika seseorang mendengarkan adzan lalu ia juga berdoa yang didalamnya adalah berdoa untuk Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Maka kelak keutamaan yang didapatkan adalah orang tersebut akan menerima Syafaat dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pada hari kiamat kelak.

Dimana syafaat dari Baginda Rasulullah tidak sebagai isapan jempol belaka. Sebab nilainya sangat luar biasa istimewa, dengan syafaat tersebut kita bisa mendapatkan pertolongan dari Rasulullah saat di akhirat nanti. Yang mana pada saat itu tidak ada seorang pun manusia yang dapat menjadi penolong bagi manusia yang lainnya. Sebab saat itu semua orang sedang sibuk, panik dengan dirinya sendiri. Karena harus mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat selama hidup di dunia.

Baca juga: Bahaya Sifat Kikir & Cara Menghindari Perilaku Tersebut

Demikian pembahasan pada artikel kali ini mengenai amalan sederhana berpahala besar. Semoga dengan mengetahui hal tersebut kita bisa terus membenahi dan juga mengevaluasi diri sendiri agar menjadi manusia yang lebih baik lagi dan makin tergugah untuk berinvestasi amal sholeh sebagai bekal di akhirat kelak. Semoga juga kita tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang kerap menyepelekan hal-hal sederhana dalam sebuah kebaikan.

Sebab kita harus menanamkan dalam diri sendiri bahwasanya amalan atau pun perbuatan yang tidak baik sekecil apapun itu pasti akan mendapatkan balasannya. Yang mana kenikmatan di akhirat nanti tentu akan berkali-kali lipat lebih indah, lebih istimewa dibandingkan dengan semua kenikmatan yang ada di dunia ini. Begitupun dengan hukuman yang ada di akhirat kelak akan lebih adil serta lebih pedih dibandingkan dengan berbagai hukuman yang ada di dunia ini.

YUK SEDEKAH!

5 Penyebab Hilangnya Pahala Sedekah, Hati-hati Jadi Sia-sia!

5 Penyebab Hilangnya Pahala Sedekah, Hati-hati Jadi Sia-sia!

Penyebab Hilangnya Pahala Sedekah – Menjalankan perintah untuk bersedekah memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah. Yang mana sedekah sendiri berarti memberikan sesuatu yang dimiliki baik itu berupa materi ataupun hal lain yang sifatnya bukan perihal harta, dari seseorang ataupun suatu lembaga kepada orang lain guna kemaslahatan. Oleh sebab itulah disebutkan dalam banyak hadis Nabi SAW bahwa sedekah memiliki keutamaan yang baik ketika seseorang melaksanakannya.

Tidak hanya itu dalam Alquran pun Allah SWT telah berfirman dalam Surah Saba’ ayat 39, mengenai anjuran bersedekah baik ketika kita memiliki kelapangan ataupun dalam suatu keadaan yang sempit.  Bahkan tidak hanya sekali Allah menyebutkan mengenai sedekah ini Tetapi ada juga dalam Surah Al-Baqarah ayat 274 yang isinya sama-sama mengenai sedekah, yang dengan tegas dijelaskan bahwa seseorang yang melakukan sedekah ataupun berinfak baik secara sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan maka Allah akan memberikannya pahala atas kebaikannya tersebut.

Baca juga: Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Yang mana orang-orang yang bersedekah termasuk dalam tujuh golongan yang akan akan mendapat naungan dari Allah SWT di hari kiamat kelak. Hal tersebut juga sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA.

Namun tahukah anda jika ada hal-hal yang dapat membuat pahala dari sedekah yang kita keluarkan itu menjadi hilang? tentunya hal ini bukan karena sesuatu yang tidak bermakna. Tetapi semuanya ada sebab dan akibat, seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai penyebab hilangnya pahala sedekah. Di mana poin-poin mengenai penyebab hilangnya pahala sedekah ini dilansir dari detik.com yang bersumber pada karya Dede R.U Widodo Suryasoemirat lewat bukunya yang berjudul “Perintah & Larangan Dalam Surat Al-Baqarah Oleh dan Bagi Pemula” serta karya dari Reza Pahlevi Dalimuthe dalam bukunya yang berjudul 100 Kesalahan dalam Sedekah.

1 Menyebut-nyebut Sedekah Yang Dilakukan

penyebab hilangnya pahala sedekah

Salah satu hal yang dapat menghilangkan pahala sedekah adalah menyebut-nyebutkan sedekah yang sudah dilakukan. Dimana tentu hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan sifat riya yang memunculkan kesombongan dalam diri,  serta ketidak ikhlasan yang tulus entah khawatir malah hatinya melenceng karena ingin mendapatkan pujian atau ingin mendapatkan balasan, hingga lain sebagainya.

Makanya tidak heran jika muncul sebuah ibarat dimana, apabila kita bersedekah tangan kanan kita memberi tetapi tangan kiri tidak mengetahui. Nah itu sama saja seperti perumpamaan agar kita menghindari sifat riya karena kita tidak tahu bagaimana hati kita bisa bergejolak, yang mungkin tadinya ikhlas tapi karena lain hal unsur sebagainya,  yang membuat hati itu jadi membelot berujung hilangnya sebuah pahala yang sudah dikumpulkan. Jadi sebisa mungkin agar pahala sedekah yang sudah berhasil kita peroleh dijaga sepenuhnya. Jangan sampai hilang oleh perbuatan-perbuatan yang bahkan sama sekali awalnya tidak kita pikirkan untuk dilakukan. Intinya jangan mudah tergoda oleh bujuk syetan yang durjana.

2. Menyakiti Hati Penerima Sedekahnya

penyebab hilangnya pahala sedekah

Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu mengapa kita dianjurkan untuk bersedekah adalah untuk memberikan kelapangan,  serta kebahagiaan kepada orang lain. Yang tentunya kita ini adalah sebagai perantara dari Allah SWT yang maha kuasa atas segala sesuatu.

Lalu bagaimana bisa jika kita memberikan sedekah tapi kita menyakiti orang yang menerima sedekah tersebut. Apakah kita pikir bahwa mereka akan bahagia? mereka akan merasa senang? Justru malah akan sebaliknya. Bahkan mungkin mereka akan merasa terhina oleh ucapan ataupun tindakan kita yang ternyata menyakiti hati penerima sedekah yang diberikan tersebut. Kalau sudah seperti itu apa tercapai tujuan sesungguhnya dari sebuah sedekah tidak bukan.

Oleh sebab itu ucapkanlah kata-kata yang baik. Jika memang tidak bisa lebih baik diam, sebab kita tidak tahu yang mungkin menurut kita bercanda, yang mungkin menurut kita itu tidak menyakitkan. Tapi bagi orang lain malah berpikir sebaliknya. Dengan kata lain jadi hal yang kurang mengenakkan di hati. Nah untuk itulah coba agar kita memposisikan diri dengan orang lain yang hendak kita perlakukan. Dimana jika kita ingin diperlakukan baik oleh seseorang maka kita juga harus berbuat demikian. Sebab hukum tuai tanam itu nyata adanya. Intinya perlakukanlah seseorang sebagaimana kamu juga ingin diperlakukan oleh orang lain.

Baca juga: 5 Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat Yang Berlipat Ganda

Bahaya Sifat Kikir & Cara Menghindari Perilaku Tersebut

Bahaya Sifat Kikir & Cara Menghindari Perilaku Tersebut

Bahaya Sifat Kikir – Sejatinya manusia diperintahkan untuk saling berbagi dalam hal kebaikan. Sebab di dalamnya terkandung banyak sekali hikmah. Terlebih lagi setiap rezeki dan nikmat yang Allah berikan bukanlah milik pribadi kita yang sesungguhnya karena dapat saja Allah mencabutnya sewaktu-waktu, yang mana kita tidak akan berdaya jika itu terjadi.

Salah satunya rezeki Allah berupa materi dan harta benda lainnya. Yang di dalamnya terdapat perintah untuk mengeluarkan zakat ataupun anjuran lain seperti sedekah dan berinfak. Sebab dari rezeki yang kita terima tersebut ada hak orang lain juga. Oleh sebab itu akan sangat buruk jika seseorang tidak mengindahkan anjuran untuk saling berbagi alias lebih memilih untuk menjadi orang yang kikir. Sebagaimana yang akan dibahas dalam artikel ini mengenai bahaya sifat kikir.

Bahaya Sifat Kikir

Sebelum lebih lanjut sebenarnya apa sih sifat kikir itu jadi sifat bakhil kikir atau disebut juga pelit merupakan sifat yang ditandai kalau seseorang menahan hak orang lain Entah itu dalam berupa uang, minuman ataupun makanan. Intinya sifat pelit itu kebalikan dari sifat dermawan, yang mana seseorang akan enggan memberikan sesuatu yang dimiliki untuk saling berbagi kepada orang lain.

Poin-poin yang terdapat dalam penjelasan mengenai bahaya sifat kikir ini, didapat dari karya Muhammad Ash Shallabi dalam bukunya yang berjudul negara islam modern menuju thayyibatun wa rabbun ghafur. Dimana dalam hal ini telah dirangkum pula dari sumber lain yaitu detik.com.

1 Tertahannya Rezeki

bahaya sifat kikir

Hal tersebut bukanlah isapan jempol belaka, lantaran memang sifat kikir membuat rezeki menjadi tertahan. Sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. Yang mana dalam yang mana dalam hal tersebut dijelaskan, bawa janganlah kamu berlaku bakhil atau pelit yang dapat menyebabkan rezekimu sempit.

Tentunya hal demikian menjadi momok yang menakutkan. Sebab tidak munafik jika seseorang selama hidupnya akan berusaha untuk mencari rezeki sebanyak-banyaknya termasuk dalam urusan materi. Yang mana apabila Allah telah menghendaki rezeki menjadi sempit. Maka akan sulit pula untuk meraih pundi-pundi materi untuk dapat memenuhi baik itu keinginan atau bahkan kebutuhan.

2. Dapat Memutuskan Tali Silaturahmi

bahaya sifat kikir

Biasanya dalam beberapa kasus tali silaturahmi dapat terputus karena adanya perselisihan atau kesalahpahaman yang terjadi diantara kedua belah pihak. Entah itu Karena rasa dendam, emosi akibat perilaku yang tidak berkenan hingga rasa tidak sukanya seseorang kepada orang lain akibat Sikap yang ditunjukkan. Nah salah satu sifat yang dimaksud adalah sifat kikir atau pelit.

Apalagi jika orang tersebut telah diberikan banyak kebaikan, tetapi tidak balas berlaku baik. Nah tentunya hal itu bukan karena meminta sebuah balasan atau karena tidak ikhlas. Tetapi bukankah etikanya meski tidak berbicara secara agama, sudah sepatutnya seseorang lebih bijak serta tidak pelit kepada orang lain, karena kita pun tidak mau jika ada orang lain yang memperlakukan hal demikian (pelit atau kikir) kepada diri kita sendiri. Jadi berlakulah sesuai Apa yang ingin kamu diperlakukan oleh orang lain. Jika tidak mau diperlakukan a maka Jangan melakukan kepada siapapun.

Oleh sebab itulah tidak heran jika bahaya sifat kikir selanjutnya adalah dapat memutuskan tali silaturahmi, yang mana hal tersebut tentu sangat tidak disukai oleh Allah SWT. Sebab memiliki dampak keburukan lainnya yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya di website ini.

Baca juga: 6 Bahaya Memutuskan Silaturahmi Yang Wajib Dihindari

3. Menjadi Penghalang Untuk Masuk Surga

bahaya sifat kikir

Sungguh benar-benar merugi bagi mereka yang berlaku kikir, baik itu rugi untuk urusan akhiratnya maupun dunianya. Mengapa demikian? karena perilaku pikir inilah yang akan menjadi penghalang seseorang untuk masuk surga.

Bahkan hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi. Yang menjelaskan tiga golongan orang yang akhirnya akan terhambat untuk masuk surga yaitu orang yang bakhil atau pelit, orang yang menipu serta orang yang buruk.

Oleh sebab banyaknya perkara buruk yang ditimbulkan dari sifat bakhil. Maka akan jauh lebih bijak jika kita mempraktekkan sifat dermawan yang merupakan kebalikan dari sifat pelit. Yang mana orang yang dermawan ialah mereka yang tidak segan memberikan sesuatu yang dimiliki. Sebab adanya kesadaran bahwa Allah yang akan menggantinya dengan yang jauh lebih baik. Sebab rezeki adalah hak Allah untuk diberikan sesuai izin-Nya. Yang mana terdapat kebaikan atau keutamaan luar biasa dari berlaku dermawan.

Baca juga: Sedekah Menolak Bala Yang Tak Banyak Orang Ketahui

Keutamaan Berlaku Dermawan

1 Dapat Menjadi Amalan untuk Memustajabkan Doa dan Diselamatkan Oleh Allah Dari Musibah

Mustajab doa di sini adalah mudahnya sebuah doa dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana yang pernah Rasulullah SAW katakan untuk tidak menyakiti tetangga yang dermawan,  apalagi sampai mendzaliminya. Sebab doa seseorang semakin mustajab apabila orang tersebut didzolimi serta karena kedermawanannya. Maka tidak mengherankan jika orang yang dermawan akan Allah selamatkan dari berbagai bencana dan musibah.

2. Mendapatkan Banyak Kebaikan

Bukan hal aneh jika salah satu kelebihan atau keutamaan seseorang yang dermawan adalah akan mendapatkan banyak kebaikan. Yang mana kebaikan ini tidak hanya datang dari Allah tetapi juga sesama makhluk-Nya. Sebab dengan seseorang yang berbuat baik yang berbuat dermawan, tentu ia akan dicintai oleh banyak orang. Sehingga apabila orang dermawan tersebut mengalami kesulitan. Maka  akan ringan pula orang lain di luaran sana yang berbuat baik kepadanya dan sangat menghormatinya karena sifat kedermawanannya tersebut.

Dengan begini tidak ada ruginya sama sekali ketika kita hanya mengeluarkan sedikit dari apa yang kita miliki untuk orang lain. Tetapi banyak kebaikan yang justru akan menghampiri yang kadang kita sendiri tidak menduga-duga itu dapat terjadi.

Cara Agar Terhindari Dari Sifat Kikir

  • Menyadari sepenuhnya jika harta dan kenikmatan lainnya yang dimiliki sifatnya sementara dan bukan milik hak pribadi sepenuhnya.
  • Selalu mengingat bagaimana bahaya serta ancaman dari sifat kikir
  • Membiasakan diri untuk rela berbagi rezeki meskipun dalam jumlah sedikit. Serta menanamkan dalam hati bahwa Allah tidak tidur dan pasti akan membalas segala amalan baik yang diperbuat. Begitupun dengan perbuatan buruk yang juga tidak luput dari pandangan Allah. Dimana baik perbuatan buruk ataupun baik sekecil apapun semuanya akan ada balasannya.

Demikian artikel mengenai bahaya sifat kikir, semoga dengan mengetahui poin buruk dari berlaku bakhil serta poin yang baik dari bersikap dermawan. Senantiasa dapat menjadi pengingat untuk kita berperilaku lebih baik lagi. Tentunya menjadi orang yang ikhlas dalam melakukan kedermawanan. Yang utamanya dalam istilah tangan kanan memberi tetapi tangan kiri tidak mengetahui.

Tentunya hal demikian untuk menghindari riya, sehingga pahala yang didapatkan akan lebih full karena adanya keikhlasan untuk mencari Ridho Allah sepenuhnya, bukan untuk tujuan lain. Yang khawatir malah dapat menyelewengkan hati. Sebab sifat manusia mudah goyah pula ketika mendapatkan banyak pujian akan tindak kebaikan yang telah dilakukan. Semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan yang ahli surga dengan mengikuti segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan yang telah Allah tetapkan untuk ditinggalkan.

YUK SEDEKAH!

6 Bahaya Memutuskan Silaturahmi Yang Wajib Dihindari

6 Bahaya Memutuskan Silaturahmi Yang Wajib Dihindari

Bahaya Memutuskan Silaturahmi – Sudah selayaknya jika manusia akan saling membutuhkan satu sama lain, oleh sebab itulah manusia disebut juga dengan istilah makhkuk sosial. Yang mana dalam menjalankan kehidupan di dunia ini tidak mungkin semuanya dilakukan sendiri. Maka dari pada itu, selain diperintahkan untuk menjaga Hablum Minallah (hubungan diri sendiri dengan Allah) yang dilakukan dengan terus mematuhi segala perintah Allah serta menjauhi segala larangannya. Namun disisi lain manusia juga diperintahkan untuk menjaga hablum minannas (hubungan kepada sesama manusia).

Tentunya setiap perintah yang Allah berikan mengandung makna dan alasannya tersendiri. Yang tentu tak perlu diragukan lagi, sebab semuanya demi kebaikan diri kita sendiri. Untuk itulah kita diperintahkan senantiasa menjaga tali silaturahmi,  yang mana silaturahmi sendiri berarti melakukan perbuatan yang baik kepada kerabat, dalam bentuk apapun yang sesuai dengan syariat Islam.

Sehingga apabila hubungan sosial tersebut kita putus begitu saja atau dengan nama lain kita memutus silaturahmi. Maka akibat yang didapatkan adalah hal keburukan. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai bahaya memutuskan silaturahmi. Yang mudah-mudahan kita bukanlah termasuk golongan orang-orang yang bertindak seperti itu.

Bahaya Memutuskan Silaturahmi

1 Tidak Dirahmati Oleh Allah SWT

bahaya memutuskan silaturahmi

Rahmat Allah adalah anugerah terbesar yang dikaruniakan kepada seseorang. Sehingga apabila Rahmat itu hilang maka rugilah orang tersebut. Yang mana terputusnya rahmat tersebut tidak hanya dirasakan oleh orang-orang yang memutuskan tali silaturahmi, tapi juga secara lingkup komunalnya. Hal tersebut sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari.

2. Menjadi Sumber Dosa

Dosa adalah perkara yang dapat membuat manusia terjerumus ke dalam siksa Allah SWT. Yang mana ternyata memutus tali silaturahmi merupakan salah satu hal yang bisa menjadi sumber dosa pada diri seseorang. Bahkan hukumannya bisa dapat langsung dirasakan oleh orang tersebut ketika di dunia. Nah hal tersebut sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari.

3. Rezeki Akan Sempit dan Seret

Manusia di muka manusia di muka bumi ini berlomba-lomba untuk memperbanyak materi ataupun kedudukan. Sehingga rezeki yang seret ataupun sempit tentu akan menghalangi langkah seseorang untuk mencapai hal tersebut. Nah salah satu perbuatan yang bisa mendatangkan ketidakbaikan itu adalah bahaya memutuskan silaturahmi. Yang mana saat silaturahmi terputus maka di situ pula jalan rezeki jadi terhambat.  Bahkan hal tersebut bukan sembarangan isapan jempol belaka, sebab ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari.

Serta tidak menutup kemungkinan juga jika rezeki jadi jauh dari kata keberkahan, dimana  keberkahan adalah anugerah yang luar biasa ketika dimiliki oleh individu. Sebab dengan berkah, semua terasa cukup. Contohnya saja bagi orang kaya tertentu uang beratus ratusan juta itu akan selalu cepat habis, yang dia sendiri tidak sadar habisnya untuk apa. Sedangkan ketika seseorang rezekinya berkah uang satu juta pun akan terasa cukup padahal Ia merasa sudah membeli banyak kebutuhannya.

Baca juga: 6 Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

4. Akan Dijauhi Oleh Orang Lain Ketika di Dunia

Sungguh menjadi hal yang menyedihkan dan amat malang ketika seseorang tidak memiliki orang lain yang mau menemani. Meskipun terlihat dari luar orang tersebut merasa baik-baik saja, tapi ketahuilah pasti jauh dilubuk hatinya ia amat rapuh akan keadaan tersebut. Karena sejatinya manusia hidup saling membutuhkan dengan manusia lainnya. Yang mana salah satu penyebab seseorang bisa dijauhi atau hidupnya sendiri adalah karena adanya hubungan silaturahmi yang ia putuskan dan tentu hal tersebut menyisakan luka tersendiri di hati. Entah itu yang memutuskannya atau yang diputuskan hubungan silaturahminya.

Sungguh tidak ada rasa lega apapun ketika silaturahmi terputus sebab keduanya kan sama-sama merasa tersakiti dalam jangka waktu yang panjang dan itu membuat hati menjadi lelah. Apalagi biasanya orang yang memutuskan silaturahmi akan menarik diri dari kehidupan sosial, dengan begitu hidupnya semakin terasa tak tenang,  hampa juga tidak nyaman. Apabila hubungan yang tadinya terjalin baik dengan orang lain tiba-tiba terputuskan begitu saja.

5. Sulit Terkabulkannya Doa

Barang kali saat berdoa namun belum kunjung dikabulkan, boleh jadi ada hal lain yang membuatnya terhambat untuk menjadi nyata. Sebab sesungguhnya Allah Maha Mengabulkan doa, dimana tidak ada yang mustahil bagi Allah . Nah menurut hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad salah satu hal yang bisa membuat doa jadi sulit atau tidak terkabul adalah karena adanya tindakan memutuskan tali silaturahmi.

Baca juga: 5 Larangan Dalam Berdoa Yang Harus Dihindari!

6. Jauh Dari Surga Allah

Goals atau tujuan umat manusia pada akhirnya adalah mendapatkan surga Allah. Sebab disanalah kehidupan yang kekal. Dimana kenimkatan yang ada disurga tidak akan pernah sebanding dengan apa yang ada di dunia yang fana ini. Namun ketahuilah surga akan jadi angan-angan percuma saja jikalau kita tidak mengindahkan setiap perintah Allah. Yang salah satunya adalah perbuatan yang justru melanggar yaitu memutuskan tali silaturahmi. Bahkan jauhnya surga dari orang yang berlaku demikian tertera dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Maka daripada itu setelah mengengetahui banyak sekali bahaya memutuskan silaturahmi. Hendaklah kita memperbaiki diri. Sebab semuanya belum terlambat untuk diperbaiki menjadi lebih baik lagi. Jikalau hubungan silaturahmi yang putus itu akibat hal yang menyakitkan dari orang bersangkutan. Maka bukankah lebih mulia jika kita memaafkan? Justru letak pahala yang luar biasa adalah dari sebuah pengorbanan yang terasa amat berat untuk dilakukan. Salah satunya dengan sebuah keikhlasan hati yang tujuannya sebagai pengabdian dan bukti ketaatan kepada Allah SWT.

Adapun kebalikan dari bahaya memutus silaturahmi ialah justru mempererat tali silaturahmi. Yang memiliki beberapa kebaikan atau keutamaan, diantaranya:

a. Dilapangkan Rezekinya

Rezeki, kematian, sehat dan sakit semuanya milik Allah yang berkehendak. Maka sudah sewajarnya jika ingin mendapatkan kebaikan tersebut. Kita sebagai makhluk Allah juga turut mematuhi segala perintah yang Allah tetapkan. Salah satunya dengan menjaga tali silaturahmi, sebab dengan begitu tidak hanya hati yang gembira karena hidup tenang tanpa rasa dendam dan sakit hati. Namun disisi lain Allah akan menganugerahkan kelapangan rezeki pada orang yang senantiasa menjaga silaturahmi, yang sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari.

b. Terciptanya Sebuah Kerukunan

Memang sebuah hal yang wajar jika dalam hubungan bersosial terdapat hal yang tidak berkenan dihati. Yang terkadang membuat jengkel dan marah. Akan tetapi sebetulnya amarah yang terus meluapkan hingga sampai memutuskan tali silaturahmi tentu tidak ada untungnya. Sebab rasa sakit yang diderita akan terus tertanam. Berbeda saat hati ikhlas memaafkan dan lebih lapang. Maka tidak ada hubungan yang hancur sehingga kerukunan tetap terjalin. Bahkan bisa jadi hal tersebut sesuatu yang bermanfaat dikemudian kelak. Sebab kita tidak tahu nasib takdir bagaimana, boleh jadi suatu saat malah kita sangat membutuhkan orang-orang yang tadinya hendak kita putuskan tali silaturahmi tersebut. Apalagi ketika silaturahmi terputus terkadang terbawa sampai keturunan lainnya. Yang membuat lingkaran kebencian tiada habisnya. Berbeda saat silaturahmi tetap terjalin, meskipun jarang bertemu dan kontakan tetapi hiduppun akan terasa tenang dan rukun.

Keutamaan Surat Al Mulk Yang Jarang Diketahui

Keutamaan Surat Al Mulk Yang Jarang Diketahui

Keutamaan Surat Al Mulk – setiap ayat setiap surat yang ada dalam Al-Qur’an semuanya mengandung hikmah dan memiliki keutamaannya tersendiri. Sebab Alquran adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang mana itu adalah salah satu mukjizat dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Al-Qur’an juga merupakan penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya yang telah diberikan kepada umat-umat terdahulu melalui Rasul pilihan Allah. Sehingga tidak ada keraguan sedikitpun yang ada dalam Al-Quran.

Salah satu bukti bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat adalah sifatnya yang hingga kini masih belum berubah alias belum ada campur tangan manusia yang mengubah isi dalam Al-Qur’an. Bahkan tidak ada satu orang pun yang berhasil membuat sebuah ayat ataupun semisal surat yang sama seperti Al-Qur’an. Padahal di antara miliaran manusia banyak yang ahli di bidang sastra, namun tidak ada yang dapat menandingi kekuasaan Allah tersebut. Selain itu salah satu bukti mukjizat dari Al-Qur’an adalah banyaknya para penghafal Al-Qur’an meskipun isi yang ada di dalamnya menggunakan bahasa Arab yang bukan bahasa Ibu dari beberapa Hafid dan hafizdah di belahan dunia. Yang mana hal tersebut tidak akan terjadi jikalau tidak ada kuasa dan izin Allah di dalamnya.

Baca Juga: 7 Adab Membaca Al-Quran Yang Penting Untuk Dipraktikkan

Maka dari itulah sebagai umat manusia kita diberikan pilihan untuk mencapai kehidupan yang bahagia di dunia maupun di akhirat,  dengan adanya Alquran sebagai pedoman hidup. Yang mana jika kita lepas tangan dari Al-Qur’an, maka lepas pula kebahagiaan yang sesungguhnya. Sehingga hal tersebut adalah perbuatan yang sangat rugi adanya. Sebab di dalam Al-Qur’an tidak hanya mengisahkan kisah-kisah umat terdahulu,  yang dapat menjadi sebuah pelajaran. Tetapi ada juga mengenai pengetahuan dan hukum-hukum yang Harus dipatuhi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik akhirat dan dunianya.

Salah satu surat di dalam Al-Qur’an yang juga memiliki keutamaan adalah surat Al-Mulk yang mana surat tersebut umumnya sering sekali kita baca sehabis shalat Subuh ataupun sholat Magrib. Surat Al-Mulk sendiri merupakan surat ke-67 yang terdiri dari 30 ayat dan termasuk ke dalam surat Makkiyah. Yang mana almulk sendiri artinya adalah kerajaan atau kekuasaan. Dan kata Al-Mulk sendiri diambil dari ayat pertama dalam surat tersebut. Yang mana salah satu makna tersirat didalamnya ialah bahwa Allah SWT lah yang menguasai apa yang ada di langit serta di bumi. Begitupun dengan segala rahasia sekecil apapun di dalamnya.

Untuk itu lebih lanjutnya pada artikel kali ini akan dibahas mengenai keutamaan surat Al Mulk. Yang mana semoga dengan hal demikian dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT

1 Mendapatkan Syafaat

keutamaan surat Al Mulk

Syafaat adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh kita sebagai umat manusia, ketika di hari kiamat kelak. Sebab dengan syafaat tersebut Allah akan memberikan sebuah pertolongan untuk manusia melalui Rasul-Nya. Yang mana hal tersebut adalah suatu keuntungan dan kebahagiaan yang paling berharga bagi setiap umat manusia. Terlebih lagi ada keutamaan lain yaitu terampuninya dosa-dosa yang pernah dilakukan.

2. Dapat Menaikkan Derajat

Dalam surat Al-Mulk terdapat 30 ayat, yang mana di dalamnya terdapat 30 kebaikan, begitupun 30 ampunan. Bahkan bagi orang yang membacanya, maka juga akan ditinggikan sebanyak 30 derajat. Dimana derajat Ini adalah sebuah keutamaan yang dapat berarti kedudukan.

3. Dikasihi dan Disayangi Oleh Rasul

Siapa sih orang di dunia ini yang tidak mau disayangi oleh Rasul, sebab dengan hal tersebut hidup akan menjadi lebih tenang dan juga mendapatkan syafaat dari Rasul. Nah salah satu caranya untuk mendapatkan hal demikian adalah dengan membaca surat Al-Mulk. Bahkan kalau bisa kita juga turut menghafalnya agar bisa digunakan untuk ibadah seperti sholat dan lain sebagainya.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

3. Diberikan Pahala Yang Berkali-kali Lipat

Seperti yang umum diketahui jika membaca Al-Qur’an sudah dapat memberikan kebaikan serta pahala yang luar biasa. Bahkan satu huruf yang kita baca dalam Al-Qur’an sendiri bisa mendapatkan beberapa kebaikan. Sehingga sudah hal yang pasti jika kita membaca surat Al-Mulk. Maka akan diberikan pahala yang berlipat-lipat, bahkan bisa sampai 10 kali lipatnya bagi siapapun yang telah Allah kehendaki.

4. Dapat Menjauhkan Diri Dari Perbuatan Maksiat

Seperti ibadah sholat yang dapat menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak baik atau maksiat, begitupun dengan membaca surat Al-Mulk. Maka akan membuat diri kita memiliki batasan terhadap hal-hal yang tidak Allah sukai. Sebab semakin seringnya kita berbuat kebaikan, maka semakin pula hati kita dekat kepada Allah dan ketika hati kita sudah dekat kepada Allah. Maka kita tahu mana batasan-batasan yang tidak boleh dilampaui, bahkan hati kita pun merasa condong untuk terus melakukan kebaikan dan meninggalkan perbuatan yang keji atau maksiat.

5. Mendapatkan Pertolongan Pada Hari Kiamat

Hari kiamat merupakan hari yang pasti akan datang, tetapi tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan akan adanya hari tersebut. Oleh sebab itulah, kita harus mempersiapkan segala perbekalan untuk menjadi penolong kita di hari kiamat kelak. Yang mana cara ampuh untuk mengumpulkan tabungan yang menjadi penolong di hari kiamat adalah dengan memperbanyak amalan saleh, salah satunya dengan membaca Al-Qur’an, serta surat Al-Mulk sebagai langkah kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dan ikhtiar kita agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tidak disukai oleh Allah.

6. Dapat Menjadi Penyelamat Dari Siksaan Kubur

Proses kehidupan baik di dunia maupun di akhirat memiliki tahapannya tersendiri, seperti ketika manusia sudah wafat maka ada fase-fase berikutnya untuk akhirnya ditempatkan apakah seseorang berada di surga ataupun di neraka. Nah dalam fase tersebut ada yang namanya fase masa-masa yang akan manusia jalani di alam kuburnya, dimana di alam kubur tersebut juga terdapat hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan atas apa yang telah diperbuat ketika hidup di dunia. Yang mana jika amalannya lebih banyak buruknya maka tentu akan mendapatkan siksaan di dalam kubur tetapi jika amalan baiknya lebih mendominasi maka tak izin Allah kita akan mendapatkan kenikmatan di alam kubur. Salah satu amalan yang dapat menjadi penolong saat di alam kubur nanti ialah dengan membaca dan mengamalkan surat Al-Mulk.

7. Dapat Membuat Seseorang Jadi Lebih Bertawakal

Oleh sebab adanya perintah agar manusia turut serta berusaha mencari rezeki entah dengan cara bertani, berdagang atau lain sebagainya. Yang secara tidak langsung hal tersebut juga menunjukkan jika cara bertawakal kepada Allah bukan hanya dengan berserah diri saja kepada Allah Yang Maha Kuasa, tetapi juga disertai dengan usaha secara nyata ketika kita memang ingin mendapatkan sesuatu yang diharapkan.

Demikian penjelasan mengenai keutamaan surat Al Mulk, semoga dengan ini kita semakin rajin untuk membacanya berikut juga dengan surat lain yang ada di Al-Qur’an. Sebab 1 ayatpun semuanya mengandung kebaikan. Namun disisi lain kita juga tidak boleh mengabaikan untuk turut mengamalkan apa saja yang kita baca dalam Al-Qur’an. Karena inti dari bacaan tersebut adalah pemahaman yang turut dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman untuk menggapai surga Allah.

YUK SEDEKAH!

Macam-macam Sholat Sunnah Terlengkap Yang Harus Diketahui

Macam-macam Sholat Sunnah Terlengkap Yang Harus Diketahui

Macam-macam Sholat Sunnah – Dalam Islam tidak hanya terdapat sholat wajib saja, tetapi ada juga sholat sunnah. Wajib di sini berarti sesuatu yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan mendapatkan dosa. Sedangkan sunnah bermakna sesuatu yang jika dikerjakan mendapatkan pahala tetapi apabila ditinggalkan maka tidak apa-apa.

Shalat dalam Islam sendiri merupakan salah satu ibadah yang sangat diperintahkan untuk ditaati. Sebab saat itulah komunikasi antara Allah dengan hamba-Nya terjalin dengan lebih erat. Yang mana Di dalam salat terdapat ibadah-ibadah lain yang tergabung. Seperti berdzikir bertasbih kepada Allah, membaca Alquran serta termasuk syahadat di dalamnya. Amalan lengkap tersebutlah yang membuat salat semakin memiliki nilai keistimewaan yang tersendiri.

Bahkan untuk shalat wajib kedudukannya sangatlah utama. Yang meskipun seorang muslim dalam keadaan sakit ia tetap wajib melaksanakan ibadah shalat. Sebab dalam Islam terdapat beberapa keringanan dalam ibadah jika memang seseorang tidak bisa melakukan suatu ibadah seperti biasanya. Contohnya saja ketika sedang sakit parah yang membuat seseorang tidak bisa shalat dengan cara berdiri maka ia bisa melaksanakan shalat tersebut dengan cara duduk ataupun berbaring sesuai dengan syariat.

Oleh sebab itu jangan sekali-kali kita meninggalkan shalat yang merupakan tiang agama, sebab amalan yang paling utama dihisab adalah amalan sholat. Makanya tidak heran apabila sehabis melaksanakan shalat lalu kita berdzikir dan juga berdoa maka terasa akan lebih khusuk dan hangat.

Apalagi sebagai pelengkapnya shalat pun memiliki beragam macamnya yang sifatnya adalah sunnah seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai macam-macam shalat sunnah yang penting untuk diketahui. Agar kita senantiasa bisa menambah pahala ekstra untuk selalu dekat dengan Allah SWT. Terlebih salat sendiri dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar selain itu juga salat memiliki manfaat lain untuk jasmani dan rohani pada diri manusia.

Macam-macam Sholat Sunnah

  1. Shalat Sunnah Idul Adha dan Idul Fitri

Macam-macam salat sunnah yang pertama adalah salat sunah Idul Adha dan Idul Fitri yang diraya yang dilaksanakan setiap setahun sekali pada bulan-bulan tertentu, yakni pada hari terakhir bulan suci Ramadhan dan juga hari terakhir dari bulan Zulhijjah.

Yang mana jumlah rakaatnya sendiri adalah 2, dengan sedikit perbedaan dalam praktiknya, sebab pada rakaat pertama sebelum membaca al-fatihah maka akan dilakukan takbir terlebih dahulu sebanyak 7 kali. Sedangkan untuk rakaat yang kedua sebelum membaca surat al-fatihah maka takbir dilakukan sebanyak 5 kali. Sisanya tata cara pelaksanaannya hampir serupa yakni ada ruku, ada tuma’ninah, ada sujud dan lain sebagainya sesuai syariat Islam.

2. Sholat Khusuf atau Shalat Gerhana Bulan dan Matahari

Sama halnya dengan salat Idul Fitri dan Idul Adha untuk salat gerhana matahari dan bulan ini juga dilaksanakan pada momen tertentu, yakni pada saat terjadinya gerhana matahari ataupun bulan. Yang mana sebuah gerhana terjadi adalah salah satu bukti dari kebesaran Allah. Untuk itu apabila terjadi gerhana janganlah kita terlalu berasumsi kepada hal yang bersifat kuno, akan tetapi shalatlah untuk mengingat keagungan Allah SWT bagi orang-orang yang berpikir.

Yang mana untuk tata cara pelaksanaan shalatnya ialah sebanyak 2 rakaat. Dengan total jumlah membaca surat Al-fatihah sebanyak 4 kali,  sujud pun 4 kali serta ruku pun dilakukan sebanyak 4 kali. Dengan rincian setelah rukuk serta i’tidal pada rakaat yang pertama. Maka harus dilakukan pembacaan Al-fatihah kembali kemudian baru ruku’ lagi. Setelah itu kembali melakukan i’tidal baru sujud seperti biasanya. Nah begitupun untuk rakaat yang kedua tata caranya masih sama dengan rakaat yang pertama. Untuk Itulah kenapa jumlah ruku dalam sholat gerhana matahari ataupun bulan agak sedikit lebih banyak meski sama-sama dua rakaat.

3. Sholat Meminta Hujan atau Istisqa

Bagi mereka yang telah ditimpa kekeringan ataupun kelangkaan air. Maka hukum untuk melaksanakan shalat Istisqa adalah sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Di mana shalat istisqa ini terdiri dari dua rakaat. Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Al-Qur’an surat an-nur ayat 10 sampai 12.

4. Sholat Sunnah Rawatib

Pelaksanaan sholat Sunnah Rawatib ini bisa dilakukan sebelum memulai shalat ataupun setelah sholat,  sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT.

Untuk penyebutannya sendiri apabila sholat Sunnah Rawatib tersebut dilaksanakan sebelum sholat wajib. Maka disebut dengan sholat Sunnah qobliyah.  Akan tetapi jika sholat sudah rawatib dilaksanakan setelah sholat wajib maka dinamakan dengan ba’diah. Yang mana ketentuan shalatnya itu ba’diyah untuk sholat apa saja dan qobliyah untuk sholat apa saja semuanya telah diatur oleh Allah SWT yang mana hal tersebut bisa kita ikuti hikmahnya. Untuk untuk tata cara pelaksanaan salatnya sendiri hampir sama dengan salat wajib yang membedakan hanyalah dari niatnya saja.

5. Sholat Sunah Hajat

Sholat sunah hajat biasanya didasari oleh keinginan kuat dari seseorang untuk memohon agar Allah mengabulkan apa yang ia harapkan. Sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk melaksanakan shalat untuk melaksanakan shalat hajat namun biasanya seseorang akan melakukannya  sebanyak 7 malam secara berturut-turut. Dan perlu diingat bahwasanya hajat di sini adalah dalam hal yang baik ya bukan untuk hal perbuatan dosa ataupun maksiat lainnya

6. Shalat Sunnah Tahajud

Macam-macam shalat sunah selanjutnya adalah shalat sunnah tahajud yang jumlah rakaat minimalnya adalah berjumlah 2, dimana waktu pelaksanaannya yang paling baik adalah di sepertiga malam terakhir. Kenapa disebut waktu terbaik karena sebenarnya shalat tahajud itu dapat dilaksanakan dari setelah shalat Isya hingga menjelang  subuh.

Tetapi ingat dalam rentang waktu tersebut kita harus lebih dulu tidur, barulah setelah bangun tidur di malam hari tersebut kita bisa melaksanakan ibadah shalat sunnah tahajud. Oleh sebab itulah sholat sunah tersebut memiliki tantangan tersendiri. Karena hakikatnya seorang yang sudah tidur akan butuh effort lebih dalam untuk mau bergerak lagi apalagi geraknya itu adalah untuk melakukan ibadah shalat.

Nah shalat tahajud ini adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan alias  shalat sunnah muakkad yang mana shalat Nabi yang paling dasar ialah salat fardu dan juga ada salat, meskipun jumlah rakaat minimal untuk salat sunat tahajud ialah berjumlah 2. Akan tetapi untuk maksimalnya sendiri tidak terbatas semampu yang bisa dilakukan saja. Adapun anjuran untuk melaksanakan salat sunnah tahajud telah tercantum dalam Alquran surat surat Al Isra ayat 79.

Baca juga: 7 Keutamaan Sholat Tahajud Yang Rugi Untuk Ditinggalkan

7. Sholat Sunah Istikharah

Islam tidak hanya menganjurkan shalat untuk membuat seseorang tercegah dari perbuatan yang keji dan mungkar serta untuk serta untuk tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT saja. Akan tetapi shalat memiliki keutamaan lainnya yang mana telah berkelompokkan dalam macam-macam sholat sunnah yang beberapa sudah disebutkan. Seperti adanya sholat untuk meminta hujan, adanya sholat untuk memohonkan suatu hajat yang baik. Serta ada pula sholat yang dapat dilaksanakan Ketika seseorang merasa bingung pada sebuah pilihan yang mana shalat tersebut ialah shalat Sunnah istikharah.

Dalam pelaksanaannya seseorang akan memohon petunjuk kepada Allah untuk memberikan gambaran petunjuk manakah pilihan yang lebih baik, yang memang layak untuk dipilih sesuai dengan Ridho dari Allah SWT. Dengan begitu hati pun akan menjadi tenang dalam menentukan pilihan sebab semuanya sudah didasari atas kepasrahan dan Iman kepada Allah.

Adapun sholat sunnah lainnya ialah seperti sholat dhuha, sholat taubat, tahiyatul masjid, tarawih, safar, witir serta lain sebagainya. Yang mana pada kesempatan kali ini kita cukupkan terlebih dahulu pembahasan mengenai macam-macam sholat sunnah. Semoga bermanfaat dan senantiasa dapat kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi Hamba Allah yang semakin taat dan termasuk dalam golongan orang-orang mukmin yang diberkahi kehidupan dunia dan akhiratnya oleh Allah SWT.

Zakat Mal – Pengertian, Rukun, Syarat & Macam-Macamnya

Zakat Mal – Pengertian, Rukun, Syarat & Macam-Macamnya

Zakat Mal – Sebagai umat muslim kita diperintahkan untuk melaksanakan ibadah zakat sesuai yang telah Allah SWT tetapkan. Bahkan saking pentingnya amalan tersebut kerap kali kita temukan kata zakat berbarengan dengan perintah untuk melaksanakan shalat. Yang mana shalat sendiri hukumnya wajib bagi yang sudah baligh bahkan saat sakitpun shalat tetap harus ditegakkan. Sebab Allah memberi banyak keringan apabila memang tidak mampu untuk melaksanakannya dengan normal seperti pada umumnya. Contohnya saja jika karena sakit parah kita tidak mampu shalat dengan cara berdiri, maka tetap wajib dilaksanakan dengan cara lain yaitu duduk. Sehingga dengan begitu persandingan kata zakat dekat dengan kata anjuran sholat, seolah menegaskan bahwa zakat juga tidak kalah penting untuk dilaksanakan.

Yang mana terdapat macam-macam zakat yang harus kita ketahui dan wajib hukumnya melaksanakan keduanya dengan ketentuan yang sudah digariskan. Nah macam-macam zakat tersebut terdiri dari zakat fitrah yang biasa umat muslim laksanakan setahun sekali saat bulan suci Ramadhan sebagai bentuk untuk mensucikan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik, yang mungkin tanpa disadari telah banyak dilakukan saat bulan Ramadhan tiba. Serta adapula zakat mal yang umum dikenal juga sebagai zakat harta.

Baca juga: Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Sama halnya dengan zakat fitrah, zakat mal juga diwajibkan oleh Allah SWT untuk umat muslim laksanakan ketika sudah memiliki harta yang sesuai dengan syarat-syarat zakat mal dengan kata lain telah mencapai haul dan nisabnya. Tentunya zakat mal diberikan kepada orang-orang yang berhak untuk menerima zakat, jadi bukan asal kasih kepada seseorang secara acak ya. Karena hal semacam itu sudah ada ketetapannya, yang mana itu semua sudah pasti terbaik untuk kita patuhi. Sebab tidak mungkin Allah membuat dan menciptakan apapun itu tanpa ada hikmah dibaliknya.

Nah karena zakat mal ini terkait dengan mengeluarkannya zakat dari harta benda yang dimiliki untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan. Maka harta benda tersebut juga memiliki kriteria dan perhitungannya. Oleh sebab itu pada artikel kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai macam-macam zakat mal, syarat, ketentuan serta tujuannya.

1 Tujuan Zakat Mal

zakat mal

Zakat mal semata-mata ditujukan untuk memperoleh keberkahan atas setiap rezeki yang telah diterima. sekaligus bentuk pembersihan harta supaya terhindar dari sifat keduniawian maupun serakah yang menyesatkan. Terlebih dengan begitu juga bisa membantu sesame umat muslim lain yang membutuhkan. Sebab dibalik rezeki yang kita miliki di dalamnya terdapat hak-hak mereka yang jauh lebih membutuhkan.

Sebab apabila kita sudah mencapai nisab dan haulnya akan tetapi enggan untuk berzakat. Maka ketahuilah azab Allah amat pedih. Sebab anjuran untuk berzakat bukan semata-mata untuk mengurangi harta yang dimiliki. Akan tetapi sebagai pembersih dari harta itu sendiri, karena sekecil apapun perbuatan baik yang dilakukan tidak mungkin luput dari penilaian Allah SWT.

Sehingga tidak mungkin kita miskin hanya karena berzakat. Sebab hidup, mati, kaya, miskin semua sudah di tangan Allah. Bahkan sekalipun tidak mau berzakat agar harta tetap utuh, jikalau Allah hendak membuatmu jadi kehilangan semua harta tersebut maka itu bisa terjadi. Meskipun harta bendanya telah disimpan pada sebuah tempat rahasia sekalipun. Jadi cukup dengarkan dan patuhi apa yang Allah SWT perintahkan. Maka kehidupan dijamin akan bahagia di dunia dan di akhirat.

2. Rukun Zakat Mal

Rukun sendiri merupakan hal-hal harus ada saat seseorang melaksanakan suatu ibadah. Begitupun dengan zakat mal yang juga mempunyai rukunnya, diantaranya:

  • Niat yang diucapkan dalam hati
  • Muzaki atau seseorang yang memberi zakat
  • Mustahik atau disebut juga sebagai seseorang yang menerima zakat
  • Serta ada harta yang akan dizakatkan

3. Syarat-syarat Zakat Mal

Menelesik dari kata syarat berarti segala hal yang harus ada dan terpenuhi sebelum seseorang tersebut melaksanakan ibadah. Yang mana syarat untuk zakat mal sendiri diantaranya:

  • Umat islam
  • Bukan hamba sahaya atau budak
  • Sudah baligh serta juga berakal alias tidak gila dan lain semacamnya
  • Mempunyai harta yang sudah mencapai haul serta nisabnya yang mana haul sendiri diartikan sebagai batas waktu harta telah memenuhi syarat untuk dizakatkan dimana umumnya haul itu 1 tahun. Sedangkan nisab adalah jumlah kadar harta benda yang minimal untuk dizakatkan mal.
  • Harta yang dizakatkan adalah milik sendiri
  • Serta kondisi muzaki tidaklah sedang berhutang pada orang lain.

4. Golongan yang Berhak Menerima Zakat

  • Fakir, orang yang tidak mempunyai penghasil dan serta hidup kekurangan untuk memenuhi kebutuhan yang pokok sehari-hari
  • Miskin, orang yang mempunyai penghasilan tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhannya sehari-hari.
  • Amil, orang yang mengurusi zakat
  • Mualaf, orang yang baru masuk islam dimana imannya masih lemah jadi perlu support untuk menenangkan perasaannya.
  • Riqab, golongan hamba sahaya atau budak yang mungkin untuk zaman ini kurang relevan lagi
  • Gharim, orang yang terlilir hutang untuk bisa bertahan hidu dan sulit untuk membayarnya.
  • Fishabilillah, orang yang berjuang di jalan Allah
  • Ibnu Sabil, orang yang sedang dalam sebuah perjalanan untuk hal yang baik. Bukan untuk perbuatan maksiat.

5. Macam-macam zakat mal

a. Zakat Mal Perak dan Emas

zakat mal

Salah satu harta benda yang wajib dizakatkan apabila telah mencapai haul dan nisabnya ialah emas maupun perak. Dimana apabila seseorang memiliki delapan puluh lima gram emas atau mungkin 595 gr perak dalam kurun waktu haul 1 tahun. Maka emas dan perak yang dimiliki tersebutlah wajib dikeluarkan sebagai zakat dengan kadar 2,5% dari total perak atau emas yang dimiliki tersebut. Yang mana perintah tersebut telah tercantum dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 34-35.

b. Zakat Mal Hewan Ternak

Dalam hal ini perlu diperhatikan selain memang hewan ternaknya sudah mencapai nisab maupun haul. Tetapi juga hewan tersebut tidak boleh dalam keadaan cacat, hamil serta tua. Adapun jenis hewa ternak yang wajib dizakatkan ialah sapi, unta, domba dan kambing. Dengan ketentuan:

  • Untuk sapi apabila dalam 1 tahun atau waktu haul anda memiliki 30 ekor sapi. Maka wajiblah dizakatkan 1 ekor sapi yang usianya 1 tahun. Sedangkan untuk 40 ekor sapi yang dimiliki maka wajib dizakatkan 1 ekor anak sapi yang berumur 2 tahun.
  • Hewan unta, jikalau dalam waktu haul anda mempunyai 5 ekor unta. Maka zakat yang dikeluarkan ialah berupa 1 ekor kambing. Namun jika unta yang dimiliki 10 ekor maka yang dizakatkan adalah 2 ekor kambing. Begitupun selanjutnya apabila kelipatan 5, maka jumlah zakat kambing yang dikeluarkan bertambah 1 ekor lagi.
  • Hewan kambing dalam hal ini domba juga termasuk. Nah nizabnya sendiri adalah 40 ekor dengan yang wajib dizakatkannya adalah 1 ekor kambing. Sedangkan jika jumlahnya 121 ekor domba atau kambing, maka yang dizakatkannya 2 ekor kambing atau domba. Lalu untuk 201 ekor kambing atau domba yang dizakatkan berjumlah 3 ekor kambing atau domba. Setelah itu untuk kelipatan 100 ekor kambang atau domba maka wajib mengeluarkan zakat dengan menambah 1 ekor domba atau kambing.

c. Zakat Mal Pertanian

Tidak hanya emas, perak dan ternak, pertanian juga tak luput untuk dizakatkan seperti hasil buah-buahan, biji-bijian serta lain sebagainya dengan kriteria yang dapat disimpan, awet, mampu ditakar serta kering. Misalnya saja seperti padi, gandum serta lainnya yang memang dapat digunakan untuk makanan pokok.

Nah untuk ketentuan zakatnya sendiri ialah jika memang hasil pertanian tersebut cara bertani atau menanamnya dengan air dari hujan. Maka zakat yang wajib dikeluarkan adalah 10%. Sedangkan apabila menggunakan sistem pengairan, maka zakat yang dikeluarkan adalah 5%.

Zakat pertanian sendiri dikeluarkan saat masa panen dengan perhitungan bersih untuk biaya menanam hingga memanennya. Yang mana kesemua itu wajib dikeluarkan jikalau nisabnya sudah mencapai 652,8 kg. Jangan lupa berikanlah hasil panen untuk dizakatkan dengan kualitas yang baik ya.

d. Zakat Mal Penghasilan atau Profesi

Jika profesi yang digeluti seperti karyawan, konsultan, dokter dan lain sebagainya sudah mencapai nisab dan haulnya. Maka perlu dikeluarkan hartanya dengan cara berzakat. Yang mana karena biasanya pendapatannya berupa uang. Maka jumlah nisab dan kadar dari zakat profesi disamakan dengan zakat mal pada emas ataupun perak. Dengan kata lain kadar zakat yang wajib dikeluarkan adalah 2,5%.

Sebenarnya masih terdapat beberapa macam zakat mal lainnya seperti zakat mal perniagaan, zakat barang temuan, investasi hingga simpanan atau tabungan. Semoga dengan penjelasa tersebut dapat bermanfaat dan kita amalkan. Sebab zakat mal ini tidak hanya baik bagi diri seseorang yang berzakat namun juga untuk orang lain. Bayangkan saja apabila semua umat islam taat dalam berzakat maka rasanya tingkat kemiskinan pada umat muslim khususnya akan sangat minim. Hidup terasa lebih lega karena bukan duniawi lagi yang jadi fokus utama, akan tetapi lebih kepada akhirat. Oleh sebab itu mari wujudkan sama-sama kebermanfaat dari zakat mal. Yang salah satu caranya apabila anda tidak memiliki banyak waktu luang dapat berzakat melalui dompet dhuafa.

Macam-macam Zakat – Tujuan & Ketentuannya

Macam-macam Zakat – Tujuan & Ketentuannya

Macam-macam Zakat – Dalam islam terdapat beberapa ketentuan mengenai cara menjalin hubungan dengan Allah serta dengan sesama manusia. Yang mana semuanya sudah jelas diterangkan dalam Al-Qur’an serta hadits dari Nabi Muhammad SAW. Dimana semua ketentuan tersebut semata-mata bukan untuk kebaikan diri sendiri saja namun juga untuk umat. Salah satunya dengan diperintahkan untuk berzakat.

Sebagaimana telah Allah perintahkan untuk dijalankan seperti yang tertera dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 43. Saking pentingnya zakat bahkan dalam beberapa anjuran kata zakat kerap disandingkan setelag shalat. Yang seperti kita ketahui bahwa shalat adalah unsur paling penting yang menjadi tiang agama. Bahkan salah satu amalan yang paling awal dihisab. Sehingga sifatnya sangat wajib dan jangan pernah kita tinggalkan.

Nah, apabila zakat saja kerap bersanding dengan shalat dalam sebuah kalimat. Makanya tidak heran jika zakat juga termasuk kedalam salah satu rukun islam yang wajib umat islam laksanakan. Sebab memiliki banyak keutamaan. Sampai ada istilah yang mengatakan, jika saja umat islam di seluruh dunia ini benar-benar melakukan zakat. Maka rasanya tidak akan ada umat islam yang dilanda kemiskinan. Karena pasti semuanya merasakan kebermanfaatan dari zakat. Terlebih Allah SWT juga telag menetapkan golongan mana saja yang pantas menerima zakat.

Baca juga: Keutamaan Sedekah : Amalan Pembawa Berkah

Oleh sebab itu, apabila kita merasa dengan mengeluarkan zakat materi yang dimiliki jadi berkurang. Tentu itu salah besar, sebab kita tidak bisa melihat yang namanya pahala, sehingga kita tidak tau seberapa banyak Allah telah mengganti materi yang kita keluarkan untuk berzakat tersebut.

Lalu, apa sih makna dari zakat? Berbeda dengan sedekah maupun infaq, zakat sendiri diartikan sebagai tindakan seseorang kala mengeluarkan materi berupa harta yang dimiliki kepada orang-orang yang berhak menerima zakat, dimana tujuannya untuk menjalankan kewajiban sesuai yang Allah SWT perintahkan. Maka daripada zakat terbagi menjadi beberapa jenis. Seperti yang akan dijelaskan dalam artikel kali ini mengenai macam-macam zakat.

1 Zakat Fitrah

Pastinya sebagai umat islam kita sudah tidak asing dengan yang namanya zakat fitrah. Dimana setiap tahunnya zakat tersebut wajib kita laksanakan pada bulan Ramadhan. Yang lebih tepatnya zakat fitrah dapat dilakukan dalam rentang waktu di hari pertama bulan suci Ramadhan hingga sebelum melaksanakan ibadah shalat Id pada hari raya Idul Fitri.

Adapun ketentuan jumlah zakat yang harus dikeluarkan saat zakat fitrah perorangnya yaitu 2,5 kg atau 3,5 liter atau diistilahkan juga dengan 1 sha’ makanan pokok. Karena keterangannya adalah makanan pokok maka agak lebih variatif, yakni dapat berupa gandum, beras serta lain sebagainya yang turut disesuaikan dengan makanan pokok dari daerah yang ditinggali. Tetapi jika memang ada hal lain yang membuat seseorang tak bisa memberikan zakat fitrah lewat makanan pokok. Maka boleh kok diganti dengan uang yang nominalnya setara dengan ketentuan jumlah zakat fitrah dengan makanan pokok.

Zakat fitrah disini bukan untuk memberatkan umat muslim. Akan tetapi banyak hikmad yang luar biasa dibaliknya. Seperti zakat fitrah dapat mensucikan diri kita yang mungkin selama bulan Ramadha berlangsung banyak sekali perbuatan sia-sia yang telah  dilakukan. Sehingga zakat fitrah hadir untuk mensucikan diri dari hal-hal yang demikian.

Baca juga: Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Selain itu, zakat fitrah juga sebagai salah satu pelengkap ibadah umat muslim di bulan suci Ramadhan. Dimana lengkap sudah amalan yang dilakukan. Karena berhasil menahan hawa nafsu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat serta berzakat.

Selain itu zakat fitrah juga adalah salah satu bentuk kepedulian sesama umat muslim khususnya kepada 8 golongan yang penerima zakat. Sebab terkadang jika tidak ada anjuran semacam ini, belum tentu banyak orang akan peduli kepada saudaranya yang mungkin diluar sana banyak yang kelaparan dan membutuhkan pertolongan secara materi. Sehingga mereka juga bisa lebih merasakan yang sangat bahagia untuk menyambut hari kemenangan yakni Hari Raya Idul Fitri yang hanya ada setahun sekali saja.

Perlu digaris bawahi saat mulai memberikan zakat fitrah, maka si pemberi zakat tersebut harus diserta niat untuk melakukan zakat fitrah karena Allah SWT. Sedangkan untuk penerimanya juga demikian yakni akan turut membacakan doa.

2. Zakat Mal

Macam-macam zakat selanjutnya ialah zakat mal. Yang tujuannya untuk membersihkan harta benda yang kita miliki. Dimana hukumnya sendiri adalah wajib apabila telah memenubi beberapa ketentuan untuk zakat mal. Nah untuk syaratnya sendiri meliputi, pertama yang pastinya beragama islam, bukan hamba sahaya alias merdeka, kemudian memiliki harta benda yang jumlahnya memang melebihi pokok yang mana hal demikian telah diatur kedalam ketentuan berzakat mal.

Kemudian syarat selanjutnya ialah harta yang dimiliki tersebut telah sampai pada nisabnya yakni sampai pada jumlah wajib untuk dikeluarkan sebagai zakat mal. Serta haruslah sudah mencapai haul yang merupakan batas waktu kepemilikan dari harta benda tersebut yang lamanya yaitu 1 tahun kepemilikan. Dalam hal ini haul sendiri tidak berlaku untuk zakat mal perkebunan, pertanian, perikanan ataupun zakat barang temuan atau rikaz.

Nah, zakat mal ini tidak hanya untuk kepemilikan emas saja, tetapi juga meliputi kepemilikan hewan ternak, perak, pertanian, barang temuan atau disebut juga rikaz, perniagaan, barang tambang, hingga zakat profesi.

Baca juga: Tunaikan Zakat Penghasilan Anda Melalui Dompet Dhuafa

Singkatnya untuk jumlah harta yang wajib dikeluarkan dalam zakat mal ini tergantung dengan jenis zakatnya.

  • Dimana untuk emas atau uang dengan periode kepemilikan selama 1 tahun, maka nisabnya yakni sebesar 85 gr sehingva kadar zakat yang wajib dikeluarkan adalah 2,5%
  • sedangkan perak dengan haulnya 1 tahun, lalu nisabnya yaitu 595 gr, maka jumlah kadae zakat mal yang wajib dikeluarkannya adalah 2,5%
  • Beda lagi untuk perternakan yang haulnya sama-sama 1 tahun, dimana unta 5 ekor, sapi 30 ekor, kambing 40 ekor maka kadar zakat yang harus dikeluarkan ialah senilai 1 ekor kambing
  • Sedangkan zakat mal perdagangan apabila sudah mencapai haulnya dengan nisab 85 gr emas, maka jumlah zakat yang wajib dikeluarkan senilai 2,5%

Baca juga: Zakat Penghasilan  dan Cara Hitungnya

8 Golongan Penerima Zakat

Jika sudah mengetahui ketentuan dari macam-macam zakat mulai dari zakat fitrah dan mal. Maka rasanya kurang lengkap tanpa mengetahui siapa saja orang-orang yang berhak menerima zakat.

a. Fakir, Orang yang fakir berarti seseorang yang tidak mempunyai pekerjaan ataupun usaha. Yang mana jika disandingkan dengan miskin, maka golongan fakir dikategorikan lebih membutuhkan pertolongan.

b. Miskin, Orang yang termasuk dalam kategori ini adalah mereka yang memiliki pekerjaan ataupun usaha, tetapi pendapatannya tersebut tidak mampu mencukupi kebutuhan dasarnya. Entah karena gajih yang rendah atau ada keterbatasan lain dalam bekerja.

c. Amil, Amil sendiri adalah mereka yang termasuk kedalam orang-orang yang mengurusi persoalan penyelenggaraan zakatnya. Yang biasanya mengurusi pemberian zakat kepada orang-orang yang sesuai dan tepat.

d. Mualaf, Mualaf ialah seseorang yang baru masul islam, dimana kadar keimanannya masih rentan atau lemah.

e. Riqab, Dizaman dahulu kala riqab berarti hamba sahaya atau seorang budak. Yang mungkin dizaman sekarang ini kuramg relevan karena sudah dihapuskannya sistem perbudakan.

f. Gharim. Yang termasuk dalam golongan ini ialah mereka yang terjerat dalam lingkar hutang yang tak mampu lagi untuk membayarnya.

g. Fisabilillah, Fisabilillah diartikan juga sebagai seseorang yang sedang berjuang dijalan Allah yang tidak melulu soal peperangan. Contohnya saja orang-orang yang menyebarkan agama islam melalui pengajian atau dakwah dan lain sebagainya.

h. Ibnu Sabil, Istilah ini merujuk pada seseorang yang sedang dalam perjalanan yang tujuannya baik untuk mencapai ketaatan kepada Allah SWT, namun dalam perjalanannya tersebut ia kehabisan biaya lagi. Contohnya saja bepergian untuk mencari nafkah, untuk berdakwah dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai macam-macam zakat. Semoga kita termasuk kedalam golongan yang senantiasa melaksanakan ibadah tersebut sebagaimana semestinya, sehingga termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dicintai Allah dan Rasulnya. Aaamiin Ya Rabbal Alamin.

7 Adab Membaca Al-Quran Yang Penting Untuk Dipraktikkan

7 Adab Membaca Al-Quran Yang Penting Untuk Dipraktikkan

Adab Membaca Al-Quran – Kitab suci Al-Qur’an tidak hanya sebuah kitab yang diperuntukkan untuk dibaca saja. Tapi bahkan melebihi itu semua, sebab di dalam Al-Qur’an terkandung banyak hal yang dapat menjadi pedoman hidup umat manusia. Semua ketetapan telah diatur di dalam Al-Qur’an, baik mengenai tatacara beribadah, bersosial, berdagang, berkeluarga dan lain sebagainya. Bahkan ilmu pengetahuan yang sifatnya sains saja semuanya sudah diterangkan dalam Al-Qur’an bagi mereka yang berpikir. Tidak heran jika Al-Qur’an sebagai penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya merupakan salah satu mukjizat besar yang Allah anugrahkan melalui perantara Nabi Muhammad SAW. Bahkan isi dalam Al-Qur’an hingga kini masih tetap utuh sesuai dengan yang aslinya sejak zaman Rasulullah SAW.

Meski banyak orang yang berlomba-lomba meniru isi dalam Al-Qur’an, namun hingga kini tidak ada yang bisa menandinginnya. Sebab Al-Qur’an adalah kalam Allah yang mustahil untuk manusia tiru. Jika kita menelesik beberapa keunggulan lain dari Al-Qur’an maka bisa diambil contoh dari banyaknya penghafal Al-Qur’an padahal bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab, yang seharusnya sulit diingat oleh umat muslim lain yang bahasa ibunya bukan bahasa arab. Namun nyatanya hingga saat ini masih banyak orang menjadi Hafidz dan Hafidzah. Berbeda dengan kitab lain yang sudah mulai mengalami perombakan dari isi yang semestinya. Sehingfa kadar nilai sudah tidak murni karena telah tercampur aduk hal-hal yang tidak baik.

Baca juga: Artikel Keutamaan Alquran Yang Luar Biasa

Dari keutamaan Al-Qur’an tersebur hendaklah kita menjadi golongan orang yang mencintai Al-Qur’an dengan selalu turur membaca dan mengamalkan setiap hal yang dianjurkan di dalamnya sebagaimana yang memang Allah perintahkan untuk kita sebagai hamba Allah kerjakan.

Dimana untuk membacanya sendiri terdapat beberapa adab yang patut kita penuhi. Karena setiap hal di dunia ini memiliki aturan dan ketentuannya. Contohnya saja saat kita berbicara kepada orang tua, membaca buku dalam perpustakaan. Semuanya memiliki adab atau tata krama yang penting untuk diperhatikkan. Oleh sebab itu lah agar kita senantiasa menjadi seseorang yang memuliakan Al-Qur’an berikut ini akan dijelaskan mengenai adab membaca Al-Quran.

1 Bersuci Terlebih Dahulu Sebelum Menyentuh dan Membaca Al-Qur’an

adab membaca Al-Quran

Bersuci dalam hal ini dapat dilakukan dengan berwudhu. Sebab dalam Al-Qur’an terkandung kalam Allah yang patutnya kita muliakan. Yang salah satu caranya dengan berwudhu sebelum memegang ataupun membaca Al-Qur’an. Sebagaimana yang juga tertera dalam Al-Qur’an Surat Al-Waqiah ayat ke-79.

Bahkan apabila ternyata wudhunya batal, maka kita harus kembali berwudhu untuk memegang Al-Qur’an tersebut. Dengan begitu ketika sudah suci dari hadats besar maupun kecil, maka memegang dan membaca Al-Qur’an akan jauh lebih baik dan berkah.

Nah, memaknai suci dari hadats sendiri itu tandanya orang yang sedang haid pun tidak diperkenankan untuk memegang Al-Qur’an secara langsung. Untuk sholat saja tidak diperbolehkan begitu juga dengan Al-Qur’an, karena kondisinya yang sedang berhadats. Barulah apabila sudah tidak berhadats lagi lalu mempunyai wudhu. Maka sudah diperkenankan untuk memegang dan membaca Al-Qur’an kembali.

2. Membaca Isti’adzah Sebelum Mulai Membaca Al-Qur’an

Salah satu adab membaca Al-Quran lainnya ialah dengan terlebih dahulu membaca Isti’adzah. Yang mana Isti’adzah sendiri berarti sama halnya dengan membaca ta’awudz yang berarti kita sebagai hamba Allah telah memohon untuk dilindungi dari godaan syetan yang terkutuk. Yang mana anjuran untuk terlebig dahulu membaca ta’awudz sebelum membaca Al-Qur’an sudah dijelaskan pula dalam surat An-Nahl ayat yang ke-98.

3. Membaca Basmalah Terlebih Dahulu Sebelum Membaca Al-Qur’an

Mengawali basmalah sebelum akhirnya membaca Al-Qur’an merupakan salah satu sunnah dari Rasulullah SAW. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam sebuah hadits Muslim.

Apalagi bacaan basmallah mengandung arti mendalam yang sangat pas dijadikan sebagai kalimat pembuka. Saking banyaknya hikmah dalam sebuah kalimat tersebut. Sampai-sampai banyak aktivitas yang kita lakukan dianjurkan untuk mengucapkan basmalah terlebih dahulu. Contohnya saja saat kita hendak makan, minum, tidur dan lain sebagainya. Semua doa tersebut tidak lepas dari lafal basmalah yang kita ucapkan pada awal berdoa.

Jika pada sebuah doa saja basmalah kita gunakan. Apalagi untuk membaca Al-Qur’an, tentu ini menjadi adab yang umum yang harusnya dilaksanakan.

4. Memperindah Suara Ketika Membaca Al-Qur’an

Tentunya memperindah bacaan Al-Qur’an bukan semata-mata untuk berbuat riya. Sebab semuanya ditujukan untuk Allah SWT. Jika dalam bernyanyi saja kita berlomba-lomba untuk memperindah suara yang dilantunkan apalagi dalam membaca Al-Qur’an yang seharusnya kita sadari bahwa bacaan kita ini sebagai bentuk takwa kepada Allah. Sehingga alangkah lebih baiknya untuk memperindah bacaannya semampu yang kita bisa. Sebab yang dinilai adalah tekad dan niat dari hati untuk berusaha agar suara yang ucapkan untuk membaca Al-Qur’an terasa lebih indah nan merdu.

Hal tersebut lantaran boleh jadi dari bacaan Al-Qur’an tersebut membuat hati kita semakin tenang dan hayut dalam makna yang terdapat dalam bacaan Al-Qur’an yang dibacakan tersebut. Serta bisa jadi juga dapat membuat orang yang mendengarnya turut terhayut untuk makin cinta dan memahami ayat apa yang dibacakan tersebut.

5. Ikhlas Saat Membaca Maupun Mempelajari Al-Qur’an

Motivasikanlah diri kita saat membaca Al-Qur’an hanyalah untuk Allah SWT semata. Yang mana harapan satu-satunya yang dipanjatkanlah ialah balasan pahala dari Allah saja. Bukan menjadikannya sebagai alat untuk menyombongkan diri dan hal lainnya yang membuat diri kita bisa makin tersesat dalam kegelapan. Sebab sangatlah merugi jika bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan hanya untuk hal lain selain kepada Allah. Bukankah yang dapat memberikan hidup layak di dunia dan di akhirat hingga membebaskan siksaan kita di dunia maupun akhirat hanyalah Allah semata? Jadi untuk apa kita bersusah payah mencuri perhatian lain dengan niat yang tak memiliki faedah sama sekali.

Baca juga: Keutamaan Membaca Al Quran di Bulan Ramadhan, Wajib Kamu Tau!

6. Berhentilah Membaca Al-Qur’an Apabila Sangat Mengantuk

Hal tersebut sesuai dengan sabda dari Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim. Diterangkan apabila kita saat sedang melaksanakan shalat malam lalu lidah terasa kaku saat membaca Al-Qur’an yang disebabkan karena mengantuk. Maka alangkah lebih baiknya menyudahinya saja daripada yang dibaca menjadi sesuatu yang tidak kita ketahui.

7. Wajib Memperhatikan Al-Qur’an

Dalam hal ini maksudnya ialah tidak hanya sekedar membacanya saja tetapi juga memahami apa makna yang terkandung didalamnya termasuk juga bagaimana cara bacanya yang benar. Sebab dalam susunan kalimat bahasa arab terbilang cukup kompleks. Sehingga agar tidak salah arti dalam sebuah ayat yang dibaca. Maka membacanya pun harus benar.

Namun bukan berarti kita malah jadi takut untuk membaca Al-Qur’an yah. Sebab kita akan bisa apabila terbiasa. Justru jika terus menerus takut membaca Al-Qur’an dan menghindarinya agar tidak salah baca. Maka itu akan jauh lebih tersesat. Yang paling penting ialah niat yang tulus serta kemauan untuk bisa membaca dengan tartil dan benar. Pasti semuanya akan ada jalannya apalagi untuk hal kebaikan.

Selain itu, hikmah lain dari memahami isi dalam ayat Al-Qur’an ialah kita jadi mengetahui maksud tujuan ayat tersebut. Sehingga dapat dijadikan sebuah pedoman hidup untuk mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Demikianlah beberapa adab membaca Al-Quran, semoga dengan mengetahui adab-adab yang berlaku dapat kita terapkan ketika membaca Al-Qur’an agar lebih sesuai tuntutan yang semestinya. Sehingga apa yang kita bacakan tersebut dapat lebih meresap yang membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi daripada sebelumnya.

YUK SEDEKAH!

5 Larangan Dalam Berdoa Yang Harus Dihindari!

5 Larangan Dalam Berdoa Yang Harus Dihindari!

Larangan Dalam Berdoa – Islam tidak hanya mengajarkan soal berusaha lewat kerja keras. Namun juga mengenai kepasrahan dan tawakal yang salah satunya caranya dengan berdoa. Lewat doa tersebut telah menunjukkan jika kita sebagai manusia adalah makhluk yang bergantung kepada Allah. Sebab segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidak mungkin ada tanpa restu dan izin dari Allah Tuhan Seluruh Alam.

Apalagi berdoa termasuk salah satu hal yang membuat hati menjadi tenang dikala kita sedang berusaha terhadap suatu hal. Karena kalaupun doa tersebut belum dikabulkan oleh Allah. Namun hati tetap tenang sebab yakin akan digantikan oleh Allah dengan hal yang lebih baik. Terlebih Allah Maha Mengetahui mana yang terbaik untuk hamba-Nya. Begitupun sebaliknya jikalau doa terkabulkan maka kita tetap menjadi pribadi yang rendah hati. Sebab mengetahui bahwa semua yang diberikan sebagai nikmat tersebut datangnya dari Allah yang sewaktu-waktu bisa saja diambil kembali. Sehingga tidak ada gunanya untuk menyombongkan diri.

Allah SWT sendiri telah memerintahkan kepada umat manusia agar senantiasa berdoa sebab Allah akan mengabulkannya, selagi doa tersebut untuk kebaikan. Namun perlu diingat dalam segala apapun adanya yang namanya batasan. Begitupun dengan yang namanya doa, karena kehidupan ini tidak terlepas dengan sebuah peraturan. Nah oleh sebab itu agar kita tidak semakin keliru dan tetap dijalan yang disukai oleh Allah SWT. Berikut ini terdapat beberapa larangan dalam berdoa yang akan dijelaskan pada artikel kali ini yang keterangannya dikutip dari hasil karya Syaikh Majdi Abdul Wahab Al-Akhmad dalam kitabnya yang berjudul Syarah Hishnul Muslim.

Baca juga: 6 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Yang Paling Ampuh

1 Berlebih-lebihan Dalam Berdoa

larangan dalam berdoa

Larangan dalam berdoa yang pertama ialah dilarang berlebih-lebihan dalam berdoa. Yang mana sudah hal umum jika segaa sesuatu yang berlebihan memang tidaklah baik. Contohnya saja ketika makan terlalu banyak yang terkesan berlebihan, tentu itu tidak baik karena bisa menyebabkan perut kembung sehingga malas beraktivitas, hingga gejala lainnya. Larangan untuk tidak berlebih-lebihan juga berlaku dikala seseorang memanjatkan doa kepada Allah SWT.

2. Berdoa Untuk Urusan Dosa Hingga Memutus Tali Kekeluargaan

larangan dalam berdoa

Berdoa lah untuk hal yang baik, begitulah anjuran yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita meminta doa untuk sebuah dosa ataupun untuk memutuskan tali kekeluargaan. Sebab Allah tidak akan mengindahkan perbuatan yang tidak baik yang jelas-jelas dilarang dalam agama. Meskipun memang benar doa tersebut dipasrahkan hanya kepada Allah. Tetapi niat dari doa tersebut sudah tidak benar. Jadi bagaimana Allah akan mengabulkannya? Bukankah itu sama saja meminta Allah untuk turut berbuat Dzalim atas perbuatan yang dilakukan? Naudzubillahi Min Dzalik.

Dalam hal ini juga kita tidak diperkenankan meminta doa dengan terburu-buru. Maksudnya terburu-buru ialah saat kita merasa sudah terus berdoa, namun Allah belum juga mengabulkannya. Sehingga oleh karenanya kita malah jadi bosan, yang membuat diri sendiri malas untuk mengulang doa kembali. Nah hal tersebut sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim.

3. Meminta Disegerakan Hukuman di Dunia

hukuman

Terkadang muncul dibesit seseorang ketika merasa dirinya memiliki banyak dosa dan akan disiksa diakhirat kelak. Membuatnya merasa gundah dan risau, sehingga malah meminta agar hukuman atas dosanya tersebut disegerakan saja ketika masih berada di dunia.

Padahal hal tersebut jelas keliru, sebab seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim. Jika yang namanya siksaan Allah tentu amat pedih dan belum tentu bisa dipikul baik ketika di dunia maupun di akhirat. Sehingga alangkah lebih baiknya daripada meminta hukuman disegerakan, seolah-olah hilang harapan terhadap Rahmat dari Allah SWT. Maka akan lebih baik jika yang dilakukan adalah meminta kebaikan hidup di dunia dan di akhirat.

Tentulah itu lebih mulia dan menunjukkan pengharapan besar kita kepada Allah, bahwa tidak ada yang mampu menjadi penolong dan mengubah segala halnya kecuali Allah sendirilah yang berkendak. Sebab ketahuilah Rahmat dan Kasih Sayang dari Allah SWT lebih besar dari apapun, sekalipun manusia kerap melakukan dosa. Tetapi, kita jangan putus harapan untuk mendapatkan pengampunan dari Allah.

4. Berdoa Supaya Celaka

Larangan dalam berdoa yang keempat ialah memohon untuk mendapatkan celaka. Dimana celaka berarti sebuah hal buruk. Sehingga apabila ada seseorang yang berdoa agar mendapatkan celaka. Berarti itu sama saja ia telah berdoa agar memperoleh keburukan, baik untuk diri sendiri, teman, pasangan hingga keluarga. Oleh sebab itulah ada istilah yang mengatakan ucapan itu doa. Yang mana oleh karenanya kita dianjurkan untuk berbicara hal-hal yang baik. Agar diri kita dan orang yang terkasihi tidak celaka. Sebab apa sebenarnya kita sanggup ketika apa yang kita doakan tentang keburukan itu benar-benar malah terjadi? Tentu akan sangat sulit menerimanya meski kita sendiri yang meminta. Sebab hakikatnya manusia membutuhkan segala sesuatu yang nyaman dan baik untuk dirinya sendiri.

5. Berharap Sebuah Penderitaan dan Kematian

Banyak manusia yang ketika merasa putus asa terhadap kehidupannya entah itu persoalan keluarga, pekerjaan, pelajaran dan lain sebagainya. Sehingga saat stress akan permasalahan tersebut memuncak. Malah tidak jarang membuat seseorang jadi mengharapkan agar diwafatkan dengan segera. Supaya bisa terbebas dari permasalahan yang sedang menimpanya. Atau mungkin ada alasan yang membuat seseorang benar-benar ingin hidupnya berakhir. Sehingga ia malah berdoa kepada Allah agar kematiannya dipercepat.

Tentu lah hal yang demikian tidak Allah sukai, karena sama saja menandakan bahwa kita putus harapan kepada Allah. Bahwa kita tidak mempercayai Kebesaran Allah. Yang mana perbuatan demikian adalah yang sangat tidak disukai oleh Allah SWT. Sebab apapun yang menimpa diri kita semuanya memiliki jalan keluarnya, dan justru hanya kitalah yang pantas mengembannya. Karena Allah tidak akan memberikan suatu cobaan melainkan orang tersebut memang sanggup untuk mengatasi masalah tersebut.

Hanya saja memang semuanya itu perlu waktu, karena sesungguhnya dengan semua cobaan yang Allah berikan semata-mata tujuannya baik. Boleh jadi ujian tersebut diberikan supaya seseorang menjadi taubat dan makin dekat kepada Allah. Sebab bisa saja jika terus diberikan kenikmatan malah membuat seseorang makin lupa kepada Allah. Bahkan bisa juga Allah memberikan ujian untuk menghapus dosa-dosa yang telah diperbuat.

Baca juga: 5 Penyebab Doa Sulit Terkabul, No 2 Sering Kita Lakukan

Mengingat untuk urusan dunia saja perlu yang namanya ujian agar bisa mendapatkan gelar dan kedudukan. Sama halnya ketika seseorang ingin lulus sekolah, maka sebelumnya ia harus ujian terlebih dahulu. Tidak bisa semena-mena langsung lulus mendapatkan ijazah. Nah begitupun dengan ujian yang Allah berikan, yang didalamnya selalu memilki makna tersendiri jika kita merenunginya. Oleh sebab itu usahakan agar diri kita senantiasa meminta sebuah kelapangan hati untuk ikhlas dan selalu berbaik sangka atas segala apapun yang Allah berikan kepada diri kita entah yang datang sebagai nikmat ataupun ujian.

Demikian penjelasan mengenai larangan dalam berdoa, semoga dari point-point diatas dapat diambil hikmahnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Serta terus tanamkan dalam diri jikalau doa masih belum Allah kabulkan, ingatlah bahwa Allah tidak tidur. Boleh jadi yang diminta itu memang tidak baik, sehingga Allah akan menggantinya dengan alternatif yang jauh lebih baik dari yang kita bayangkan. Sebab terkadang Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Sebab Allah tau apa yang terbaik untuk setiap hamba-Nya.

KITA BERSAMA PALESTINA!

5 Penyebab Doa Sulit Terkabul, No 2 Sering Kita Lakukan

5 Penyebab Doa Sulit Terkabul, No 2 Sering Kita Lakukan

Penyebab Doa Sulit Terkabul – Doa merupakan salah satu bentuk ikhtiar manusia untuk menggapai sesuatu yang diinginkan. Sebab usaha tanpa doa itu sombong, sedangkan doa tanpa usaha itu bohong. Bahkan dengan berdoa akan membuat hati jadi selalu tenang dan tidak sombong. Sebab apabila doa belum dikabulkan kita tidak akan merasa bahwa Allah tidak menyayangi kita. Begitupun sebaliknya apabila doa terkabulkan kita tidak menjadi sombong, sebab sesuatu yang didapatkan tersebut. Kita tahu betul bahwa semuanya tidak lepas dari Ridho yang Allah berikan. Yang bisa sewaktu-waktu Allah ambil karena semua yang kita terima adalah sebuah titipan.

Oleh sebab itulah kita dianjurkan untuk terus berdoa dan jangan berputus asa terhadap Allah Yang Maha Kuasa. Lantaran apa yang menurut kita mustahil namun bagi Allah itu sangatlah mudah. Terlebih dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60 Allah SWT telah menerangkan untuk berdoa memohon kepada Allah sebab Allah akan mengabulkannya selagi doa itu untuk tujuan yang baik.

Sehingga janji Allah tersebut harus dipegang erat dan ditanamkan dalam hati, agar kita senantiasa tidak menganggap jika Allah SWT tidak mempedulikan diri kita. Sebab itu adalah sebuah kekeliruan yang sangat besar. Mengapa dikatakan demikian? Sebab banyak sekali orang-orang yang lantas putus harapan ketika doa yang selalu dipanjatkan tidak kunjung terkabul.

Padahal ada beberapa hal yang membuat doa kita jadi sulit dikabulkan, bukan karena tidak mampu dilakukan oleh Allah. Tetapi ada hal lain yang menghalanginya. Sebagaimana yang diterangkan dalam kitab Nafaisul Uluwiyyah fi al-Masail al-Sufiyyah, dimana setidaknya ada 5 penyebab doa sulit terkabul yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam pembahasan artikel kali ini.

Penyebab Doa Sulit Terkabul

1 Memakan dan Mengenakan Pakaian Yang Haram

Penyebab Doa Sulit Terkabul

Islam memang agama yang memiliki rules atau peraturan yang jelas mengenai mana yang hak dan batil, mana yang halal ataupun haram. Yang mana semua itu bukan untuk keuntungan satu dua pihak saja. Tetapi justru itulah salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT untuk makhluknya agar senantiasa dalam keadaan yang baik.

Sebab ketika seseorang memakan makanan yang sumbernya tidak halal entah itu hasil curian ataupun makanan yang didasari oleh bahan yang memang zatnya haram serta lain sebagainya. Begitupun dengan pakaian yang dikenakan mengandung unsur yang haram. Maka hal tersebut tidak hanya membuat tubuh jadi mendapatkan efek secara langsung berupa kesehatan yang buruk atau lain sebagainya. Namun ternyata hal itu juga dapat menjadi penghalang dari doa seseorang sehingga jadi sulit dikabulkan.

Poin ini bukan hanya bualan belaka sebab Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Bahwasanya makanan, minuman serta pakaian yang haram menjadi pertanyaan besar bagaimana dengan hal yang demikian Allah akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan.

Sebab doa juga salah satu bentuk keseriusan kita untuk berbenah diri. Namun jika yang dimakan dan dikenakan saja sudah haram lantas poin kesungguhannya tadi sudah berkurang.

Baca juga: 6 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Yang Paling Ampuh

2. Berbuat Zalim Kepada Sesama

Penyebab Doa Sulit Terkabul

Mungkin dzalim adalah salah satu bentuk dosa yang nampaknya sepele. Namun tahukah anda jika hal tersebut dapat membuat doa kita jadi sulit dikabulkan. Singkatnya dzalim sendiri diartikan pada hal yang merugikan entah itu pada orang lain ataupun diri sendiri yang masuk dalam kategori perbuatan tercela. Yang mana ketika seseorang berbuat dzalim berarti dia telah bertingkah sesuka hati yang perbuatannya itu termasuk melanggar norma-norma yang ada. Nah contoh-contoh dari perbuatan zalim sendiri seperti mengambil sesuatu yang bukan haknya, melakukan perbuatan yang tidak adil, memfitnah hingga menyiksa dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah perbuatan zalim sesuatu yang harus kita hindari sejauh mungkin sebab efeknya tidak hanya membuat orang lain dan diri sendiri merugi. Salah satunya akan menjadi penghalang dari doa yang kita harapkan. Sehingga membuatnya jadi sulit dikabulkan hingga mereka sendirilah yang akhirnya menyelesaikan perkaranya. Hal tersebut sesuai juga dengan sabda dari Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik Radiyallahu ‘Anhu.

Baca Juga: Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

3. Memutus Tali Silaturahmi

memutus tali silaturahmi

Ketika seseorang memutus tali silaturahmi dengan kerabat maupun keluarga. Maka tidak hanya sakit yang dirasakan oleh hati. Namun hal tersebut juga akan membuat doa jadi sulit terkabulkan. Justru kita dianjurkan untuk selalu menyambung silaturahmi sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 1.

Sebab tidak mungkin Allah menganjurkan suatu perkara yang tidak ada manfaatnya. Dimana salah satu hikmah dari menyambung silaturahmi ialah dapat memperpanjang usia serta dilancarkan rezeki.

Baca Juga: 6 Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

4. Tidak Membaca Tahmid & Sholawat

membaca tahmid

Membaca Tahmid serta Sholawat sebelum berdoa adalah salah satu adab dalam berdoa. Dimana Tahmid merupakan pujian kepada Allah SWT sedangkan Sholawat adalah untuk Rasulullah SAW. Sebab di zaman Rasulullah SAW pernah ada seseorang yang setelah selesai shalatnya ia langsung berdoa. Sehingga Rasulullah SAW menegurnya dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan terkesan terlalu terburu-buru. Yang mana alangkah lebih baiknya jika setelah selesai shalat kita membaca Tahmid lalu kemudian bersholawat. Barulah setelah itu kita memanjatkan doa sesuai apa yang kita harapkan kepada Allah SWT.

5. Gemar Melakukan Maksiat dan Dosa

berbuat maksiat itu dosa

Kadang kala meskipun seseorang rajin beribadah, tetapi disertai perbuatan maksiat dan dosa yang terus menerus. Maka boleh jadi perbuatan dosa dan maksiat tersebutlah yang jadi penghalang untuk doa dikabulkan. Oleh karena itulah, latihlah diri untuk selalu bisa mengontrol perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Agar senantiasa hidup kita selalu dalam kemudahan disetiap langkah kebaikan.

Closing

Demikianlah pembahasan mengenai penyebab doa sulit terkabul. Semoga dengan adanya pembahasan ini bukan membuat diri kita menjadi lebih pesimis. Akan tetapi hal tersebut mendobrak diri untuk sadar lalu intropeksi diri agar senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sebab  Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itulah yang mau merubahnya sendiri. Nah hal ini dalam artian merubah dengan cara berikhtiar untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi agar pantas mendapat apa yang diinginkan tersebut. Sebab sesungguhnya hak untuk merubah ketetapan tetap milik Allah SWT.

Hal lain yang perlu digaris bawahi ialah ketika memang doa yang kita minta belum juga Allah kabulkan. Boleh jadi memang yang kita minta itu tidak mendatangkan kebaikan malah justru sebaliknya. Karena Allah SWT lebih mengetahui apa yang hamba-Nya butuhkan. Allah jugalah yang lebih tau tentang masa depan. Sehingga apa yang menurut kita harapan atau keinginan tersebut baik, namun dipandangan Allah belum tentu demikian. Ketahuilah pengetahuan manusia benar-benar tidak ada apa-apanya dengan segala hal yang telah Allah ciptakan.

YUK BERSEDEKAH!

Maka dari itu penting bagi hati dan pikiran kita untuk terus berbaik sangka terhadap apapun yang Allah berikan entah itu nikmat maupun ujian. Boleh jadi Allah memberikan apa yang dibutuhkan bukan diinginkan. Sebab bisa saja jika ternyata dengan harapan yang kita panjatkan tersebut ternyata membuat kita jadi jauh dari Allah SWT. Misal kita meminta agar diterima di perusahaan A namun karena Allah Maha Mengetahui masa depan, maka ternyata Allah belum mengabulkan sebab bisa jadi apabila dikabulkan kita akan terpengaruh pada lingkungan dan jadi orang yang banyak bermaksiat.

Alhasil doa tersebut diganti dengan pekerjaan di tempat lain yang justru meski gajinya tidak sebanding dengan perusahaan yang diinginkan, tetapi lingkungan kerjanya benar-benar supportive, nyaman dan yang paling utama adalah tidak membuat kita jauh dari Allah.

Hal yang demikianlah yang membuat husnudzan pada Allah sangat bermakna. Sebab Allah sendiri akan tergantung dari prasangka hamba-Nya. Jadi jika ingin kehidupan kita banyak karunia yang luar biasa. Maka kita harus meyakini bahwa Allah akan dengan mudah memberikan semua itu kepada diri kita. Sehingga lambat laun hal tersebut benar-benar akan terealisasikan. Wallahu A’lam Bishawab.

6 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Yang Paling Ampuh

6 Waktu Mustajab Untuk Berdoa Yang Paling Ampuh

Waktu Mustajab Untuk Berdoa – Dalam hidup ini manusia tidak hanya dianjurkan untuk berikhtiar tetapi juga harus diiringi dengan doa. Seperti layaknya sebuah kalimat populer yang berbunyi “Berdoa tanpa usaha itu BOHONG. Sedangkan usaha tanpa doa itu SOMBONG”. Lalu sombong pada siapa? Tentu sombong kepada Allah, Tuhan seluruh alam. Sebab apapun yang ada di dunia dan akhirat ini tidak pernah lepas atas izin dari Yang Maha Kuasa Allah SWT. Sekeras apapun kita mencoba jika Allah belum berkehendak maka yang dicita-citakan tersebut akan sulit digapai. Begitupun sebaliknya, oleh sebab itu manusia dianjurkan untuk tetap meminta dengan cara berdoa kepada Allah SWT sebagai bentuk rasa pasrah akan segala upaya yang sudah dilakukan.

Mungkin semua itu akan nampak seperti keegoisan. Tapi justru sebaliknya, jangankan manusia berdoa. Manusia shalat saja sebenarnya bukan Allah yang butuh. Tetapi manusia itu sendirilah yang membutuhkannya. Hal ini dikarenakan adanya doa memiliki banyak hikmah yang akan dirasakan. Dimana berdoa membuat kita merasa butuh kepada Allah, dimana lewat rasa butuh tersebut dapat meningkatkan ketakwaan kita, serta memperluas sabar ketika doa yang dipanjatkan belum dikabulkan.

Oleh sebab itu, penting juga bagi kita mencari momen yang tepat agar doa yang diminta kepada Allah SWT dapat langsung diijabah sesuai harapan. Namun, perlu diingat Allah lebih tau mana yang terbaik untuk hamba-Nya. Yang mana tidak jarang Allah mengabulkan permintaan kita sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan. Sebab Allah Maha Mengetahui apa yang akan terjadi kedepan.

Baca juga: Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Sedangkan kita sebagai manusia memiliki keterbatasan akan hal tersebut. Untuk itu, boleh jadi yang dikabulkan tidak sesuai harapan itulah yang justru memang terbaik. Begitupun sebaliknya boleh jadi sesuatu yang kita harapkan tersebut jika diberikan malah akan menimbulkan ketidak baikan untuk diri sendiri. Sebab ada pun faktor yang membuat doa seseorang sulit terkabul ada beberapa poinnya. Tapi yang jelas selama doa kita baik pasti Allah akan kabulkan sesuai timing yang tepat berdasarkan pilihan Allah. Dimana kita dapat memanjatkan doa pada waktu waktu mustajab untuk berdoa seperti berikut agar Allah senantiasa menyegerakan doa tersebut dapat dikabulkan.

1 Di Sepertiga Malam Terakhir

 Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Diwaktu sepertiga malam terakhir ini kita juga dapat sekaligus melaksanakan ibadah shalat tahajud. Sehingga doa akan lebih afdol apabila diiringi dengan perbuatan baik lainnya. Lalu mengapa sih waktu sepertiga malam menjadi waktu mustajab untuk berdoa?

Sebelum membahas secara teoritis, pertanyaan tersebut juga dapat dijawab menggunakan perumpamaan. Dimana doa tersebut seperti sebuah sinyal yang kadang lemah atau kuat tergantung kondisi lingkungan dan pemakainya. Begitupun dengan doa yang mirip-mirip perumpamaannya.

Dimana saat sinyal berada ditempat yang sepi. Maka pengguna internet lainnya jadi terasa lebih mudah dalam mengakses internet. Nah hampir sama dengan doa, yang mana waktu sepertimalam umumnya orang-orang masih pada tertidur. Jarang ada yang rela bangun tengah malam untuk beribadah kepada Allah SWT seperti dengan shalat tahajud. Oleh sebab itu percakapan hati ke hati yang terkadang di waktu tersebut ucapan doa mengalir dengan khusyuk jadi terasa lebih hangatnya. Sehingga doa yang diucapkankan akan jauh terdengar ketulusannya yang tidak jarang membuat seseorang sampai menitihkan air mata yang mengiringi doa-doa yang  telah dipanjatkan.

2. Setelah Ibadah Shalat Wajib

Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Jika kita usai melaksanakan ibadah shalat wajib, maka janganlah tergesa-gesa untuk melipat sajadah dan pergi. Sebab banyak hal special lain yang dapat dilakukan contohnya berdzikir serta berdoa. Sebab saat seorang hamba sedang ibadah shalat wajib, itu tandanya ia sedang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh sebab itulah berdoa sehabis shalat jadi obat yang mustajab agar doa dikabulkan. Bahkan waktu doa mustajab setelah shalat ini sesuai dengan sabdanya Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi.

3. Waktu Diantara Adzan dan Iqamah

Meski terbilang singkat, namun tetap saja kita harus memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebab berdasarkan sabda Rasulullah SAW dala hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Turmudzi dijelaskan jika pada waktu antara adzan dan iqamah inilah pintu-pintu langi terbuka serta doa-doa yang dipanjatkan akan terkabulkan.

Disamping itu mengapa waktu antara adzan dan iqamah merupakan salah satu dari waktu yang murtajab untuk berdoa. Hal tersebut dikarenakan sebagai pengingat agar kita senantiasa menyegerakan shalat fardhu. Bukan tanpa alasan penyebab yak arena hanya orang-orang tertentu yang tepat waktu saja yang dapat memanjatkan doa pada waktu tersebut.

4. Ketika Waktu Lapang Saat Kita Merasa Cukup

Biasanya sudah jadi rahasia umum jika manusia berbondong-bondong mendekati Allah SWT dikala ia merasa kesusahan. Namun, jika sudah berada diatas kesenangan maka dengan mudahnya seseorang menjauh dari Allah. Oleh sebab itulah seseorang yang memanjaatkan doa diwaktu sedang merasa cukup alias tidak ada trigger kesedihan. Memiliki nilai plus tersendiri dengan kata lain hal tersebut mengajarkan agar kita senantiasa sering berdoa baik diwaktu sempit atau sedih maupun di waktu yang senang atau merasa cukup. Hal tersebut juga sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Hakim.

5. Waktu Hujan

Air hujan yang menetes ke bumi adalah rezeki Allah yang Maha Luas. Dimana air hujan tersebut jadi berkah bagi banyak petani serta tanah di bumi. Yang mana saat hujan turun kita disarankan untuk memanjatkan doa karena keutamaan-keutamaannya yan luar biasa

6. Pada Hari Jumat

Sebagai harinya untuk beribadah lebih khusyuk yang jika dibandingkan dengan hari-hari lain mulai dari senin-kamis, sabtu  & minggu. Hari Jumat memang seperti bulan Ramadhan dengan perbandingannya bulan-bulan lain dalam setahun tersebut. Karena keistimewaan yang ada pada hari Jumat tersebut akan cocok digunakan untuk terus memohonkan ampunan serta doa baik lainnya agar Allah SWT mengabulkan permintaanmu.

Baca juga: Waktu Mustajab Untuk Berdoa di Bulan Puasa, Nomer 2 Sering Diabaikan!

Demikianlah pembahasan mengenai waktu mustajab untuk berdoa. Intinya saat kita memanjatkan doa kepada Allah SWT, semuanya harus dipasrahkan dan sifatnya baik tak memaksa. Sebab dengan pasrah akan ketetapan Allah. Maka hatipun tidak terlalu bersedih. Namun jika doa tersebutpun berhasil dibalikkan maka tidak ada istilahnya rasa sombong.

Selain itu rasa iman, percaya serta berhusnudzan kepada Allah SWT harus selalu dipegah teguh ketiga prinsip tersebut. Karena kamu apa yang kamu pikirkan. Sebab percuma juga jika kita terus denial atas setiap doa yang dipanjatkan, karena akan sulit seseorang melihat sebuah keajaiba jika dirinya sendiri saja tidak percaya adanya keajaiban.

Nah apabila ternyata doa yang dipanjatkan belum Allah kabulkan. Maka bisa jadi Allah memang tahu jika keingananmu bisa berdampak buruk pada kita cepat atau lambat. Oleh sebab itu Allah tidak mengabulkan atau dengan memilihkan alternative pengganti doa yang dipanjatkan tersebut. sesuai dengan kebutuhan, sebab Allah mengetahui tentang apapun di dunia ini, sedangkan manusia pengetahuannya terbatas

AIR UNTUK KEHIDUPAN!!!

Dahsyatnya Keutamaan Puasa Rajab, Yang Wajib Simak!

Dahsyatnya Keutamaan Puasa Rajab, Yang Wajib Simak!

Keutamaan Puasa Rajab – Tepat pada tanggal 13 Januari 2024, umat muslim akan kembali menjalankan ibadah puasa sunnah rajab yang ke 1445 H. Yang bulan rajab sendiri berada diurutan ketujuh dalam kalender hijriah. Bulan rajab juga dikenal dengan sebutan lain yaitu bulan haram. Eits bukan berarti bulannya haram yah, tetapi ada maksud lain. Yakni saat bulan rajab tiba umat muslim dianjurkan lebih giat melaksanakan kebaikan serta harus menjauhi segala hal yang haram.

Salah satu amal kebaikan yang dapat dilakukan ialah dengan melaksanakan puasa sunnah rajab. Yang sudah bisa mulai dijalankan pada awal atau tanggal 1 di bulan rajab. Sebenarnya waktu untuk menjalankan puasa rajab sendiri sifatnya lebih fleksibel. Maksudnya selama masih di bulan rajab, maka kita tetapi boleh untuk berpuasa rajab. Dengan kata lain tidak ada batasan khusus kapan dan sampai berapa hari puasa rajab harus dilaksanakan.

Intinya jangan sampai niat puasa rajabnya dilakukan diluar selain bulan ketujuh dalam kalender islam alias bulan rajab. Bahkan kita juga tidak diperkenankan untuk puasa full sampai 1 bulan lamanya, sebab hal tersebut malah membuat puasa rajab yang dijalankan jadi makruh.

Sama halnya dengan amalan ibadah lainnya, puasa rajab juga memiliki keistimewaan tersendiri yang sangat rugi untuk dilewatkan. Sebab bulan rajab adanya sebulan sekali dalam setahun. Sehingga termasuk pada waktu yang primetime. Apalagi namanya perbuatan baik jangan pernah ditunda-tunda. Selagi masih diberikan kesempatan bernafas, maka saat itu pula diri kita harus memperbanyak ama ibadah. Oleh sebab itu pada artikel kali ini akan dibahas mengenai keutamaan puasa rajab.

Baca Juga: Doa Amalan Bulan Rajab Apakah Ada Dalilnya? Simak Berikut!

1 Nilai Puasa Rajab Sehari Sama Dengan Puasa Seperti Puasa Sebulan

Keutamaan Puasa Rajab

Jika satu hari berpuasa saja sudah banyak mendatangkan pahala kebaikan, apalagi untuk jumlah puasa sebulan. Namun ada yang lebih mencengangkan daripada nilai pahalanya. Yaitu dari segi waktu , dimana ada amalan puasa yang dapat menggabungkan pahala sebulan, padahal hanya dikerjakan sehari saja. Nah jawabannya itu ialah puasa rajab. Yang mana sesuai sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh At-Thabrani.

2. Mendapatkan Pahala Yang Nilainya Setara Dengan Puasa 60 bulan

pahala

Jika sebelumnya puasa sehari sudah dibandingkan dengn pahala untuk 1 bulan. Maka ada pula keutamaan lainnya. Dimana apabila seseorang berpuasa pada tanggal 27 rajab. Maka orang tersebut berhak mendapatkan pahala yang nilainya seperti puasa 60 bulan. Hal tersebut juga sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yang merupakan salah satu sahabata dari Nabi Muhammad SAW.

3. Diberikan Pahala Ibadah Seperti 900 Tahun

Makin mencengangkan daripada sebelumnya, puasa rajab juga membuat kita  dapat memperoleh pahala yang lebih fantastis lagi dibandingkan sebelumnya. Dimana Rasulllah SAW bersada dalam sebuah hadits yang menyatakan bagi mereka yang berpuasa sampai 3 hari lamanya di bulan rajab, hari sabtu dan hari jumat. Maka orang tersebut akan mendapatkan pahal senilai 900 tahun. Padahal jikalau dihitung secara matetika manusia biasa. Hidup manusia zaman sekarang saja belum ada yang sampai 900.

Jadi dengan umur yang terbatas maka diperlukan booster ampun agar mempercepat kita untuk memiliki tabungan di akhirat kelak. Sebab untuk apa hidup meskipun itu 1000 tahun, jika kalau amal ibadah seperti yang wajib dalam rukun islam saja masih ogah-ogahan untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu dengan mendapatkan pahala yang melimpah, maka diharapkan hal demikian mampu menjadi sumbangsih untuk memperberat timbangan amal kebaikan kala diakhirat kelak.

4. Bulan Istimewa Lebih Dari Bulan Lainnya

Keutamaan Puasa Rajab

Keistimewaan yang ada pada bulan rajab membuatnya mempunyai banyak kedahsyatan yang mendatangkan keberkahan dan manfaat lain yang luar biasa. Sebab bulan rajab termasuk ke dalam bulan haram yang meliputi bulan Muharram, Bulan Dzulhijjah. Dzulqa’dah, dan juga rajab. Sebab pelaksanaan ibadah puasa pada bulan tersebut mendatangkan keuntungan yang kali lipat entah secara fisik maupun lahiriah.

Baca Juga: Keutamaan Bulan Rajab dan Amalannya, Kamu Wajib Tahu!

5. Mendapatkan Surga Allah

Surga menjadi target akhir bagi seluruh umat di dunia. Makanya banyak orag berlomba bisa mandapatkan surga Allah yang keindahan dan kenikmatan di dalamnya. Sungguh amat jauh dengan segala hal menyenangkan yang ada di dunia. Tidak ada yang sebanding dengan penggambaran surga begitu meneduhkan hati dan pikiran.

Terlebih lagi dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bahwasanya di surga nanti terdapat loh sungai bernama rajab. Yang mempunyai air dengan warna sangat putih lebih dari susu. Bahkan tak tanggung-tanggung, rasanya pun tidak kalah manis. Bahkan lebih manis dari yang namanya madu. Oleh sebab itu bagi siapapun umat muslim  yang berpuasa rajab. Maka akan diperkenankan minum dari air yang ada pada sungai dengan deskripsi luar biasa.

Amalan-amalan Pada Bulan Rajab

Selain puasa sunnah terdapat amalan lain yang tak kalah penting untuk dikerjakan selama bulan rajab. Sehingga kita dapat benar-benar memanfaatkan momen yang istimewa terus, sekaligus mengasah keterampilan agar lebih baik lagi kedepannya dengan membiasakan diri melaksanakan banyak amalan berikut.

a. Shalat Tahajud

Selama bulan rajab kita bisa lebih memperajin diri sendiri untuk giat shalat tahajud. Yang dilaksanakan pada dini hari disepertiga malam terakhir. Sebab selain memang bulan rajab memiliki momentum tersendiri. Nah shalat tahajudpun tidak kalah unggul dari hal kebermanfaatannya. Mengingat tidak semua orang sanggup melaksanakan shalat tahajud meskipun terdengarnya ringan. Untuk itu dahsyatnya shalat tahajud tidak perlu diragukan.

Ibarat sinyal mungkin disaat shalat tahajud itulah sinyalnya paling kenceng dan cepat untuk langsung sampai dan tersambung kepada Allah. Sehingga pada momen ini juga kita bisa memohon ampunan kepada Allah, sekaligus memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh.

b. Zikir

Amalan lain yang dapat dikerjakan ialah dengan berzikir membaca kalimat-kalimat yang mengingat kepada Allah, mulai dari takbir, tahmid maupun tasbih. Bahkan Rasulullah SAW bersabda jika kita membaca zikir sebanyak 100 kali di bulan rajab. Maka Allah SWT akan menaikkan derajat kita sekaligus mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat.

c. Sedekah

Keutamaan Puasa Rajab

Tahukah kamu, ternyata sedekah adalah salah satu perbuatan yang dapat memperpanjang usia seseorang serta menolak bencana yang akan datang. Makanya sangat tidak heran jika di bulan rajab yang banyak keutamaan tersebut. Kita juga dianjurkan untuk turut bersedekah di bulan rajab. Dimana seperti yang pernah dibahas pada artikel perbedaan sedekah, infaq dan zakat. Dalam hal sedekah sendiri sifatnya lebih fleksibel dalam artian dapat dilaksanakan kapan saja dengan pemberian yang tidak melulu harus materi.

YUK SEDEKAH!

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan puasa rajab. Yuk mari sama-sama kita laksanakan sesuai ketentuan dan prosedur yang ada. Dengan penuh keikhlasan semata-mata hanya untuk Allah. Namun jangan lupa yang masih punya hutang puasa Ramadhan. Alangkah lebih baiknya diutamakan untuk melunaskan semua hutang-hutangnya. Sebab ajal tidak adanya tahu, jadi sebelum nafas berhembus. Laksanakan semua kewajiban sebagaimana mestinya. Dan hindariah segala perbuatan yang kurang baik.   

3 Keutamaan Shalat Tasbih, Yang Minimal Sekali Seumur Hidup Melaksanakannya!

3 Keutamaan Shalat Tasbih, Yang Minimal Sekali Seumur Hidup Melaksanakannya!

3 Keutamaan Shalat Tasbih – Lain halnya dengan ibadah shalat wajib, secara teknis shalat tasbih sendiri terdiri dari 4 rakaat. Yang mana setiap rakaatnya mengandung 75 kali bacaan tasbih, sehingga jika dijumlahkan secara keseluruhan jumlah bacaan tasbih pada shalat tersebut yaitu sejumlah 300 kali.

Untuk waktu pelaksanaannya pun sifatnya lebih flkesibel yakni dapat dilakukan seumur hidup sekali, setahun sekali ataupun hanya sebulan sekali saja. Dimana biasanya pada bulan suci Ramadhan, shalat tasbih sering dilaksanakan secara berjamaah khusus di 10 malam terakhir. Sebagai salah satu upaya untuk mendapatkan malam penuh keberkahan yaitu lailatul qadar.

Sehingga sifat dari shalat tasbih sendiri ialah sunnah bukan wajib. Yang mana apabila shalat tasbih dikerjakan maka akan bernilai pahala, namun apabila ditinggalkan atau tidak dikerjakan. Maka tidak apa-apa alias tidak mendapatkan dosa.

Tidak jarang juga shalat tasbih dilaksanakan saat malam sebelum hari idul fitri, sebab bukan tanpa alasan. Dimana waktu tersebut dipercaya sebagai waktu yang mustajab untuk seseorang berdoa karena Allah SWT akan mengabulkan doa-doa pada waktu tersebut selagi doa yang dimintakan tidak bertentangan dengan ajaran agama islam. Sehingga sangat baik untuk disertai amalan baik lainnya. Agar doa yang dipanjatkan semakin mustajab.

Dari pemaparan diatas jelas terasa jika shalat tasbih bukan sekedar sujud rukuk saja. Tetapi sunnah tersebut memiliki banya keutamaan. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenai 3 keutamaan shalat tasbih.

Baca juga: Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Yang Rugi Jika Dilewatkan

1 Memberatkan Timbangan Amal Kebaikan di Akhirat Kelak

3 Keutamaan Shalat Tasbih

Selepas kehidupan di dunia ini masih ada alam lain yang harus manusia tempuh untuk mempertanggung jawabkan segala hal yang telah diperbuat selama di dunia. Oleh sebab itu janganlah kita semena-mena bertindak sesuka hati tanpa menghiraukan segala perintah dan larangan yang telah Allah SWT tetapkan. Sebab itu semua semata-mata diperuntukkan untuk kebaikan dan jalan hidup manusia agar tidak tersesat.

Sebab apabila kita mulai tersesat dengan kehidupan ini dan menjadikan diri kita sebagai seseorang yang kerap berbuat dosa. Maka hal tersebut akan memperberat timbangan keburukan di akhirat nanti. Yang mana dengan beratnya amal buruk akan menyengsarakan hidup kita selama di akhirat. Oleh sebab itu perberatlah timbangan amal kebaikan salah satunya dengan ibadah shalat tasbih.

Yang sifatnya tidak harus membuat kita mengeluarkan banyak tenaga, waktu dan materi. Tetapi manfaatnya melebihi harta apapun yang ada di dunia ini. Sebab apabila seseorang memiliki timbangan kebaikan yang lebih berat dibandingkan timbangan buruknya. Maka jaminannya ialah surga yang di dalamnya penuh kenikmatan.

Jika di dunia saja sebuah kenikmatan terasa sangat indah dan membuat nyaman. Apalagi surga yang semua-semuanya melebihi keindahan yang ada di dunia.

2. Menghapus Dosa

3 keutamaan shalat tasbih

Setiap hari segala aktivitas yang kita lakukan, boleh jadi banyak mendatangkan dosa, baik yang disengaja maupun tidak. Sebab amal perbuatan sendiri sifatnya tidak nampak sehingga terkadang kita tidak terasa melakukan beberapa hal yang melampaui batas akibat pengetahuan dan kesadaran diri yang rendah. Terkadang kita hidup seolah-olah selama-lamanya di dunia ini tanpa memikirkan bagaimana kehidupan di akhirat kelak.

Padahal kita perlu ingat jika Allah adalah Hakim Yang Adil yang akan membalas semua perbuatan baik dan buruk yang kita lakukan sekecil apapun itu. Oleh sebab itu, kita harus melakukan banyak ikhtiar agar Allah SWT menghapus dosa-dosa yang kita lakukan. Salah satunya ialah dengan mendirikan shalat tasbih agar Allah senantiasa menghapus dosa-dosa yang telah diperbuat.

Hal ini dikarenakan pada shalat tasbih terdapat bacaan-bacaan tasbih yang memiliki kedudukan mulia dihadapan Allah SWT. Yang mana salah satunya dengan mengucapkan Subhanallahi Wa Bihamdihi sebanyak 100 kali saja. Hal itu dapat menghapuskan dosa-dosa yang telah dilakukan meskipun sangat banyak seperti banyaknya buih yang ada di lautan. Nah pernyataan tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dan Bukhari.

Bayangkan saja pengibaratannya sudah seperti buih jadi ada di lautan. Tentu hal tersebut benar-benar jumlah yang sangat banyak yang sulit untuk dihitung dengan jari. Itu tandanya dosa sebanyak yang tak bisa dihitungpun dapat Allah hapus untuk hamba-Nya yang sungguh-sungguh dalam bertasbih. Sebab Tidak ada yang tak mungkin bagi Allah, terlebih Allah SWT sendiri adalah Maha Pengampun dan Pemaaf. Sehingga yang perlu ditanamkan lagi adalah rasa untuk tidak berputus asa dari Rahmat Allah. Jangan pernah merasa bahwa Allah sudah membenci diri kita dan tak mau memaafkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Sebab Rahmat Allah benar-benar luas.

3. Memiliki Tabungan Kebun Kurma Yang Berada di Surga

3 Keutamaan Shalat Tasbih

Sama halnya dengan seseorang yang memiliki perkebunan di dunia. Untuk mereka yang memiliki perkebunan di akhirat juga dapat merasakan manfaat dari hal perkebunannya. Apalagi buah yang ada di surga tentu jauh berbeda dengan yang ada di dunia, baik dari segi rasa dan spesifikasi lainnya. Yang tentunya lebih unggul dibandingkan dengan buah-buahan yang ada di dunia.

Baca juga: 10 Keutamaan Sholat Dhuha Yang Tak Disangka-sangka

4. Mendapat Amunisi Krisis Pangan di Akhir Zaman

Seperti yang sudah banyak dijelaskan dalam beberapa riwayat jikalau di akhir zaman nanti rasa haus ataupun lapar akan sangat menyiksa umat manusia. Apalagi saat dajjal sudah mulai datang dengan hasutannya agar mengikutinya dengan iming-iming agar kita lepas dari rasa dahaga dan lapar yang dirasa, serta mendapatkan kenikmatan untuk tidak ikut disiksa. Tentu dalam kondisi tersebut bukan hal aneh jika pada akhirnya banyak yang imannya goyah. Sehingga malah jadi pengikut dajjal yang durjana.

Oleh sebab itu agar kita terhindar dari hal demikian dan tetapi dijalan kebaikan. Maka seringlah bertasbih dan taqdis. Sebab dengan hal demikianlah yang akan membuat diri kita ini selamat dan hilanglah rasa haus dan lapar atas izin dari Allah SWT. Yang mana justru tasbih dan taqdis itulah yang menjadi makanan bagi mereka yang bertakwa saat hari akhir nanti. Sebab dengan caranya Allah akan merubah tasbih dan taqdis itu jadi sesuatu yang menyenyangkan. Disaat seseorang mengucapkan bacaan tasbih ataupun taqdis. Dimana hal tersebut sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh Baginda Rasullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Hakim.

Demikian penjelesan mengenai 3 keutamaan shalat tasbih. Semoga dengan mengetahui banyaknya keutamaan yang luar biasa dari shalat tasbih itu sendiri. Dapat menggugah rasa syukur dan semangat api dalam diri kita untuk terus menjalankannya. Karena hidup di dunia yang fana ini adalah sesuatu yang benar-benar sementara. Sedangkan akhirat adaah kehidupan yang kekal sebagai penentu tempat seperti apakah yang akan jadi pelabuhan terakhir. Sehingga kita perlu melakukan banyak ikhtiar dalam jalan kebaikan. Sebagai bagian dari investasi amal yang membantu kita selamat hidup di dunia dan akhirat.

Orang Tua Asuh, Beasiswa Anak Yatim

Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat Yang Mudah Dipahami

Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat – Dalam ajaran agama islam istilah yang erat kaitannya dengan sebua pemberian tidak lepas dari yang namanya zakat, sedekah serta infaq. Tidak heran jika banyak masyarakat umum menyamakan ketiga makna pada istilah yang berbeda tersebut. Padahal sebenarnya baik itu infak, sedekah serta zakat mempunyai pengertian masing-masing yang berbeda.

Meski berbeda ketiga memiliki keutamaan yang sama-sama istimewa bagi seseorang yang mampu melaksanakannya. Akan tetapi memang perbedaan ketiganya membuat keliru seseorang yang tidak jarang malah jadi menyimpang. Oleh sebab itu agar tidak terjadi hal demikian, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai perbedan sedekah, infaq dan zakat.  

1 Aspek Definisi

Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat

Dari definisinya sendiri zakat berarti berkah, baik atau suci yang diambil dari kata “zaka”.  Dimana sifat dari zakat ialah wajib ketidak seorang sudah mencapai nisab atau mencapai batasan tertentu yang membuat seseorang harus membersihkan hartanya dengan berzakat. Sehingga dapat ditarik kesimpulan jika zakat adalah pemberian harta kepada seseorang yang termasuk dalam kategori yang berhak menerima zakat dari mereka yang secara individu maupun perusahaan telah sampai pada nisab dikeluarkannya zakat. Nah adapun harta yang seperti apa dengan takaran pemberian yang bagaimana yang harus dizakatkan. Sebenarnya itu tergantung pula dengan kepemilikan seseorang terhadap hartanya.

Misal jika saja yang mencapai nisabnya adalah hewan ternak, maka zakat yang harus dikeluarkan juga harus berupa hewan ternak dengan jumlah tertentu. Sebagaimana yang telah syariat tetapkan sebagai ketentuan. Yang mana tujuan dari zakat sendiri amat mulia, selain sekedar untuk membersihkan harta. Tetapi juga sekaligus membantu banyak orang yang memang membutuhkan. Sehingga jujur saja rasanya akan sulit bagi umat muslim banyak yang miskin, jika semua umat muslim lainnya benar-benar betul melaksanakan zakat. Karena tidak mungkin dari sekian banyaknya umat islam tidak ada satupun yang memiliki kekayaan mencapai nisabnya.

Nah berbeda lagi dengan infaq yang memiliki pengertian sebagai kegiatan memberikan harta untuk memenuhi beberapa kepentingan islam.

Lalu untuk sedekah sendiri artinya adalah sebuah pemberian dari seseorang kepada orang lain dengan penuh kesukarelaan yang memang tujuannya hanya untuk mencari Ridho Allah SWT.

2. Aspek Hukum

Dari definisinya saja sudah berbeda apalagi berbicara mengenai hukumnya, dimana dalam zakat dikenakan hukum wajib bagi yang sudah mencapai nisabnya. Adapun beberapa ketetapan dalam nisab alias batasan harta yang dimiliki seseorang untuk wajib dizakatkan adalah sebagai berikut.

  • Untuk zakat profesi atau penghasilan, maka nisabnya ialah setara dengan emas delapan puluh lima gram emas atau lima ratus sembilan puluh lima gram dengan haul atau waktu 1 tahun. Yang mana kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5%nya.
  • Zakat emas dan perak tidak jauh beda dengan zakat profesi. Dimana jika nisab emasnya sudah sampai delapan puluh lima gram atau peraknya sampai lima ratus sembilan puluh lima gram. Dalam masa waktu 1 tahun. Maka sudah wajib berzakat dengan kadar 2,5%nya.
  • Zakat perdagangan, hitungan nisabnya ialah apabila sudah mencapai delapan puluh lima gram emas dalam haul 1 tahun. Maka kadar zakat yang wajib dikeluarkan ialah modal diputar + keuntungan + piutang – Hutang jatuh tempo x 2,5%
  • Zakat pertanian, nisab untuk zakat kategori ini adalah apabila sudah mencapai 5 wasaq atau berkisar enam ratus lima puluh tiga kg beras dalam haul ketika panen. Dimana kadar zakat yang wajib dikeluarkannya adalah 10% jikalau selama proses menanam menggunakan air hujan. Beda lagi jika selama proses penanamannya menggunakan pengairan buatan maka kadar zakat yang wajib dikeluarkannya ialah 5%.
  • Zakat tabungan, sama halnya dengan zakat profesi yakni hisabnya senilai delapan puluh lima gram emas dengan haul 1 tahun.  Maka kadar zakat yang harus dikeluarkan ialah saldo akhir dikurangi bunga jikalau memang menabungnya dibank konvensional, lalu dikalikan 2,5%.
  • Zakat fitrah, kisaran yang harus dikeluarkan ialah senilai beras 3,5 liter atau 2,5 kg beras. Sebagian juga ada yang mengatakan bisa dengan uang yang harganya senilai dengan hitungan beras tersebut yang wajib dikeluarkan. Nah khusus zakat fitrah sendiri waktunya dilaksanakan pada bulan Ramadhan.

Klik Here For Tunaikan Zakat Penghasilan Anda Melalui Dompet Dhuafa

Berbeda lagi untuk sedekah maupun infaq dimana keduanya memiliki hukum sunnah bukan wajib. Dengan kata lain apabila perbuatan tersebut dalam hal ini infaq dan sedekah dikerjakan. Maka akan mendapatkan pahala, namun jikalau ditinggalkan maka tidak apa-apa.

3. Aspek Wujud

Perbedaan Sedekah, Infaq dan Zakat

Jika membahasa mengenai wujud dari pemberian sedekah, infaq dan zakat maka ada sedikit perbedaan diantara ketiganya. Dimana untuk zakat sendiri wujud pemberiannya dapat berupa harta maupun barang. Contohnya saja pada zakat fitrah yang dapat diberikan kepada penerima zakat dengan berupa beras ataupun uang yang jumlahnya senilai beras yang wajib dizakatkan fitrah.

Begitupun dengan infaq yang wujud pemberiannya berupa harta dimana tujuannya untuk memenuhi perintah agama. Tetapi perlu diingat jika dalam infaq tidak ada batasan harta yang wajib dikeluarkan ataupun nisab dan haulnya. Sebab semuanya lebih bebas dan fleksibel. Baik dari segi pemberiannya ataupun waktu untuk berinfaq.

Sedangkan untuk sedekah wujud pemberiannya tidak hanya soal harta saja yang sifatnya sangat materialis. Namun sedekah lebih universal lagi. Contohnya saja jasa, yang mana dengan jasa yang kita berikan kepada seseorang. Meski bukan bernilai materi namun itu bisa masuk dalam kategori bersedekah. Karena tujuannya ikhlas sukarelas untuk mencari Ridho Allah SWT.

Baca juga: 5 Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat Yang Berlipat Ganda

4. Aspek Manfaat

Semua yang dilakukan dalam jalan kebaikan akan mendapatkan manfaatnya. Ibaratnya jika kita menanam pohon mangga maka kita juga akan bisa merasakan buah mangganya sesuai yang sudah ditanam. Begitupun dengan kebaikan, sebab Allah SWT Maha Adil dan Hakim Yang Seadil-adilnya yang tidak pernah tidur. Sehingga mau perbuatan sekecil apapun baik buruknya akan dibalas oleh Allah SWT. Hanya saja dalam hal ini zakat memiliki manfaat lain yaitu untuk membersihkan harta kita dari hal-hal yang kurang baik. Entah itu dari segi mendapatkan hartanya maupun lain sebagainya. Sebab namanya tingkah laku kadang ada saja hal yang terjadi diluar kendali akibat nafsu yang tak bisa terkontrol dengan baik.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan sedekah, infaq dan zakat. Semoga bermanfaat dan kita senantiasa dapat melaksanakan ketiganya sesuai dengan ajaran syariat islam. Sebab tidak melulu apa yang kita terima khususnya persoalan rezeki adalah sesuatu yang murni penuh keberkahan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan zakat, infaq maupun sedekah sebagai langkah pembersihan terhadap harta benda yang kita miliki. Agar terasa lebih berkah sekaligus dapat meringankan beban orang lain. Yang secara tidak langsung akan membuat batin kita juga turut merasakan kebahagiaannya. Dimana dengan batin yang bahagia itu akan berpengaruh dengan kesehatan fisik seseorang agar menjadi lebih baik dan fit.

KITA BERSAMA PALESTINA!

4 Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

4 Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa – Ibadah puasa merupakan salah satu anjuran yang baik untuk dilaksanakan oleh umat muslim, baik itu yang sifatnya wajib seperti puasa Ramadhan ataupun yang sunnah seperti puasa senin kamis. Sebab selain bermanfaat untuk kebaikan akhirat ibadah puasa juga memberi faedah yang luar biasa untuk kesehatan fisik dan mental.

Baca juga: Manfaat Puasa Senin Kamis, Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Bahkan saking baiknya nilai ibadah puasa, untuk orang yang sekedar memberi makan kepada yang berpuasanya saja bernilai pahala dan kebaikan. Terlebih tidak semua orang mampu melakukan puasa yang dikarenakan oleh beberapa faktor entah usia, fisik atau wanita yang sedang datang bulan. Sehingga Maha Besar Allah SWT dengan banyaknya cara bagi hamba-Nya untuk mudah meraih kebaikan, sebagai tabungan menuju surga Allah yang diidamankan.

Oleh sebab itu, berikut ini beberapa keutamaan memberi makan orang yang berpuasa. Dimana ulasan berikut telah dirangkum dari beberapa sumber yang kredibel. Nah maksud memberi makan disini ialah memberikan makanan dikala waktu buka puasa. Yang tidak melulu harus melimpah ruah, namun dengan hal sederhana saja semua itu sudah bermakna dimata Allah. Sebab yang dinilai ialah bagaimana ketulusan memberinya yang semata-mata ditujukan untuk menggapai Ridho Allah. Jadi bukan untuk menyombongkan diri apalagi riya terhadap sesame manusia.

1 Memperoleh Pahala Yang Sama Dengan Orang Yang Sedang Berpuasa

Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Kabar bahagia akan keutamaan memberi makan orang yang berpuasa ialah adanya pahala yang disetarakan dengan orang yang sedang berpuasa. Tentu hal tersebut menjadi angin segar, apalagi untuk mereka yang ingin melaksanakan puasa sunnah namun sedang terhalang oleh beberapa hal. Yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa.

Nah, pernyataan mengenai keutamaan dipoin pertama ini dilandasi pada sabda Rasulullah SAW yang termuat dalam hadist riwayat Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hafizh Abu Thahir yang mengungkapkan jika hadist tersebut shahih.

Namun tenang saja bukan berarti dengan memberikan makan kepada yang berpuasa sama saja seperti menyedot pahala orang yang berpuasa tersebut. Sebab bagi orang yang berpuasa dan ia diberikan makan oleh seseorang. Maka puasanya tetah utuh untuknya dapatkan dan orang yang memberi makannya pun tetap mendapatkan pahalanya. Jadi keduanya adil diberikan tanpa mengurangi pahala dari salah satu pihak.

Pahala bagi orang yang berpuasa sendiri bukan hal yang harus dianggap remeh. Karena didalamnya terdapat ganjarannya yang sangat besar bahkan sesuai sabda Nabi Muhammad SAW dari hadist riwayat Bukhari dan Muslim diungkapan jika pahalanya itu tak terhingga. Yakni tidak hanya dua puluh atau lima ratus kali lipat saja.  Apalagi jika puasa tersebut adalah di bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh keberkahan. Tentunya ibadah puasa akan bernilai lebih besar dan barokah lagi.

Makanya tidak heran jika ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan salah satu rukan islam. Yang wajib ditegakkan, sebab banyak hikmah dan barokah yang baik untuk menuntun kehidupan di dunia dan akhirat. Yang mana kala itu, manusia sama saja sedang menjalani pesantren kehidupan dengan lebih meningkatkan takwa dan menahan hawa nafsunya karena Allah SWT.

Baca juga: Menu Buka Puasa dan Sahur Selama 30 Hari, Referensi Menu Ramadanmu!

Jadi bayangkan saja jika kita sendiri turut berpuasa tetapi juga dalam waktu yang bersamaan mampu menyisihkan materi untuk memberikan makanan kepada orang yang berpuasa. Maka pahala yang didapat tentu akan semakin double berlipat ganda. Sebab pahala berpuasanya berhasil diperoleh sekaligus pahala memberi makan kepada orang yang berpuasanya juga diperoleh.

2. Mendapatkan Pengampunan Dosa-dosa

Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Siapa sih orang di dunia ini yang tidak mau semua dosanya terampuni? Sebab sebagai manusia yang memiliki hawa nafsu terkadang kita sulit mengontrol ego, tutur kata dan perilaku. Yang tidak jarang baik sengaja ataupun tidak malah membuat dosa yang merugikan diri sendiri. Padahal kita sama-sama tahu jika dosa adalah hal yang akan membuat seseorang terjerumus dalam siksa neraka maupun kubur yang pedih.

Oleh sebab itu kita tidak boleh berputus asa dari Rahmat Allah agar senantiasa segala dosa-dosa yang dilakukan sebesar apapun itu dapat diampuni. Yang mana salah satu sikap yang dapat menunjukkan jika kita tidak berputus asa adalah dengan berikhtiar memohon ampunan dari Allah.

Nah, salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan ialah dengan memberi makan pada orang yang berpuasa. Meskipun makanan yang diberikan bukanlah sesuatu yang mewah. Bahkan hanya seteguk minuman, kurma serta potongan roti saja. Tapi ketahuilah itu pun sudah bernilai pada karena ketulusannya untuk mencari Ridho Allah. Sehingga bukan perkara yang rumit bagi Allah jika hanya sekedar mengampuni semua dosa-dosa yang pernah diperbuat.

3. Dijanjikan Mendapatkan Surga

Keutamaan Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Sebagai tempat yang penuh kenikmatan yang kekal dan abadi. Surga adalah tujuan akhir terbaik setelah menjalani segala ujian hidup selama di dunia. Sebab beratnya untuk masuk surga bukan isapan jempol belaka. Banyak dari umat manusia mudah lalai sehingga melupakan bagaimana kelak di akhirat.

Oleh sebab itu ikhtiarlah dengan salah satunya memberi makan kepada orang berpuasa. Mengapa bisa mendapatkan ganjaran surga? Sebab bukankah itu merupakan hal lumayan sulit untuk dipraktekkan? Apalagi bagi orang yang sama-sama berpuasa. Yang terkadang merasa sama-sama haus, sama-sama lapar sehingga memiliki nafsu berlebih kala berbuka tiba. Yang mana dengan nafsu tersebut ada rasa takut kekurangan jika makanan atau minuman yang dimiliki malah dibagikan kepada orang lain yang juga sama-sama berpuasa.

Baca juga: MEMBAYAR FIDYAH PUASA, BAGAIMANA MENGHITUNGNYA?

Untuk itulah karena tantangan yang tidak mudah tersebut, maka surga adalah kado termanis yang dapat menjadi hadiah istimewa. Yang mungkin saat ini kita hanya menganggapnya sebagai angan-angan biasa, yang rasanya sedikit sulit dibayangkan. Karena memang di dunia ini tidak ada kenikmatan yang dapat menyamai surga. Namun ketahuilah pengetahuan manusia amatlah minim begitupun dengan penglihatan dan pendengarannya yang terbatas. Dimana hanya Allah yang Maha Mengetahui segalanya.

Oleh sebab itu yang ditanamkan dalam setiap ganjaran pada sebuah keutamaan perbuatan baik ialah IMAN yang berarti PERCARA KEPADA ALLAH. Tentu tanpa iman akan sulit mempercayai bagaimana luar biasanya ganjaran surga yang tidak pernah dirasakan ataupun dilihat langsung selama di dunia. Tidak heran jika akhirnya banyak yang menyepelekan perbuatan baik dan tak jarang juga malah mengindahkan perbuatan buruk.

4. Didoakan Oleh Malaikat

Malaikat adalah salah satu makhluk Allah yang mulia, dimana malaikat selalu taat kepada perintah-perintah Allah. Sehingga menjadi seseorang yang ikut di doakan oleh malaikat. Rasanya seperti jackpot atau kelas premium untuk langsung didengar oleh Allah SWT. Yang mana dalam sebuah sabda Rasulullah SAW dalam hadist yang diriwayatkan Abu Dawud mengatakan jika salah satu perbuatan yang dapat membuat seseorang turut didoakan oleh malaikat ialah dengan memberi makan kepada orang yang berpuasa.

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan memberi makan orang yang berpuasa. Semoga kita senantiasa termasuk pada golongan yang mampu melaksanakan perbuatan tersebut sehingga dapat menjadi ladang pahala, menuju surga Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Isi Kekosongan Hati, Sedekah di Bulan Ramadhan

5 Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat

5 Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat – Hakikatnya semua ayat yang ada dalam Al-Qur’an merupakan unsur penting dalam kehidupan sebab Al-Qur’an sendiri adalah pedoman hidup manusia. Salah satu ialah ayat kursi yang dikenal memiliki banyak keutamaan. Hal lain yang membuat ayat kursi terasa istimewa ialah karena di dalam ayat tersebut banyak mengandung sifat-sifat mulia bagi Allah mulai dari ilahiyah, ilmu, wahdaniyah serta lain sebagainya. Lebih jelasnya ayat kursi terletak pada surat Al-Baqarah pada ayat 255 dalam Al-Qur’an.

Sehingga sangat disarankan bagi umat muslim untuk rajin dalam membaca ayat kursi baik sehabis sholat ataupun sebelum akan tidur. Terlebih sehabis selesai mengerjakan ibadah wajib sholat. Kita memang sangat dianjurkan untuk tidak langsung tergesa-gesa pergi begitu saja. Tanpa berdzikir, berdoa atau tadarus Al-Qur’an terlebih dahulu. Supaya hati semakin tenang dan menjalankan aktivitaspun makin terasa berkahnya. Apalagi segala yang disarankan untuk dikerjakan dalam kaidah islam semua memiliki maksud dengan tujuan baik yang tidak hanya bermanfaat bagi fisik namun juga secara batin alias mental. Salah satunya mengenai keutamaan membaca ayat kursi setelah sholat seperti pada penjelasan diartikel kali ini.

Baca juga: Artikel Keutamaan Alquran Yang Luar Biasa

1 Perantara Untuk Masuk Surga

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat

Surga adalah tempat yang kekal lagi abadi, dimana di dalamnya terdapat banyak sekali kenikmatan yang melebihi keindahan dan kenikmatan apapun yang ada di dunia ini. Tidak heran jika surga adalah tujuan utama bagi setiap umat manusia. Akan tetapi, memang dalam pelaksanaannya tiket menuju surga itu memiliki tingkat kesulitan yang membuat banyak orang gentar dan goyah. Sebab banyaknya godaan dan ujian yang membuat sebagain besar orang lemah imannya.

Padahal segala hal yang diperintahkan untuk mendapatkan surga Allah adalah sesuatu yang baik tak merugikan serta tak memerlukan banyak materi dan tenaga untuk meraihnya. Bahkan beberapa larangan agar dijauhinya saja memiliki manfaat untuk kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah.

Nah, salah satu yang dapat menguatkan diri kita agar memiliki tiket menuju surga Allah SWT ialah dengan membaca ayat kursi setelah sholat 5 waktu. Dimana hal tersebut sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW melalui hadist yang diriwayatkan oleh An-Nasai yang kemudian dinilai keshahihannya oleh Syaikh Al-Abani.

2. Merupakan Ayat Yang Agung

Dalam Al-Qur’annya saja semua ayat adalah agung, sehingga membacanya akan bernilai pahala yang amat melimpah, meski itu hanya untuk satu huruf. Sebab setiap huruf yang kita baca dalam Al-Qur’an akan bernilai pahala baik yang terkadang belum tentu kita dapatkan dalam seharian berkativitas. Padahal ibarat kata kita hanya sekedar membaca saja tanpa melakukan banyak pengorbanan untuk mendapatkan pahal tersebut.

Bayangkan saja apalagi yang rajin dibaca ialah ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an. Oleh sebab itulah ayat kursi memiliki nilai istimewa tersendiri bagi yang membacanya terutama sehabis melaksanakan ibadah sholat wajib 5 waktu.

3. Membuka Pintu Rezeki dan Hikmah

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat

Bukan hal sulit bagi Allah untuk membolak-balikan keadaan seorang hamba, entah itu dari kaya ke miskin ataupun sebaliknya dari miskin menjadi kaya raya. Sehingga jangan pernah putus asa dari rahmat Allah yang Maha Luas, sebab Allah akan tergantung dengan pemikiran hamba-Nya. Untuk itu, kita juga jangan pernah putus harapan dengan terus melakukan ikhtiar sebagai bukti bahwa kita sangat percaya pada kehendak Allah SWT. Dimana salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan ialah dengan membaca ayat kursi.

Bahkan dalam kitab Asraaul Mufidah dijelaskan jika seseorang membaca ayat kursi setiap harinya sebanyak delapan belas kali. Maka Allah akan memberikannya kemudihan dalam mencari rezeki serta diberikannya pintu hikmah. Bahkan, Allah juga akan menaikkan derajat orang tersebut tidak hanya di dunianya tetapi begitupun kala diakhirat nanti.

Tidak sampai disitu seseorang yang senantiasa membaca ayat kursi sebanyak delapan belas kali setiap harinya akan mempunyai pengaruh yang membuat banyak orang menghormatinya. Serta atas izin dan kehendak Allah SWT orang tersebut akan dihindari dari segala macam bencananya yang bisa jadi menimpanya pada hari tersebut.

Tentunya keutamaan tersebut adalah yang diidamankan banyak orang sebab tidak hanya mendapatkannya di dunia saja, tetapi juga diakhirat. Sehingga kehidupan yang dijalankan akan terasa seimbang dan tenang. Apalagi sekedar membaca ayat kursi bukanlah perkara yang sulit dan merugikan. Sebab kita tidak perlu membuang banyak waktu, tenaga apalagi masalah materi.

4. Memperoleh Kemudahan Dalam Memperoleh Ilmu Pengetahuan

Terkadang ada saja hal yang membuat seseorang jadi sulit dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Entah itu dari segi kapasitas otak yang terkadang belum sampai atau hal lain yang membuat diri seseorang malas sehingga ilmu yang diterima seperti mental. Maka jika memiliki masalah seperti itu salah satu solusi sebagai ikhtiar jalur langit selain doa yang dapat dilakukan ialah dengan membaca ayat kursi sebanyak 50 kali. Dengan harapan sepenuhnya digantungkan kepada Allah SWT, bahwa yakin jika hanya Allah yang dapat mengubah segalanya dan memudahkan urusannya. Termasuk urusan untuk mudah dalam mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

5. Dijaga Dari Setan Yang Terkutuk

Sudah menjadi rahasia umum jika setan akan selalu membuat umat manusia sengsara dengan bisikan jahatnya untuk melakukan perbuatan yang Allah SWT benci. Maka itu iman seorang muslim harus dipertebal agar kita tidak mudah goyah akan segala bujuk rayu setan yang durjana. Salah satu upayanya ialah dengan membaca ayat kursi sebanyak 12 kali. Dimana dengan hal itu maka Allah akan menjaganya dari setan serta kejahatan besar lainnya.

Nah sebenarnya membaca ayat kursi sendiri tidak hanya dapat dilakukan setelah sholat saja, sebenarnya bisa sepanjang waktu selagi tempat tersebut bukanlah yang kotor seperti kamar mandi. Untuk itu berikut ini ada beberapa waktu utama yang sangat dianjurkan untuk membaca ayat kursi.

1 Kala Pagi dan Petang

Dimana kala seseorang membaca ayat kursi di waktu pagi maka Allah SWT akan melindunginya hingga petang. Begitupun sebaliknya jika seseorang membaca ayat kursi dikala petang maka Allah SWT juga akan melindunginya hingga waktu pagi menjelang.

2. Sebelum Tidur

Salah satu bukti kasih sayang Allah SWT adalah dengan menciptakan waktu malam agar manusia bisa tidur beristirahat. Untuk itu agar tidur kita juga bernilai kebaikan dan ibadah maka sangat dianjurkan untuk membaca ayat kursi sebelum tidur. Dimana hal tersebut akan membuat seseorang dilindungi dari kejahatan setan yang tak akan mendekatimu hingga pagi hari. Sungguh hal tersebut adalah salah satu karunia Allah yang sangat besar.

Baca juga: Keutamaan membaca ayat kursi sebelum tidur yang wajib kamu tahu!

3. Setelah Sholat 5 Waktu

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Sholat

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika membaca ayat kursi setelah sholat memiliki keutamaan yang luar biasa. Salah satunya sebagai tiket yang dapat menjadi perantara menuju surga Allah SWT.

Sedekah Subuh, Raih Keberkahan Sepanjang Hari

Demikian penjelasan mengenai keutamaan membaca ayat kursi setelah sholat. Semoga kita adalah umat yang senantiasa melaksanakan segala amal kebaikan yang Allah SWT anjurkan. Sehingga dengan begitu kita termasuk golongan yang dapat menggapai Ridho Allah untuk masuk ke dalam surga yang kekal nan indah. Serta terhindar dari perihnya siksaan di neraka. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

3 Keutamaan Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur Yang Wajib Kamu Tahu!

3 Keutamaan Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur Yang Wajib Kamu Tahu!

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur – Kasih sayang Allah meliputi segala hal yang ada di dunia dan di akhirat salah satunya dengan menghadirkan waktu malam hari untuk manusia bisa beristirahat dengan tidur. Yang mana rasa lelah setelah menjalani berbagai aktivitas dikala siang hari dapat terasa lebih berenergi lagi selepas tidur dengan nyenyak semaleman. Dengan durasi yang dianjurkan ialah berkisar tujuh hingga delapan jam per harinya.

Tentunya tidur sendiri bukan hanya sekedar sebagai waktu beristirahat saja, sebab ada beberapa manfaat tidur lain yang dapat dirasakan agar kita terhindar dari berbagai penyakit seperti stress, diabetes hingga resiko terkena penyakit jantung.

Banyaknya manfaat dari tidur ini tidak mengherankan jika terdapat beberapa adab yang baik untuk dilakukan sebelum tidur. Dimana adab tersebut adalah serangkaian perbuatan baik yang tujuannya agar mendatangkan kebaikan pula bagi diri sendiri mulai dari mengibaskan kasur untuk tidur, berdoa, berwudhu hingga membaca ayat kursi sebelum tidur.

Nah, ayat kursi sendiri adalah salah satu ayat yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 255. Yang juga dikenal sebagai salah satu ayat yang memiliki banyak hikmah bagi yang membaca dan mengamalkannya. Lalu mengapa ayat kursi memiliki nilai keistimewaan? Nah ternyata hal tersebut disebabkan karena pada ayat kursi terkandung sifat-sifat Allah SWT mulai dari wahdaniyah ilahiyah, sifat ilmu, sifat kehendak dan lain sebaginya. Sehingga sangat dianjurkan untuk rajin membaca serta merenunginya baik itu rutin saat sehabis sholat ataupun sebelum tidur. Untuk itulah berikut ini beberapa keutamaan membaca ayat kursi sebelum tidur.

Baca juga: Keutamaan Ayat Seribu Dinar

1 Dijaga & Dilindungi Dari Gangguan Setan

Ayat kursi memang terkenal sebagai ayat yang mampu melindungi diri dari gangguan setan. Untuk itulah sangat baik dilakukan sebelum tidur, terlebih tidur juga merupakan aktivitas yang tidak lepas dari gangguan setan yang terkutuk. Contohnya saja kala setan bisa mengganggu tidur manusia dengan mimpi yang buruk.

Bahkan keutamaan yang satu ini telah tertulis pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori dimana barang siapa yang membaca ayat kursi sebelum naik ke tempat tidur. Maka Allah senantiasa akan menjaganya dari setan sehingga setan-setan tersebut tidak berani mendekat pada yang membaca ayat kursi sebelum tidurnya.

Apalagi jika menelesik pada salah satu kalimat dalam ayat kursi yang artinya bahwa Allah tidak mengantuk serta tidak tidur. Semakin menagaskan bahwa pengawasan Allah adalah yang terbaik dan janji Allah itu pasti.

Sehingga tidak ada satupun makhluk yang luput dari pandangan dan pendengaran Allah SWT. Oleh sebab itulah dengan membaca ayat kursi sebelum tidur merupakan salah satu bentuk ikhtiar bahwa kita sepenuhnya menggantungkan segala urusan hidup dan mati, sehat dan sakit serta hal lainnya hanya kepada Allah SWT semata.

Salah satunya memohon perlindungan agar senantiasa dijaga dari gangguan jin. Sebab kemampuan manusia memang terbatas entah itu penglihatannya, pendengarannya bahkan pemikirannya. Dan hanya Allah yang dapat memberikan petunjuk dan perlindungan yang sebaik-baiknya. Bahkan terkadang dengan cara yang tidak disangka-sangka.

Baca juga: 7 Keutamaan Sholat Tahajud Yang Rugi Jika Ditinggalkan

2. Dilindungi Malaikat

Sebagai salah satu makhluk yang mulia malaikat memiliki tugasnya tersendiri sesuai apa yang Allah perintahkan. Untuk itu, malaikat juga adalah makhluk Allah yang sangat taat dan menyukai kebaikan. Begitupun bagi orang yang membaca ayat kursi sebelum tidurnya. Yang bukan suatu hal mustahil untuk Allah meminta kepada malaikat agar melindungi seseorang yang telah membaca ayat kursi sebelum tidurnya.

Sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW dalam sebuah hadist riwayat Ibnu Adh-Dharis yang mana saat seseorang membaca ayat kursi sebelum tidur maka Allah SWT meminta 2 orang malaikat untuk menjaga seseorang tersebut hingga subuh menjelang. Sungguh hal demikian adalah nikmat luar biasa yang tidak semua orang dapat merasakannya.

3. Mendapatkan Keamanan Rumah

Ketika kita tertidur maka sebagian tubuh kita akan hilang kesadaran dan tidak mengetahui sesuatu yang ada disekitar kita. Sedangkan yang namanya bahaya akan selalu mengintai sekalipun dalam rumah yang terkadang kita pikir sudah aman. Tetapi zaman yang semakin miris hal tersebut bisa jadi tidak membuat tidur aman karena adanya oknum-oknum nakal yang nekad melalukan tindak kejahatan di dalam rumah.

Untuk itu, gantungkanlah semua hal demikian hanya Allah SWT yang Maha Benar dan tidak pernah tidur. Dengan ikhtiar begitu kita mengharapkan bahwa Allah juga senantiasa menjadi pelindung bagi keamanan diri sendiri dan keluarga.

Baca juga: Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh 

Nah sebenarnya selain dianjurkan untuk membaca ayat kursi sebelum tidur, sebenarnya ada beberapa waktu tertentu yang juga dianjurkan untuk membaca ayat kursi.Diantaranya yaitu:

  • Setelah shalat wajib. Saat telah selesai melaksanakan ibadah sholat wajib mulai dari sholat subuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya. Maka sangat dianjurkan untuk tidak langsung beranjak pergi. Alangkah lebih baiknya agar mengucapkan dzikir agar keimanan semakin tebal. Yang mana anda juga dapat turut membaca ayat kursi sehabis sholat fardhu tersebut. Yang mana salah satu ganjaran luar biasa dari membaca ayat kursi sehabis sholat wajib ialah kenikmatan untuk masuk surga yang penuh hal baik dan apresiasi atas kerja keras dalam mengejar akhirat saat di dunia.
  • Membaca ayat kursi saat dipagi hari hingga petang. Dimana untuk waktu paginya dapat and abaca sebelum banyak melakan aktivitas yang melelahkan. Alangkah lebih baiknya untuk menyerahkan segala aktivitas yang akan dihadapi kepada Allah SWT. Dengan begitu bukan hal yang mustahil jika hari-hari yang akan dilewati penuh dengan kebaikan dan kemudahan. Bahkan salah satu manfaat dari membawa ayat kursi saat pagi hari ataupun petang akan membuat kita senantiasa mendapatkan perlindungan.

Baca Juga: Artikel Keutamaan Alquran Yang Luar Biasa

Jadi bagaimana sungguh tidak ada ruginya kan untuk mulai rajin dalam membaca sekaligu memahami apa yang dimaskud dalam ayat tersebut. Sebab memba ayat kursi tidak membutuhkan keterampilan dan syarat khusus dengan sejumlah patokan harga yang harus dikeluarkan. Sebab tanamkan pada diri anda sendiri bahwa memang betul janji Allah SWT tidak akan diingkari. Apalagi kita menggunakan seni dalam merayu dengan kata lain berikhtiar dengan kebaikan-kebaikan yang membuat Allah makin menyayangi diri kita sendiri.

Demikian penjelasan mengenai keutamaan ayat kursi sebelum tidur. Semoga kita menjadi golongan yang terus menebar kebaikan dan memiliki bekal akhirat yang banyak sebagai investasi di kehidupan yang kekal yaitu akhirat.

Wallahu a’lam bishawab

Sediakan 100 Kursi Untuk Celebral Parsy

Artikel Keutamaan Alquran Yang Luar Biasa

Artikel Keutamaan Alquran Yang Luar Biasa

Artikel Keutamaan Alquran – Salah satu mukjizat yang luar biasa dari Allah SWT kepada Rasullah SAW ialah dengan diturunkannya Al-Qur’an yang membawa cahaya penuntun jalan hidup bagi umat manusia. Dimana sebagai Kalamullah yang hadir untuk menyempurkan kitab-kitab terdahulu dari kaum kaum sebelumnya. Al-Qur’an wajib dijadikan sebagai pedoman hidup bagi seseorang yang ingin sukses dan bahagia di dunia dan akhirat.

Di dalamnya tidak hanya mengandung unsur perintah atau larangan saja, namun Al-Qur’an juga syarat akan hikmah dari kisah-kisah umat terdahulu yang bersejarah bahkan terkandung banyak ilmu pengetahuan. Yang dengan hal tersebut dapat menunjang kemajuan teknologi seperti saat ini dan zaman-zaman kedepan lainnya.

Untuk itulah Al-Qur’an sangat mustahil untuk ditiru baik dari segi bahasa ataupun makna-makna indah nan berilmu didalamnya. Oleh sebab itulah sifat kemukjizatannya tidak lekang oleh waktu dari zaman Nabi Muhammad SAW hingga akhir zaman nanti. Maka daripada itu sungguh tidak ada kerugian sedikitpun untuk mengikuti segala aturan yang tertera dalam Al-Qur’an, karena itu adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada makhluknya. Agar tidak terjerumus pada hal yang membahayakan baik secara fisik maupun mental. Dimana banyaknya keistimewaan pada Al-Qur’an inilah menimbulkan banyak sekali manfaatnya. yang akan dibahas pada artikel keutamaan Alquran kali ini yang terbagi ke dalam beberapa aspek.

1 Tilawah Al-Qur’an

Pengertian tilawah sendiri ialah kegiatan membaca Al-Qur’an, yang mana membacanya saja kita bisa mendapatkan pahala sebagai tabungan amal kelak untuk menggapai surga Allah. Bahkan hanya sekedar membaca satu huruf dalam Al-Qur’an saja sudah bernilai 10 kali lipat kebaikan. Itu hanya satu huruf belum lagi kata, kalimat hingga satu surat yang dibacakan setiap harinya terutama setelah sholat juga turut membaca Al-Qur’an , tanpa tergesa-gesa beranjak pergi.

Sedangkan dalam aktivitas sehari-hari belum tentu kita bisa mengumpulkan banyak kebaikan dengan perbuatan atau perkataan biasa. Sehingga dengan membaca Al-Qur’an hal tersebut dapat menjadi booster untuk mempercepat pahala menjadi berlipat sebagai investasi akhirat.

Bahkan tidak hanya itu, membaca Al-Qur’an juga bisa menjadi penolong untuk di akhirat kelak sesuai sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat Muslim. Yang mana hal tersebut merupakan impian bagi setiap orang agar mendapat kenikmatan bukan kesengsaraan.

Baca juga: Keutamaan Membaca Al Quran di Bulan Ramadhan

2. Ta’lim Al-Qur’an

Berbeda dengan tilawah Al-Qur’an makna dari Ta’lim  Al-Qur’an adalah kegiatan mempelajari makna yang ada di dalam Al-Qur’an. Nah disisi lain ta’lim Al-Qur’an juga dimaknai dengan cara mempelajari tata cara membaca Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah yang tepat seharusnya. Sebab membaca Al-Qur’an berbeda dengan membaca pada buku biasa. Yang mana barang jadi salah huruf atau makhroj ketika membacanya saja bisa berefek pada arti yang juga turut berubah. Karena Al-Qur’an memiliki bahasa arab yang susunannya cukup kompleks dengan bahasa lainnya.

Nah dikatakan bahwa orang yang mempelajari Al-Qur’an termasuk kedalam seseorang yang sebaik-baiknya manusia apalagi sampai mengajarkannya pula kepada orang lain. Maka tentu ilmunya akan mengalir menjadi ladang pahala yang tak terputus hingga akhir hayat. Sehingga ilmu yang bermanfaat tadi tetap bisa menjadi tabungan yang jumlah dapat terus bertambah meski raga sudah tidak dalam tubuh untuk menjalani kehidupan di dunia.

3. Tadabbur Al-Qur’an

Makna dari Tadabbur Al-Qur’an sendiri ialah kegiatan merenungi yang disertai kegiatan berpikir mengenai makna pada sebuah ayat di Al-Qur’an.  Sebab sebenarnya meski membacaAl-Qur’an saja sudah bermakna baik. Namun apalah artinya jika kita tidak memahami apa yang terkandung dalam sebuah ayat Al-Qur’an yang dibaca, apa maknanya. Sehingga sungguh rugi jika kita hanya sekedar membacanya tanpa mengetahui maksud tujuan pada sebuah ayat Al-Qur’an yang syarat akan hikmah.

Sehingga dengan semakin banyak mentadabburi ayat Al-Qur’an makan semakin besar pula tingkat ketakwaan kita terhadap Allah SWT serta sikap kita semakin termotivasi untuk berbuat amal kebaikan. Sesuai yang telah Allah anjurkan kepada umat manusia. Yang mana dengan hal tersebut telah menjadi pembeda antara orang yang beriman dengan orang yang ahli maksiat ketika menyikapi sebuah Al-Qur’an.

Bayangkan saja kelamnya hidup ini jika melakukan sesuatu tanpa tahu maksud tujuannya apa. Rasanya seperti menjalani kehidupan dilingkungan yang bahasanya tidak dimengerti. Sehingga kerap kali membuat diri kita melakukan sesuatu yang salah tanpa disadari padahal itu adalah sebuah hal yang sepele. Oleh karena itulah kita senantiasa jangan jadi orang yang demikian agar hidup makin terarah dan memiliki tujuan yang jelas untuk kebaikan diri sendiri baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Demikianlah artikel keutamaan Alquran, semoga dengan mengetahui beberapa aspek dari keutamaan Al-Qur’an tersebut. Senantiasa dapat meningkatkan rasa keimanan kita terhadap Allah SWT agar kelak saat kita kembali menghadap kepada-Nya kita sudah memiliki bekal yang cukup agar dapat masuk kedalam surga-Nya yang kekal dan abadi.

Adapun beberapa syafaat dari Al-Qur’an lainnya ialah:

  • Al-Qur’an dapat menjadi pelindung dari perihnya siksa kubur. Dimana hidup tidak aka selamanya, kita sebagai manusia akan melalui fase-fase kehidupan lainnya setelah kematian. Salah satunya ialah menghadapi alam kubur untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatan kita selam di dunia. Sebelum nantinya akan dibangkitkan kembali untu menujut proses akhirat lainnya. Yang mana alam kubur pun tidak lepas dari yang namanya siksaan dan nikmat tergantung dari amal ibadah kita. Oleh sebab itu jika memang ingin mendapatkan kebaikan agar terhindar dari siksa kubur, maka salah satu caranya ialah dengan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.
  • Dapat menjadi mahkota untuk orang tua. Setiap anak pasti menginginkan kebahagiaan untuk kedua orang tua yang telah berjasa membesarkan, merawat dan memberikan kasih sayang yang tidak ternilai harganya. Maka salah satu cara yang sangat luar biasa untuk memberi orang tua kita sebuah penghargaan ialah dengan memberikannya sebuah mahkota kebanggaan  di surga kelak. Dimana cara tersebut dapat kita tempuh dengan menjadi penghafal Al-Qur’an.
  • Dapat memberi syafaat bahkan untuk 10 anggota keluarga. Tentunya keluarga adalah orang-orang yang amat kita cintai entah itu orang tua, saudara, anak ataupun pasangan. Dimana kita selalu ingin memberikan kebaikan kepada mereka dengan penuh kasih sayang. Namun tahukah anda? Perpisahan adalah suatu hal yang menyakitkan terlebih jika melihat orang yang terkasih menderita sedangkan kita tidak. Untuk itu agar bisa terus bersama dalam kebaikan, ternyata kecintaan yang disertai tindakan mengamalkan dan terus bersama Al-Qur’an dapat membawa syafaat pula untuk 10 orang keluarga apabila kita termasuk kedalam golongan pecinta Al-Qur’an tersebut. Bahkan dikatakan sekalipun keluarga kita termasuk ke dalam orang yang divonis sebagai penghuni di neraka.

Orang Tua Asuh, Beasiswa Anak Yatim

Serta semoga dengan membaca, mempelajari dan merenungi makna dari Al-Qur’an mampu membawa kita untuk senantiasa menjauhi perbuatan maksiat yang sudah Allah larang. Sebab sebuah keimanan sama halnya dengan rasa cinta yang harus selalu dipupuk meski hanya dengan sedikit air, yang dalam hal ini dengan sedikit kebaikan. Tetapi lama kelamaan bisa memupukinya hingga tumbuh dan memberikan manfaat kelak baik dirasakan langsung saat masih hidup di dunia maupun kelak saat berada di akhirat yang pasti akan terjadi.

5 Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat Yang Berlipat Ganda

5 Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat Yang Berlipat Ganda

Keutamaan Bersedekah di Hari Jumat – Bersedekah merupakan amalan baik yang tidak hanya mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT tetapi juga bernilai istimewa bagi sesame manusia. Sebab amalan sedekah erat kaitannya dengan hubungan sosial. Untuk itulah sedekah menjadi salah satu amalan yang luar biasa keutamaannya dan tidak semua orang dapat ringan melakukannya.

Nah, sedekah sendiri diartikan sebagai pemberian yang berupa harta ataupun makanan kepada orang lain yang membutuhkan dengan sukarela tanpa ada kadar atau batas waktu tertentu dalam pemberiannya. Sehingga sedekah sendiri memiliki peraturan yang sifatnya lebih terbuka dan bebas dibandingkan dengan infaq maupun zakat. Oleh sebab itu sedekah bukan termasuk dalam hukum wajib. Tetapi perbuatan tersebu sangat Allah anjurkan untuk umat manusia laksanakan sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qu’an Surat Al-Baqarah ayat 254.

Jika berbicara mengenai sedekah di hari jumat, sebenarnya yang namanya sedekah selalu akan bernilai baik tergantung niatnya baik itu secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Serta mau itu dihari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu ataupun minggu. Semuanya itu bernilai kebaikan di sisi Allah SWT.

Namun, memang ada sedikit perbedaan jika kita melakukannya dihari tertentu, sama halnya sebuah waktu yang memilki beberapa waktu yang memang mustajab untuk memanjatkan doa. Begitupun dengan adanya amalan-amalan yang sangat dianjurkan agar dikerjakan pada hari jumat salah satunya ialah bersedekah. Mengapa hari jumat memiliki hal-hal yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan? Hal tersebut dikarenakan hari jumat merupakan hari raya bagi umat muslim. Sehingga Rasullah SAW menganjurkan kepada umat muslim untuk senantiasa melakukan kebaikan dihari tersebut.

Kembali kepada topik utama berikut ini akan dibahas mengenai keutamaan bersedekah di hari jumat.

1 Mendapat Pertolongan Dari Allah SWT

keutamaan bersedekah di hari jumat

Siapa di dunia ini seseorang yang engga mendapatkan pertolongan dari Allah SWT? Tentu semuanya menginginkan hal tersebut. Sebab manusia tidak bisa hidup sepenuhnya bersandar pada sesama makhluk. Hal tersebut dikarenakan kuasa Allah melebihi apapun yang ada di dunia ini. Bahkan terkadang disaat kita merasa cukup percaya diri akan keberhasilan suatu hal yang sedang diraih. Tetapi karena angkuhnya kita dan terlalu mengandalkan diri sendiri sehingga lupa pada Allah, malah hal demikian yang menyebabkan ketidak berhasilan yang dianggapnya akan didapatkan.

Atau mungkin disaat kesulitan melanda sampai berpikir tidak ada orang lain dapat menolong, namun tanpa di duga-duga Allah menghadirkan solusi dalam diri kita agar mampu melewatinya. Tentu perkara tersebut salah satu yang tidak pernah diduga kehadirannya.

Sehingga salah satu caranya untuk mendapatkan keajaiban dari pertolongan Allah adalah dengan rajinnya kita bersedekah khususnya kala hari jumat. Sebab kita tidak akan bisa melihat keajaiban sampai kita sendiri yakin bahwa keajaiban Allah itu memang ada dan benar nyata.

Apalagi bersedekah tidak harus mengeluarkan materi yang banyak, sebab dalam sedekah tidak ada batasan tertentu sebagai minimalnya untuk diberikan kepada orang lain. Jadi lebih baik membiasakan diri dalam hal kecil untuk bersedekah, karena barang jadi hal kecil tersebutlah yang akan menjadi investasi amal untuk menuju surga Allah. Yang tidak menutup kemungkinan kebiasaan kecil akan membuat diri semakin terpacu untuk melakukan kebiasaan baik lain yang lebih besar. Yang diibaratkan perbuatan kecil tersebut adalah pacuan untuk terus menjadi lebih baik.

Bahkan kita terkadang tidak sadar yang mungkin sedekah kecil itu tidak berarti bagi diri sendiri, namun ternyata bagi orang yang menerimanya perbuatan tersebut amatlah berpengaruh untuk meringankan bebannya.

2. Mendapatkan Karunia Allah Yang Melimpah

Tahukah anda karunia yang diberikan Allah kepada mereka yang rajin melakukan kebaikan pada hari jumat bahkan dilipatkan pahalanya hingga 700 kali lipat dibandingkan biasanya. Sungguh hal demikian adalah karunia yang luar biasa, sebab kita hidup di dunia ini sementara dan hal tersebut merupakan kesempatan besar untuk mengumpulkan banyak pahal agar tabungan amal semakin besar. Dimana tabungan tersebut dapat menjadi penolong untuk diakhirat kelak kehidupan yang kekal.

3. Mendapat Pahala Yang Sama Seperti Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan yang datangnya hanya setahun sekali. Untuk itu bulan tersebut menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat muslim dunia, sebab karena keistimewaannya inilah yang membuat banyak pahal dilipat gandakan pada bulan Ramadhan. Nah luar biasanya sedekah di hari jumat ternyata bisa mendatangkan pahala yang sama kala dilakukan di bulan suci Ramadhan. Tentu itu adalah kabar bahagia, sebab usia manusia merupakan sebuah misteri yang tidak diketahui kapan akan datangnya.

Sehingga belum tentu kita dapat berjumpa selalu dengan bulan Ramadhan, oleh karena itu agar pahala bulan Ramadhan bisa terus terasakan. Maka lakukanlah amalam bersedekah pada hari jumat. Sebab hal itu bisa membuat pahal dilipat gandakan.

4. Mempererat Tali Silaturahmi

silaturahmi

Poin ini bukanlah sebuah keheranan, sebab sudah pasti bagi mereka yang rajin bersedekah kepada sesama manusia. Maka akan membuat orang tersebut memiliki hubungan baik dengan orang lain. Dengan begitu tali silaturahmi akan terus terjaga.

Dimana tali silaturhami yang semakin terjaga tidak hanya membuat hati senang dan tenang. Namun juga dapat mendatangkan beberapa keuntungan lainnya. Contohnya saja seperti datangnya bantuan dari orang lain yang menjalin hubungan baik dengan kita kala ditimpa sebuah masalah. Bahkan terkadang bantuan tersebut datang tanpa kita minta.

Sebenarnya bersedekah pada orang lain memang bukan berarti kita mengharapkan sebuah imbalan. Sebab biarkan saja Allah yang akan membalasnya. Namun perlu diingat bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan seorang hamba, bahkan balasan yang diberikan melalui perantara silaturahmi yang baik dengan orang lain bukan perkara yang sulit dan mustahil.

Apalagi kita sebagai umat manusia adalah makhluk sosial yang akan terus membutuhkan manusia lain untuk saling bahu membahu dalam kebaikan. Oleh sebab itu semakin tali silaturahmi erat maka semakin tenang juga hidup kita kedepannya.

Baca Juga: Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

5. Memberikan Rezeki Kepada Keluarga

keutamaan bersedekah di hari jumat

Sedekah tidak melulu soal materi sehingga dapat dilakukan dengan beberapa hal lain seperti memberi bantuan tenaga kepada orang lain yang membutuhkan. Dimana bukan hal sulit untuk Allah langsung membalasanya di dunia. Sehingga hal tersebut jadi keberkahan yang tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri tetapi juga untuk keluarga yang turut bisa merasakan keberkahan dan rezekinya.

Demikian pembahasan mengenai keutamaan bersedekah di hari jumat. Semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan orang yang rajin bersedekah dan mendapatkan karunia serta amalan sholeh sebagai bekal di akhirat kelak dari Allah SWT. Sebab sedekah yang terkadang kita anggap remeh karena nilainya yang kecil. Boleh jadi itu adalah hal yang sangat istimewa bagi orang yang menerimanya. Sehingga tidak menutup kemungkinan rasa haru dan ucapan doa baik yang disengaja ataupun tidak dari yang menerimanya, bisa menjadi investasi amal bagi kita untuk menuju surga Allah SWT.

Sedekah Jumat Disini!

5 Keutamaan Ayat Seribu Dinar Yang Sangat Istimewa

5 Keutamaan Ayat Seribu Dinar Yang Sangat Istimewa

Keutamaan Ayat Seribu Dinar – Bagi sebagian orang ayat seribu dinar masih terdengar asing ditelinga, sehingga jangankan mengetahui makna dan kebaikan dari ayat seribu dinar tersebut, bahkan mengerti dan mendengar bacaan ayat seribu dinarnya saja masih belum tahu.

Lalu bagian mana sih dalam Al-Qur’an yang mengandung ayat seribu dinar. Untuk jawabannya sendiri ialah terletak pada surat At – Thalaq pada ayat 2 hingga keseluruhan ayat 3. Yang ayat tersebut dalam seharinya dapat dibaca sebanyak 1000, 21 ataupun 3 kali. Yang jika anda ingin membacanya sebanyak 1000 kali dalam sehari maka dapat dilakukan dengan membaginya sebanyak dua ratus kali setiap selesai melaksanakan ibadah sholat. Dimana ayat tersebut dipercaya tidak hanya membuat keimanan makin bertakwa kepada Allah SWT, tetapi juga bisa membuka pintu-pintu rezeki atas izin Allah. Berikut ini beberapa keutamaan ayat seribu dinar:

1 Dapat Meningkatkan keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT

keutamaan ayat seribu dinar

Sama halnya dengan sebuah rasa kasih dan sayang yang harus selalu disiram agar tumbuh menjadi cinta yang berkepanjangan. Begitu juga dengan kadar keimanan dalam diri seseorang yang harus terus ditanamkan setiap harinya. Karena tidak dapat dipungkiri keimanan seseorang bisa surut saat ia jauh dari Allah SWT dalam artian mulai melalaikan segala yang Allah perintahkan. Ataupun kala seseorang sudah mulai berani dalam meninggalkan kebiasaan baiknya, sehingga akan timbul kekosongan dihati yang membuat kadar keimanannya menurun.

Oleh sebab itu agar ketakwaan yang dimiliki terus tercharge dan meningkat maka salah satu yang dapat dilakukan ialah dengan membaca ayat seribu dinar. Sebab akan terbangun sebuah kedekatan dengan Allah yang membuat Allah pun ikut mendekat kala hamba-Nya mencoba mendekatkan diri.

Dimana saat keimanan terus meningkat maka akan mencegah diri dari perbuatan yang dilarang dan tak disukai oleh Allah SWT. Yang mana segala hal yang telah Allah perintahkan untuk dijauhi pasti memiliki manfaat secara fisik maupun mental. Dengan begitu hiduppun akan semakin tenang.

Terlebih lagi benar adanya jika seseorang wafat dalam keadaan yang biasa ia lakukan. Semisal seseorang gemar berjudi dan bermaksiat serta enggan bertaubat, maka boleh jadi waktu kematiannya disaat ia berbuat kebiasaan maksiatnya tersebut. Untuk itulah gunakan waktu dengan sebaik-baiknya melalu berbagai aktivitas yang mendatangan kebermanfaatan dan bukan suatu maksiat. Dengan begitu akan makin memperbesar peluang diri sendiri agar diwafatkan dalam keadaan yang khusnul khotimah.

2. Dibukakan Pintu-Pintu Rezeki

keutamaan ayat seribu dinar

Keutamaan ayat 1000 dinar lainnya ialah dibukakan pintu-pintu rezeki yang disertai dengan adanya ketenangan dan kepuasaan di dalam hati. Yang mana hal demikian adalah bentuk sebuah rasa syukur. Sebab seperti yang umum diketahui jika suatu hal yang tidak berkah atau didapatkan dengan cara yang salah maka nilainya akan selalu menjadi nol.

Contoh kecilnya saja ketika seseorang mendapatkan harta melimpah dari hasil korupsi. Maka sebanyak apapun uangnya maka rasanya akan selalu cepat habis tidak karuan. Sehingga diri menjadi selalu merasa kurang dan hampa. Merasa jika semuanya belum teraih sehingga obsesi akan material makin membutakan diri sendiri yang lama-kelamaan sudah tidak ada rasa takut kepada Allah SWT untuk melakukan berbagai cara agar keinginan mengumpulkan hartanya terpenuhi.

Berbeda lagi dengan seseorang yang pintu rezekinya terbuka dan berkah, meskipun pintu yang terbukanya hanya dikeran yang kecil. Namuan karena rezeki tersebut halal dan berkah. Maka dijamin hidup akan terasa tenang, semua kebutuhan tercukupi yang entah bagaimana caranya bisa. Bahkan terkadang menurut logika manusia itu semua tidak wajar. Tetapi matematika manusia dengan matematika Allah tentu hal yang berbeda.

Oleh karena itu, serta amalan membaca ayat 1000 dinar tersebut dengan perilaku yang selalu menjaga diri untuk mencari rezeki yang baik dan halal. Sebab percuma jika memiliki banyak harta namun tidak berkah yang ada akan selalu capek untuk hal yang tak seharusnya.

Baca juga: 6 Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

3. Mendapatkan Kemudahan Dari Segala Urusan yang Turut Diberikan Jalan Keluar Saat Kesusahan

keutamaan ayat seribu dinar

Banyak manusia yang memilih jalan pintas untuk menyelesaikan masalahnya dengan mengakhiri hidupnya sendiri, sebab dianggapnya sudah bebas. Sehingga tidak perlu memikirkan cara lain untuk lolos dari cobaan yang Allah SWT berikan.

Untuk itu apabila anda sering merasa ada diposisi yang depresi menganggap hidup tidak adil dan tak pernah berjalan sesuai keinginan. Maka tanamkan pada diri sendiri bahwa Allah tidak pernah benci dan meninggalkan hamba-Nya terutama mereka yang selalu senantiasa berusaha mati-matian untuk tetap dijalan yang Allah berikan.   

Maka salah satu cara yang dapat diamalkan ialah dengan membaca ayat seribu dinar dengan keyakinan yang tulus bahwa Allah maha pemberi jalan keuar dan tidak berburuk sangka terhadap Allah, begitupun tidak pernah putus asa kepada Allah. Sebab keputusasaan lah yang membuat semua yang dibangun jadi kacau balau, bagai hidup yang terluntang lantung tidak memiliki prospek kedepan yang baik dan benar.

Baca Juga: Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Yang Rugi Jika Dilewatkan

4. Mendapatkan Ganjaran Pahala Yang Besar Serta Terampuni Dosanya

Berinvestasi tidak hanya soal materi, namun juga soal kehidupan di akhirat. Sebab hanya kebaikan dan amalan yang pernah dilakukanlah yang dapat menyelamatkan diri anda dari siksaan Allah yang amat pedih azabnya. Sehingga selagi masih dunia kita dilanjutkan memperpanjang segala ibadah sebagai tabungan yang akan membantu kita diakhirat kelak.

Apalagi terkadang banyak hal yang tanpa disadari membuat diri selal mendapatkan dosa baik yang disengaja maupun tidak. Nah salah satu agar Allah SWT senantiasa mengampuni segala dosa kita dan bida mendapatkan pahala untuk menabung diakhirat kelak.

5. Dilindungi Dari Gangguan Jin Serta Setan Yang Terkutuk

Bangsa jin memang akan selalu mengusik manusia agar mengkhianati Allah SWT dan masuk ke dalam neraka bersama jin. Sehingga mereka amat tidak menyukai manusia yang memiliki ketakwaan dalam hatinya. Namun bukan berarti sulit bagi Allah untuk melindungi hamba-Nya agar terhindari dari kejahatan dan gangguan jin yang laknat. Sebab Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang dimana tidak ada yang mustahil bagi Allah Tuhan Semesta Alam yang wajib disembah. Nah salah satu permohonan agar diri terhindar dari gangguan jin dan setan ialah dengan memanjatkan doa diiringi dengan amalan baik lainnya seperti membaca ayat seribu dinar, yang keyakinannya tetap bermuara kepada Allah bahwa kita sebagai hamba-Nya menggantungkan segala urusan hanya kepada Allah semata. Termasuk memohon agar dilindungi dari segala macam kejahatan dan juga gangguan setan & jin.

Demikian penjelasan mengenai keutamaan ayat seribu dinar. Semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan yang selalu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Serta menjadi pribadi yang giat melaksanakan amalan kebaikan khususnya dalam melakukan semua kewajiban yang Allah perintahkan hingga akhir hayat sampai Alla wafatkan kedalam keadaan yang khusnul khotimah.

Sedekah Quran Braile

Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Yang Rugi Jika Dilewatkan

Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh Yang Rugi Jika Dilewatkan

Keutamaan Dzikir Setelah Sholat Subuh – Ibadah sholat subuh merupakan salah satu hal yang berat dilakukan untuk sebagian orang. Hal tersebut dikarenakan godaannya yang besar untuk memilih melanjutkan tidur atau bangun dan menyegerakan sholat subuh. Padahal sebuah kewajiban dalam beribadah semata-mata bukan hanya seolah merepotkan individunya. Tetapi justru sebaliknya, sebab semua perbuatan yang Allah SWT perintahkan selalu mempunyai nilai kebaikan yang luar biasa. Yang terkadang karena keterbatasan manusia kita justru tidak memahaminya dan kerap kali menganggapnya sebuah beban.

Nah, jika amalan wajib seperti sholat subuhnya saja memiliki ganjaran yang luar biasa apalagi dengan amalan tambahan yang sangat dianjurkan seperti dzikir setelah sholat, yang tidak kalah berfaedah untuk dilaksanakan.

Dzikir sendiri diartikan sebagai menyebut ataupun mengingat yang salah satu caranya dengan mengucapkan kalimat-kalimat pujian kepada Allah SWT. Dimana beberapa contoh dari kalimat tasbih sendiri dapat berupa tahmid, tasbih, Subhanallah dan lain sebagainya. Yang intinya semua ucapan tersebut bertujuan untuk senantiasa mengingat Allah SWT.

Oleh sebab itulah dalam setiap hal kegiatan yang dilakukan alangkah baiknya kalimat dzikir tidak pernah lepas, khususnya saat dalam kondisi ruangan yang baik alias bukan di dalam kamar mandi atau toilet. Begitupun kala habis sholat subuh, sebelum memulai banyak aktivitas kita dianjurkan agar tidak terburu-buru langsung beranjak dari sajadah. Sebab alang baiknya untuk berdzikir terlebih dahulu sebab terdapat banyak keutamaan dzikir setelah sholat subuh yang masih jarang diketahui banyak orang.

1 Berpahala Seperti Melaksanakan Ibadah Haji dan Umrah

haji dan umrah

Ibadah haji dan umrah sendiri merupakan salah satu rukun islam yang kelima, dimana hal tersebut menandakan jikan ibadah haji dan umrah memiliki keistimewaan yang luar biasa. Terlebih lagi untuk melaksanakan kedua ibadah tersebut tidaklah mudah, sebab diperlukan banyak pengorbanan entah itu dari segi materi maupun tenaga dan waktu.

Oleh sebab itulah belum tentu semua umat muslim dapat melaksanakannya, tidak heran jika ibadah haji dan umrah adalah impian bagi setiap umat islam diseluruh dunia. Bahkan sekalipun sudah mendaftarkan diri untuk haji dan umrah, rintangan lain yang harus dihadapi ialah dari segi waktu tunggu untuk bisa segera mengerjakan ibadah tersebut.

Padahal meski experiencenya akan terasa berbeda, ternyata ada amalan lain yang bisa senilai dengan ibadah haji dan umrah salah satunya dengan melakukan dzikir setelah shalat subuh. Yang amat sangat rugi untuk ditinggalkan. Sebab dzikir setelah sholat subuh bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan yang tidak membutuhkan materi dan tenaga. Melainkan keikhlasan hati untuk menjalankannya agar menjadi kebiasaan yang baik untuk kedepannya.

2. Mendapatkan Pengampunan Dosa

keutamaan dzikir setelah sholat subuh

Allah SWT sungguh maha pengampun yang rahmat-Nya meliputi seluruh alam semesta. Dimana ampunan Allah SWT bisa dilakukan dengan berdzikir karena saat itulah hati dan pikiran telah tertuju untuk Allah SWT, sehingga permohonan ampunan akan terasa lebih teresapi dari dalam hati. Dan bukan perkara sulit bagi Allah untuk memberikan ampunan bagi hamba-hamba-Nya yang senantiasa terus bertaubat. Oleh sebab itulah jangan pernah putus asa dari rahmat Allah.

Jangan pernah merasa karena dosa yang dilakukan sudah banyak dan menggunung, yang rasanya malu dan sulit untuk Allah terus terusan memaafkan. Sebab sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang berbuat kesalahan namun ia mau bertaubat daripada ahli ibadah yang sombong.

Bahkan pengampunan dosa saat dzikir sehabis sholat subuh ini diibaratkan pada sebuah dosa yang banyaknya seperti buih dilautanpun Allah akan mengapuni-Nya. Bayangkan saja betapa banyaknya jumlah buih dilautan yang bahkan tidak terhitung, seperti itulah sebuah dosa yang bisa dengan mudah Allah ampuni.

Dimana kita sangat membutuhkan pengampunan Allah disepanjang hidup sebab segala aktivitas yang dilakukan, terkadang kita tidak sengaja melakukan sebuah dosa yang lama kelamaan malah terus menumpuk seperti gunung. Yang membuat hidup terasa sesak baik di dunia maupun diakhirat kelak.

3 Menjauhkan Tubuh Dari Siksa Api Neraka

Api di dunia memang terasa sangat pedih namun api di neraka tentu berkali-kali lipat lebih menyakitkan. Begitupun dengan waktu yang berjalan di dunia justru akan terasa lebih lama di akhirat kelak. Sehingga bayangkan saja dengan tingkatan kepedihan yang lebih menyiksa disejajarkan dengan waktu yang terasa lebih lama. Tentu hal demikian adalah siksaan yang luar biasa hebatnya.

Untuk itu sebagai umat muslim yang baik, sudah sepatutnya mulai menabung untuk investasi akhirat agar kehidupan yang bahagia tidak hanya diperoleh saat di dunia melainkan juga saat diakhirat kelak. Sebab penyesalan sungguh tiada arti, tobat juga sudah tidak ternilai kala hembusan nafas sudah waktunya berakhir di dunia yang saat ini ditinggali.

Nah, salah satu amalan yang dapat dilakukan agar tubuh terhindar dari siksa api neraka ialah dengan melakukan dzikir sehabis sholat subuh. Sungguh perbuatan demikian tidak merugikan dan menyulitkan sama sekali namun ganjarannya sangat luar biasa. Yang mungkin saat ini kita tidak langsung merasakannya akan tetapi janji Allah SWT tidak pernah salah dan ingkar. Percayalah dengan keimanan yang kita miliki bahwa apapun yang dilakukan baik buruknya sekecil dan sebesar apapun semuanya akan diberikan ganjaran yang setimpal. Sebab Allah adalah hakim yang seadil-adilnya, termasuk juga ganjaran bagi mereka yang semasa hidupnya rajin mengamalkan dzikir sehabis sholat subuh. Dimana hal tersebut sesuai dengan sabda nabi yang diriwayatkan oleh Baihaqi.

Baca Juga: Keutamaan Sedekah Subuh, Kamu Wajib Tau

Apalagi jika sehabis shalat subuh dan dzikir anda menyisihkan sedikit uang untuk bersedekah, tentu pahala yang diperoleh makin berlipat ganda. Salah satunya keutamaannya ialah mendapatkan naungan di akhirat kelak, terutama saat manusia berada di padang mahsyar yang panas. Yang mana saat kondisi demikian kita akan sangat membutuhkan naungan agar diri tidak merasakan siksaan yang pedih dan memilukan.

Bahkan keutamaan lainnya ialah dari sisi tubuh yang akan terhindar dari yang namanya siksaan api neraka. Dimana api neraka adalah momok paling menakutkan bagi setiap umat manusia sebab siksaan dan tingkat kepedihannya melebih siksaan apapun yang ada di dunia. Sehingga sebuah anugrah yang amat besar kala seseorang dapat jaminan agar dirinya bisa dijauhkan dari api neraka.

Sedekah Subuh, Raih Keberkahan Sepanjang Hari

Demikian penjelasan mengenai keutamaan dzikir setelah sholat subuh, semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan orang yang sering mengamalkan ibadah tersebut dan konsisten melakukan segala kebaikan yang Allah SWT perintahkan.

Sebab kehidupan di dunia ini hanyalah sementara yang akan rugi sekali kala diri tidak mampu mengumpulkan banyak amalan sebagai bekal di akhirat kelak. Semoga kita juga termasuk kepada golongan yang dapat masuk ke surga Allah SWT tanpa hisab dan diberikan kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat.

6 Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

6 Keutamaan Menjaga Silaturahmi Yang Jarang Diketahui

Keutamaan Menjaga Silaturahmi – Menjaga hubungan agar tetap baik sangat diperhatikan dalam ajaran islam. Terlebih manusia hakikatnya adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Yang renggangnya hubungan antar sesame kerabat atau teman memilik efek buruk yang harus dihindari. Untuk itulah islam memiliki batasan dan peraturan mengenai silaturahmi.

Secara harfiah silaturahmi diartikan sebagai tali persahabatan atau persaudaraan. Yang mana apabila memutus silaturahmi itu berarti sama halnya dengan memutus ikatan persaudaraan dan persahabatan yang sudah terjalin sebelumnya. Yang mana perbuatan tersebut sangat dikecam oleh Allah SWT karena tanpa disadari sama saja telah merugikan diri sendiri.

Padahal Allah SWT telah jelas memerintahkan agar manusia saling menjaga silaturahmi sebab dibalik hal demikian terdapat banyak hikmahnya. Seperti yang akan dibahas pada artikel kali ini mengenain keutamaan menjaga silaturahmi.

1 Mendapatkan Rahmat Dari Allah SWT

Keutamaan menjaga silaturahmi yang pertama ialah diturunkannya rahmat bagi mereka yang senantiasa menjaga silaturahmi. Sebagaimana yang telah dijelaskan pada surat Ar-Ra’d ayat 21. Nah, memangnya seistimewa apa sih suatu rahmat?

Tentu hal tersebut tidak ternilai harganya yang bahkan tidak bisa ditukar dengan barang semahal apapun yang ada di dunia. Sebab rahmat Allah SWT itu memiliki banyak bentuknya yang meliputi pertolongan, pahala, perlindungan hingga tuntunan. Sudah jelas Allah SWT akan memberikan rahmat-Nya bagi mereka yang memang mencarinya.

Sehingga hal tersebut yang membuat rahmat Allah suatu anugrah yang tak terukur nilainya. Sebab pada waktu tertentu meski kita memiliki banyak harta dan kedudukan. Bukan berarti semua bisa menolong dan menjadi pelindung kita kala mengalami suatu musibah di dunia dan di akhirat. Contohnya saja saat memiliki banyak hasil panen yang nilainya ratusan juta.

Namun, semua itu berakhir sia-sia apabila ladang pertaniannya mengalami kerusakan atau ada musibah bencana alam. Maka tidak ada yang tersisa selain kesedihan. Berbeda dengan rahmat bisa jadi kala seharusnya ladang pertanian tersebut rusak oleh oknum tak bertanggung jawab, dengan rahmat Allah maka para oknum tersebut mengalami hal buruk yang membuat mereka tidak jadi merusak ladang. Nah, hal demikianlah salah satu contoh nyata betapa sebuah rahmat Allah SWT sangat berarti dalam kehidupan dunia dan akhirat.

2. Dilapangkan Rezekinya

Perlu dipahami jika rezeki tidak semata-mata masalah uang saja. Rezeki bisa mencakup hal lain yang bermakna sebuah kenikmatan. Dimana jika kita ingin hidup dengan rezeki yang melimpah yang bahkan tidak pernah diduga akan mendapatkannya dengan mudah. Maka salah satu amalan yang dapat dilakukan ialah dengan menjaga silaturahmi.

Bukankah hal demikian tidak merugikan diri anda sendiri? Terlebih dengan menjaga silaturahmi hidup juga jadi terasa lebih ringan karena tidak memiliki rasa benci yang merusak jiwa hingga pikiran. Serta memudahkan anda ketika memang membutuhkan bantuan seseorang untuk bersandar. Bayangkan saja jika anda memutus silaturahmi dengen seseorang. Sedangkan pada satu waktu tertentu anda membutuhkan orang tersebut. Tentu hal itu akan membuat diri anda kebingungan sendiri tentang apa yang baiknya dilakukan.

Bahkan keutamaan menjaga silaturahmi yang akan dilapangkan rezekinya ini bukanlah bualan semata, sebab sudah sangat jelas tertera pada sebuah hadis riwayat Bukhari.

3. Bisa Membuat Umur Menjadi Panjang

Urusan kematian, jodoh serta ketetapan Allah lainnya yang sudah pakem, memang sulit untuk manusia campuri. Sebab semua itu sudah Allah gariskan untuk masing-masing hamba-Nya. Dimana Allah SWT sudah tau mana yang terbaik bagi setiap makhluk-Nya. Yang terkadang bagi diri kita sendiri itu terasa buruk, namun siapalah manusia yang bagaikan debu dalam sebuah tatanan tata surya ini yang tidak memiliki banyak pengetahuan. Sehingga sudah jelas Allah lebih mengetahui yang terbaik bagi makhluk-Nya.

Serta bukan hal rumit bagi Allah untuk mengubah garis hidup seseorang, yang bahkan dengan menjaga silaturahmi Allah SWT bisa dengan mudah memperpanjang umur seseorang. Sehingga apabila kita ingin senantiasa lebih memperbanyak amalan dengan umur yang panjang agar memiliki banyak waktu untuk terus berbuat kebaikan sesuai apa yang Allah perintahkan. Maka tidak perlu treatment rumit yang menghabiskan banyak uang untuk dapat membuat panjang umur. Sebab tidak semua orang mampu melakukan berbagai treatment tersebut.

Akan tetapi ada satu hal yang pasti semua orang sanggup melakukannya, yaitu dengan terus menjaga silaturahmi. Maka sesuai hadis dari Rasullah SAW bagi orang yang mampu melakukan hal tersebut salah satu ganjarannya ialah bisa memperpanjang umur.

Baca juga: 3 Keutamaan Bagi Orang Yang Mengurus Anak Yatim Dengan Baik

4. Memudahkan Diri Sendiri Untuk Memperoleh Dukungan Sosial

Semakin banyak hubungan yang terjaga dengan baik, maka akan semakin memudahkan kita jika mengalami kesulitan. Terlepas tetap harus bergantung pada Allah SWT. Namun, kita sebagai umat manusia tetap membutuhkan perantara Allah untuk membantu diri sendiri kala memang membutuhkannya baik secara materi maupun non materi. Contohnya saja saat memang membutuhkan uang, maka dengan jaringan sosial yang dimiliki kita bisa meminjam terlebih dahulu kepada seseorang yang berhubungan baik dengan diri sendiri baik itu kerabat maupun seorang sahabat.

5. Mejadi Wadah Untuk Meningkatkan Keimanan

Seperti yang umum diketahui jikalau banyak dosa yang bersumber dari hati yang buruk. Nah salah satu faktor buruknya hati bisa berupa rasa benci dan ego tinggi pada seseorang. Dimana ketika hati sudah sangat membenci seseorang karena suatu hal yang mungkin sebenarnya masih bisa diselesaikan dengan baik. Maka akan membuat banyak orang jadi lebih memilih memutus silaturahmi. Yang ujung-ujungnya akan menyebabkan beberapa penyakit hati lainnya.

Untuk itulah, ketika hati lebih bersih dan silaturahmi terjaga maka hatipun akan bisa fokus untuk meningkatkan terus menerus amalan lain. Sebab dihatinya tidak memiliki rasa sakit yang mengganjal yang membuat hati terasa sesak. Dengan begitu keimanan pun akan jadi meningkat.

6. Bisa Menyelesaikan Perselisihan

Biasanya perselisihan bisa muncul karena seseorang menjauh dan memutus silaturahmi begitu saja, yang membuat satu pihak merasa heran dan jadi menaruh kecurigaan yang ujung-ujungnya menimbulkan rasa tidak menyukai satu sama lain. Sedangkan jika silaturahmi tetap terjaga meski tidak bertatap muka.  Maka hubungan justru akan terasa makin erat karena satu sama lain tidak merasa curiga. Sehingga lewat kedekatan tersebut akan memudahkan diri sendiri jikalau mengalami konflik baik besar ataupun kecil dengan kerabat ataupun teman bersangkutan. Dimana karena komunikasi baik yang sudah terjalin maka penyelesaian masalahpun jadi terasa lebih cepat tidak alot dan menimbulkan perpecahan yang lebih besar lagi.

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan menjaga silaturahmi, semoga kita senantiasa termasuk pada golongan-golongan yang terus menjaga silaturahmi yang baik berasam kerabat ataupun teman. Sehingga Allah SWT senanti memberikan kita keutamaan menjaga silaturahmi, yang akan sangat bermanfaat untuk menjalani kehidupan saat di dunia maupun di akhirat. Sebab putusnya hubungan baik silaturahmi benar-benar merugikan tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Next: Air Untuk Kehidupan

7 Keutamaan Sholat Tahajud Yang Rugi Untuk Ditinggalkan

7 Keutamaan Sholat Tahajud Yang Rugi Untuk Ditinggalkan

7 Keutamaan Sholat Tahajud – Dalam ajaran agama Islam setiap perintah dan anjuran untuk melakukan ibadah semua itu semata-mata bukan hanya untuk kebutuhan rohaniah saja, seba terdapat segudang manfaat dibaliknya. Mulai dari perintah yang sifatnya wajib hingga yang sunnah.

Sama halnya dengan ibadah sholat tahajud yang merupakan kategori ibadah sunnah muakkad dengan kata lain sunnah yang sangat dianjurkan. Dimana makna sunnah sendiri ialah perbuatan yang apabila ditinggalkan tidak berdosa, namun apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala.

Sholat sunnah tahajud dapat dikerjakan sebanyak 2 rakaat pada waktu yang sangat dianjurkannya di waktu sepertiga malam. Yang mana pada waktu tersebut adalah waktu yang istimewa sebab kala itu malaikat turun ke bumi. Sehingga menjadi salah satu waktu yang mustajab atau ampuh untuk berdoa.

Bahkan anjuran untuk melaksanakan sholat tahajud sendiri tertera dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 79. Sebenarnya keutamaan pada sholat tahajud bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab tidak semua orang mampu melakukannya, terutama harus rela bangun diwaktu dini hari untuk melaksanakan sholat yang biasanya orang akan lebih malas gerak kala baru bangun tidur. Sehingga perjuangan untuk melawan rasa kantuk dan malas inilah yang menjadi salah satu keutamaan sholat tahajud amat luar biasa. Yang mana setidaknya terdapat 7 keutamaan sholat tahajud sebagai berikut ini:

1 Investasi Amal Untuk Akhirat

7 Keutamaan Sholat Tahajud

Hidup di dunia adalah suatu hal yang sementara, sebab kekekalan yang abadi akan ditemui saat diakhirat kelak. Yang bahkan mempunyai waktu berbeda dengan di dunia. Oleh sebab itu akan sangat merugi jika pada kesempatan saat ini kita masih berleha-leha selalu menganggap punya banyak waktu untuk mengumpulkan amal ibadah sebagai bekal diakhirat nanti.

Padahal mengumpulkan amal yang punya kedudukan mulia disisi Allah SWT tidak selalu menuntut tenaga yang lebih ataupun materi yang banyak. Salah satu yang dapat dilakukan ialah dengan ibadah sholat tahajud.

Bayangkan saja betapa mulianya amalan tersebut, sebab saat yang lain tertidur anda malah terbangun beribadah dan berdoa dengan khusyuk mengharapkan ampunan dari Allah SWT dan hajat lainnya. Perumpaan cukup dekat yang bisa digambarkan seperti sebuah sinyal internetpada wifi. Dimana penggunaannya memang bisa diwaktu kapanpun namun saat banyak pemakainya maka kecepatan dari internet untuk diakses ke media sosial atau googling akan terasa sangat lambat. Beda lagi ketika hanya segelintir orang yang menggunakan internet wifi tersebut, maka rasanya internet jadi lebih lancar. Begitu pula dengan sholat tahajud yang menjadi waktu mustajab untuk memohonkan sebuah doa dan ampunan. Yang mana Allah SWT akan dengan cepat meresponnya tanpa terkecuali.

2. Ibadah Yang Menghapus Dosa

Sebagaimana yang terdapat pada sebuah hadist riwayat dari Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahili, Rasulullah SAW bersabda “Lakukanlah sholat malam oleh kalian, karena hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian. Ia pun dapat mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, menghapus segala kesalahan dan mencegah dari perbuatan dosa.

3. Mendapatkan Tempat Yang Mulia

Oleh karena amalan sholat tahajud tidak mudah dilakukan meskipun kedengarannya bukan suatu ibadah yang sulit. Namun faktor itulah yang membuat seseorang yang mampu melakukannya akan menerima sebuah tempat yang mulia. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Adh-Dhariyat ayat 15-18

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah.”

Hal tersebut harus benar-benar ditanamkan dalam diri bahwa janji Allah SWT tidak pernah ingkar pasti semua ditepati sesuai apa yang dijanjikan.

Baca juga: 10 Keutamaan Sholat Dhuha Yang Tak Disangka-sangka

4. Jembatan Untuk Masuk ke Surga

Banyak manusia dimuka bumi ini berlomba-lomba untuk masuk surga, akan tetapi banyak juga yang masih belum melakukan cara-cara untuk menggapai surga Allah SWT. Nah, salah satu cara yang bisa diterapkan ialah dengan rajin beribadah sholat tahajud.

5. Pembuka Pintu Surga

Cara untuk masuk surga memiliki pintu-pintunya tersendiri. Salah satunya terdapat pintu bagi mereka yang rajin dalam melaksanakan sholat tahajud. Sebab semasa didunia mereka yang rajin tahajud telah banyak menginvestasikan amal untuk bisa memasuki surga Allah SWT. Sehingga membuat amalan baiknya jadi lebih besar dibandingkan dengan amal buruk.

6. Mendapat Pengakuan Sebagai Orang Yang Istimewa

Kata istimewa untuk seorang yang rajin tahajud bukanlah suatu hal yang berlebihan. Bahkan dimata seorang manusia saja perbuatan tersebut sangat dianggap special dan luar biasa. Terlebih lagi bagi Allah SWT tentu hal demikian sangat istimewa. Sebab Allah SWT Maha Adil dalam memberikan ganjaran baik untuk amalan buruk ataupun baik. Meski itu hanya seberat sebuah biji, tapi semuanya akan diberikan balasan.

7. Dijadikan Sebagai Sosok Yang Rendah Hati

Rendah hati merupakan sifat terpuji yang disukai Allah SWT. Sebab akan menjauhkan diri kita dari sifat sombong yang dibenci Allah SWT. Dimana dengan memiliki sifat rendah hati hidup akan terasa lebih tenang, karena apa yang diri anda lakukan ditujukan bukan lagi untuk sebuah validasi. Sehingga anda jadi tidak haus akan pengakuan orang lain terhadap pencapaian dan lain sebagainya. Dengan begitu anda juga jadi lebih bersyukur atas segala takdir yang telah Allah SWT gariskan.

Sebab apabila hati tidak tenang karena haus akan validasi, maka sekaya apapun, sepintar dan secakep apapun maka semua tidak pernah cukup. Kita akan jadi orang yang selalu butuh diakui kehebatannya sehingga ujung-ujungnya apa yang Allah SWT berikan akan selalu merasa kurang, meski sebenarnya sudah dikabulkan. Namun, kita akan terus hidup dibawah bayang-bayang rumput tentang yang akan selalu terlihat lebih hijau. Oleh sebab itulah rendah hati menjadi urgensi untuk dimiliki agar memiliki kehidupan yang lebih tenang.

8. Berdampak Baik Pada Kesehatan

Salah satu dari 7 keutamaan sholat tahajud tidak melulu mengenai sisi batin alias rohani yang terpenuhi, melainkan  ada juga dari sisi kesehatan fisiknya. Yang mampu menjadi sebuah terapi untuk berbagai penyakit. Salah satunya tingkat daya tahan tubuh akan jadi lebih kuat, yang membuat seseorang yang rajin sholat tahajud jadi lebih sering terhindari dari penyakit. Belum lagi gerakan pada sholat yang diakui memang pada dasarnya memiliki manfaat untuk fisik mulai dari kepala hingga ujung kaki. Sehingga saat dilakukan sholat tahajud pada dini hari membuat fisikpun jadi ikut menguat.

9. Mengusir Setan

Setan tidak akan pernah berhenti mengganggu manusia dengan berbagai tipu muslihatnya baik itu melalui bisikan dan godaan lagi agar manusia lalai dan meninggalkan Allah SWT. Termasuk pula dalam membuat seseorang agar malas melaksanakan sholat tahajud. Sehingga apabila kita berhasil melawan bisikan-bisikan tersebut untuk memaksakan diri agar tahajud makan ikatan setan yang membelenggu tersebut akan lepas membuatnya jadi mudah untuk menjadi pribadi yang gemar sholat tahajud, karena sudah berhasil melawan rasa malas pada diri sendiri.

Demikianlah penjelasan mengenai 7 keutamaan sholat tahajud, semoga dapat memotivasi diri sendiri untuk melepaskan belenggu kemalasan dalam menjalankan ibadah sholat tahajud yang memiliki segudang manfaat baik secara fisik maupun rohani.

Sedekah Subuh, Raih Keberkahan Sepanjang Hari

3 Keutamaan Bagi Orang Yang Mengurus Anak Yatim Dengan Baik

3 Keutamaan Bagi Orang Yang Mengurus Anak Yatim Dengan Baik

3 Keutamaan Bagi Orang Yang Mengurus Anak Yatim Dengan Baik – Berbuat kebaikan selalu akan membuahkan hal yang indah baik yang nantinya datang secara langsung ataupun dalam waktu yang lama. Begitupun dengan mengurus anak yatim yang sudah tidak memiliki seorang ayah didalam hidupnya saat usianya masih belum dewasa.

Bahkan Allah SWT sendiri telah tegas menenangkan agar kita senantiasa menyayangi anak-anak yatim. Dimana hal tersebut tertera dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 220 yang artinya“Tentang dunia dan akhirat. Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad)  tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!” dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Dan jika Allah menghendaki niscaya Dia datangkan kesulitan kepadamu. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.”

Sehingga janganlah tertanam dalam hati keraguan atas segala janji Allah yang Maha Adil dalam memberikan sebuah ganjaran baik dan buruknya selama kita hidup di dunia ini. Sebab berbuat kebaikan dan mengurus anak yatim adalah hal mulia tidak hanya di mata Allah tapi juga pada manusia. Karena tidak semua orang memiliki hati yang lapang untuk melakukannya. Untuk itulah terdapat 3 keutamaan bagi orang yang mengurus anak yatim dengan baik.

a. Memiliki Kesempatan Besar Bertemu Rasullah SAW

3 keutamaan bagi orang yang mengurus anak yatim dengan baik

Saking mulianya orang yang mengurus anak yatim dengan baik, maka kelak akan diberikan ganjaran luar biasa untuk bisa dekat dan bertemu dengan Rasullah SAW yang jaraknya diibaratkan seperti jari telunjuk dan jari tengah. Dimana hal demikian sudah dijelaskan pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Bukhari, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d.

Tentu hal demikian adalah suatu anugrah sebab Rasullah SAW adalah sosok yang mulia dan mampu memberikan syafaatnya kelak. Jadi jika memang anda merindukan sosok Rasullah SAW maka berbuat baik dan rawatlah anak yatim dengan penuh keikhlasan dan kebaikan. Dengan begitu peluang untuk bertemu Baginda Rasullah SAW bisa terasa lebih dekat untuk diraih.

b. Mendapat Jaminan Masuk Surga

Hidup di dunia yang sementara ini selain untuk memperoleh kebahagiaan di dunia, banyak juga orang yang berlomba-lomba untuk mencari kebaikan demi akhirat. Sehingga akan memperbesar peluang agar bisa masuk surga. Tempat yang indah nan kekal di dalamnya. Dimana hal demikian adalah mimpi seluruh makhluk yang ada dimuka bumi ini.

Nah, ternyata salah satu amalan mustajab yang dapat menggapai surganya Allah ialah dengan mengasuh atau memelihara anak yatim dengan baik, kecuali memang telah melakukan dosa yang sulit diampuni. Dimana hal demikian diterangkan pula dalam sebuah hadist riwayat Tirmidzi & Ibnu Abbas.

3. Mendapatkan Predikat Taat dan Shalih Kepada Allah

Siapa umat muslim yang tidak ingin mendapatkan cap taat kepada Allah. Sebab itu adalah sebuah sanjungan yang berupa kemuliaan yang amat berharga dan tidak semua orang bisa mendapatkannya. Sungguh beruntunglah orang tersebut. Dimana julukan lain untuk predikat taat atau shalih kepada Allah ialah disebut juga dengan kata abror. Yang mana predikat tersebut salah satunya diberikan kepada mereka yang berbuat baik kepada anak yatim yang rela memberikan makanan yang disukainya kepada anak yatim tersebut.

Sebagaimana firman Allah dala Al-Qur’an surat Al-Insan ayat lima sampai enam yang artinya:“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (abror) akan minum dari gelas yang berisi minuman yang campurannya adalah air kafur. Yaitu mata air dalam surge yang diminum oleh hamba-hamba Alla dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata dimana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” Al-Qur’an surat Al-Insan ayat 5-6.

4. Mendapat Pertolongan Langsung Dari Allah SWT

Kerap kali manusia memiliki harapan pada seseorang seolah tidak ada yang mampu menolongnya lagi, sehingga pada beberapa dalam hidup digantungkan kepada makhluk. Padahal Allah amat dengan mudah bisa memberikan pertolongan langsung melalui perantara yang dikehendaki-Nya. Bahkan bagi mereka yang tulus berbuat baik dan membantu anak yatim, maka sangat mudah bagi Allah untuk memberikan pertolongan langsung pada hamba-Nya tersebut.

Hal ini sebagaimana Allah yang akan senantiasa menutup aib seseorang kala orang itu juga menjaga aib saudaranya. Begitupun dalam hal tolong menolong, sehingga kala kita berbuat kebaikan dengan ikhlas maka Allahpun akan berlaku demikian sebagai balasannya. Sunggu hal demikian tidak ada keraguan di dalamnya.

5. Terhindar Dari Siksaan di Akhirat

Setiap perbuatan baik dan buruk entah itu besar seperti gunung ataupun kecil seperti sebuah biji. Maka tetap akan mendapatkan balasan yang setimpal di akhirat kelak. Sebab Allah adalah hakim yang seadil-adilnya, yang tidak perlu diperdebatkan keputusan sebagai bentuk ganjarannya. Tentunya balasan kebaikan atau siksaan sebagai balasan akan perbuatan buruk selama di dunia akan terasa berkali-kali lipat lebih menyenangkan ataupun memilukan dengan apa yang ada di dunia. Untuk itulah siksaan akhirat menjadi momok menakutkan bagia setiap makhluk Allah SWT.

Namun, untuk menjadi peringan ketika diakhirat kelak maka tak ada ruginya untuk memuliakan anak yatim sebab hal demikian dapat membuat diri terhindar dari yang namanya siksa di akhirat yang amat pedih. Dimana hal tersebut seperti yang tertera pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Thabrani dari Abu Hurairah, yang isinya seperti berikut ini:Rasullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman “Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.

Baca juga: Hukuman Bagi Orang Yang Menghardik Anak Yatim

6. Dapat Menjadi Investasi Amal Diakhirat Kelak

Tidak hanya di dunia manusia dapat berinvestasi, mengumpulkan sepundi materi untuk menjadi bekal yang aman dikemudian hari. Bahkan diakhirat pun kita masih bisa membuat sebuah investasi amal agak dapat berguna serta menjadi penolong atas perbuatan yang kurang baik selama di dunia. Salah satunya dengan mengurus anak yatim dengan baik, sebagaimana yang tertuang pada sebuah hadist riwayat dari Thabrani dari Abu Hurairah . Dimana secara tidak langsung amalan tersebut akan menjadi penolong untuk terhindari dari siksaan  dihari kiamat kelak.

7. Mendapat Keberuntungan

Berbuat kebaikan memang sering nampak seperti membuat suatu hal yang dimiliki terasa menyusut atau berkurang. Contohnya saja bersedekah mungkin dalam pandangan manusia harta yang telah dikeluarkan tersebut membuat keuangan jadi berkurang. Padahal hal demikian kebalikannya, sebab tidak selalu yang tak nampak oleh mata itu tidak ada. Salah satunya amal kebaikan meski tak terlihat namun Allah tidak pernah tidur untuk mencatatnya untuk memberikan balasan yang setimpal.

Sehingga tidak terbayang bukan? Jika selama ini anda mengurus anak yatim dengan penuh kebaikan bayangkan saja betapa banyaknya amal baik yang sudah dikumpulkan yang percaya atau tidak itu menjadi keberuntungan yang terkadang membuat kita shock bagaimana keberuntungan itu bisa menghampiri.

Demikan penjelasan mengenai 3 keutamaan bagi orang yang mengurus anak yatim dengan baik. Untuk itulah jangan lupa untuk selalu menyayangi dan berbuat kebaikan kepada anak yatim. Sebab bukan merekalah yang meminta untuk tidak memiliki seorang ayah. Namun takdir Allah yang menghendaki demikian yang pastinya sebuah takdir adalah keputusan terbaik untuk seorang hamba. Sebab Allah Maha Mengetahui segala hal, sedangkan kita sebagai makhluk-Nya tidak demikian. Semoga kita senantiasa menjadi seseorang yang berbuat baik dalam menyantuni anak yatim. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Yuk Beri Kado Untuk Anak Yatim!

Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri – Sebagai umat manusia Allah SWT telah menyerukan untuk berlaku adil sebagaimana yang tertera dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 90 yang artinya:

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

Pada ayat tersebut selain Allah menyerukan agar berlaku adil, namun dalam hal itu juga dianjurkan untuk turut melakukan sebuah kebajikan. Dimana berperilaku adil disini masih sering diartikan dengan kurang tepat. Banyak orang menganggap adil adalah berlaku sama kepada semua hal. Padahal belum tentu banyak peristiwa yang terjadi harus ditanggapi dengan perlakukan yang sama. Sebab terkadang dengan terlalu menyamaratakannya malah membuat ketidak baikan yang lebih buruk menghadap.

Oleh sebab itulah adil disini didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam menempatkan sesuatu sesuai tempatnya, baik secara ukuran maupun kadarnya. Sehingga semua terasa pas tidak berlebihan ataupun kekurangan. Misalnya saja dengan memberikan uang jajan sekolah untuk anak yang masih sekolah dasar dengan anak yang sudah SMA akan berbeda. Yang mana untuk anak yang masih SD akan diberikan uang saku lebih kecil dibanding yang SMA. Karena keduanya akan memiliki lingkungan dan preferensi yang berbeda. Contohnya saja anak SMA akan lebih banyak memerlukan kebutuhan tambahan untuk tugas kelompok dan lain sebagainya. Berbeda dengan yang masih SD sebab tugas dan kewajibannya belum sebanyak orang yang lebih remaja.

Nah, apabila dalam benak kita masih berpikir bahwa adil semata-mata untuk orang lain saja. Nyatanya hal demikian tidak 100% tepat, sebab sebenarnya adil sendiri terbagi menjadi beberapa macamnya. Yang harus dapat disesuaikan agar semua berjalan sebagaimana mestinya dengan baik.

A. Macam-macam Adil

  • Sikap adil terhadap Allah SWT. Melalui hakikat adil tersebut kita harus mampu menempatkan Allah dihati kita sebagaimana seharusnya. Sebab Allah Sang Pencipta, Allah Tuhan Semesta Alam. Untuk itulah Hanya kepada Allah SWT kita berserah diri serta menyembah. Contoh bentuk kita berbuat adil terhadap Allah ialah dengan melakukan segala perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya. Dengan begitulah kita mampu menempatkan Allah dihati kita dengan adil yang tidak melulu memikirkan kepentingan yang bersifat duniawi.
  • Sikap adil terhadap diri sendiri. Salah satu bahwa kita sudah bersikap adil terhadap diri sendiri ialah dengan menyayangi apa yang ada pada diri sendiri. Dengan memproteksi diri untuk terus melakukan kebaikan agar dirimu tidak kerepotan dan sengsara. Salah satunya dengan menghindari perbuatan maksiat yang tidak disukai Allah SWT. Sebab agar kita bisa terhindar dari azab yang perih atas dampak perbuatan yang tidak baik. Tidak sampai disitu memakan makanan yang sehat dan halal juga merupakan bentuk adil kita terhadap diri sendiri. Dengan begitu tubuh akan sehat dan terhindar dari perbuatan keji.
  • Sikap adil terhadap orang lain. Poin ketiga ini memang sudah umum diketahui sebagai dasar berlaku adil. Contohnya saja bagaimana sikap seorang anak terhadap orangtuanya yang tidak boleh disamakan dengan perilaku sembrono kala bersama teman. Sebab sikap terhadap orangtua memiliki batasan yang harus saling dihormati. Bahkan sekalipun pada orang yang dibenci tetap harus berlaku adil.
  • Sikap adil kepada makhluk lainnya. Tidak hanya kepada sesame manusia namun kita juga sangat dianjurkan untuk bersikap adil kepada makhluk lainnya seperti hewan, tumbuhan maupun lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon sembarang, sebab hakikatnya pohon juga memberikan kebermanfaat bagi kelangsungan hidup. Serta tidak membuang sampah sembrono yang tak sesuai tempatnya. Sebab apa yang kau tuai itulah yang kau tanam. Dimana kebiasaan buruk terhadap lingkungan bukan tidak mungkin dampaknya akan langsung terasa yang salah satunya berdampak kurang baik kekesehatan.

Baca juga: Keutamaan Sedekah di Hati Jumat No 3 Jarang Orang Tau!

Nah, sebenarnya berbuat adil seperti itu bukanlah sebuah kerugian sebab banyak hal yang harus diperjuangkan dan dianggap melelahkan. Namun, justru sebaliknya setiap kebaikan yang Allah SWT anjurkan tidak lain tidak bukan hanya semata-mata sebagai tuntutan hidup agar terarah dan baik. Sebab sikap adil memiliki banyak keutamaan, salah satunya sikap  adil terhadap diri sendiri.

B. Sebutkan Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri

  1. Dapat Meningkatkan Ketakwaan
sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Oleh sebab kita melakukan keadilan terhadap diri sendiri, maka dengan sadar akan dirasakan langsung bagaimana manfaatnya kepada tubuh. Dengan begitu akan makin meningkatkan rasa syukur atas segala apa yang Allah SWT memang anjurkan. Atas kesadaran dan rasa syukur itulah yang saat semakin dipupuk akan menimbulkan ketakwaan yang terus meningkat seiiring meningkatnya rasa kedekatan kepada Allah SWT.

2. Membuat Kedamaian Dalam Hidup

sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Dengan berlaku adil maka sama saja telah melakukan segala hak serta kewajiban yang seharusnya diri sendiri terima. Oleh karena itulah akan timbul rasa aman dalam jiwa yang akhirnya membuat hiduppun jauh lebih damai.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup Jadi Lebih Baik

sebutkan keutamaan adil terhadap diri sendiri

Salah satu contoh ketika kita mulai berlaku adil terhadap diri sendiri ialah dengan mengetahui porsi dan bakat yang dimiliki. Contohnya saja saat kita mengetahui betapa terampilnya diri sendiri terhadap bidang kesenian yang kemudian diasah bahkan sampai mendatangkan materi serta keuntungan lainnya. Nah hal demikianlah yang ujung-ujungnya membuat hidup lebih terarah dan berjalan dengan baik seiring dengan terus berkembangnya kemampuan diri.

4. Membuka Rezeki

Hidup tidak selalu tentang bersantai diri dan healing saja. Oleh karena itu dengan mengetahui batasan-batasan mana waktuny bekerja, mana waktunya bermain serta mana waktunya untuk mengembangkan diri. Maka keadilah yang diri sendiri berikan akan membuat perkembangan yang cukup signifikan pada diri sendiri. Yang karenanya bisa menjadi peluang untuk mendapat rezeki yang lebih yang bahkan tidak diduga-duga datangnya darimana.

Baca juga: Tujuh Penghambat Rezeki Datang Nomor 2 Sering Tak Disadari!

5. Membuat Hidup Jadi Lebih Bahagia

Sering kali seseorang menyakiti diri sendiri untuk mencapai hal yang diinginkan atau ketika gagal mendapat sesuatu yang semestinya diperoleh. Dimana mereka pikir dengan menyiksa diri maka keberhasilan akan lebih mudah diraih. Padahal semua butuh porsinya begitupun dengan tubuh. Kapan harus beristirahat, kapan harus beribah serta kapan harus bekerja. Nah biasanya ketenangan akan datang menghampiri disaat semuanya sudah berjalan dengan seimbang. Sehingga membuat pikiran jadi lebih bebas dan tanpa beban berlebih. Dengan begitu hiduppun akan jadi lebih bahagia.

Sedekah Mampu Menaikkan Level Bahagia?

6. Mampu Mengevaluasi Diri Sendiri

Terbiasa dalam berlaku adil pada diri sendiri akan memudahkanmu untuk mengetahui letak kesalahan yang telah terjadi. Sehingga tidak berlarut hanya dijadikan sebuah penyesalan namun mengubahnya dengan cepat agar sesuai yang semestinya.

7. Menanamkan Kejujuran

Karena terbiasa dalam mengevaluasi diri dan menempatkan sesuatu sesuai porsinya. Alhasil kita akan mudah melakukan kejujuran dan bahkan kejujuran tersebut tertanam dengan sendirinya.

Demikianlah penjelasan dari artikel “sebutkan  keutamaan adil terhadap diri sendiri” semoga bermanfaat dapat memotivasi diri sendiri untuk terus bersikap adil baik kepada sesama maupun kepada diri sendiri.

10 Keutamaan Sholat Dhuha Yang Tak Disangka-sangka

10 Keutamaan Sholat Dhuha Yang Tak Disangka-sangka

10 Keutamaan Sholat Dhuha – Setiap apa yang dianjurkan kepada umat Islam sesuai tuntunan dala Al-Qur’an dan Hadist semuanya tidak lain semata-mata untuk sebuah kebaikan. Mulai dari perintah shalat puasa hingga sedekah ketiganya tidak pernah lepas dari makna penting sebuah kehidupan di dunia dan akhirat. Baik dari segi aspek kesehatannya kebaikannya serta sosial. Begitu juga dengan anjuran untuk menunaikan shalat dhuha.

Nah, shalat dhuha sendiri merupakan shalat sunnah yang pelaksanaannya dilakukan pada rentang 20 menit setelah matahari terbit hingga seperempat siang diakhir waktunya. Untuk jumlah rakaat dari shalat sunnah dhuha sendiri minimal sebanyak 2 rakaat dan diperkenankan untuk lebih dari itu, sesuai kemampuan. Hal demikian sesuai dengan Hadis dari Muslim yang artinya seperti berikut ini:

“Kekasihku (Nabi Muhammad SAW) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa 3 hari dalam tiap bulan melakukan 2 rakaat shalat dhuha dan melakukan shalat witir sebelum tidur.” (Hadist Riwayat Bukhari no. 1981 dan Muslim no 721).

Lalu, apa sebenarnya keutamaan shalat dhuha sampai sangat dianjurkan untuk umat muslim laksanakan. Untuk menjawa pertanyaan tersebut berikut penjelasannya mengenai 10 keutamaan sholat Dhuha.

Baca juga: Kapan Sih Waktu Mulai dan Berakhirnya Sholat Dhuha? Yuk Baca

10 Keutamaan Sholat Dhuha

1 Dapat Dijadikan Sebagai Pengganti Sedekah

10 keutamaan sholat dhuha

Sedekah tidak hanya diartikan dengan sebuah materi yang diberikan ke orang lain. Tetapi sedekah juga harus diberikan kepada anggota tubuh sendiri. Nah salah satu caranya ialah dengan melaksanan amalan shalat dhuha dimana gerakan yang dilakukan kala menjalankan shalat dhuha sama saja seperti bersedekah untuk tiga ratus enam puluh persendian. Hal tersebut sesuai yang tertera pada hadist riwayat muslim yang artinya:

“Pada bagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian diantara kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir juga adalah sedekah. Begitupun dengan amar ma’ruf (memerintahkan kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua dapat dicukupi atau diganti dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 rakaat” – Hadist Riwayat Muslim no. 1704.

Sungguh luar biasa bukan? Tanpa memerlukan effort berlebih hanya meluangkan waktu sebentar untuk melaksanakan shalat Dhuha saja sudah seperti sedekah sebanyak itu pada anggota tubuh sendiri.

Baca juga: Sedekah Dihari Jumat, Ini Keutamaan Yang Wajib Kamu Tahu!

2. Diberi Kecukupan Rezeki

10 keutamaan sholat dhuha

Manusia sering kali mengeluhkan semua akar permasalah pada ekonomi. Bahkan sekalipun pada orang yang kaya rasanya kecukupan akan rezeki selalu terasa kurang nikmatnya. Nah ternyata dengan melakukan amalan shalat Dhuha kecukupan rezeki salah satu yang akan dirasakan sebagaimana yang tertera pada hadist riwayat Daud, Tirmidz dan Ahmad yang artinya sebagai berikut:

“Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”

Perlu diperhatikan makna cukup ini tidak hanya terbatas pada rezeki yang berlimpah namun juga dibalut dengan keberkahan. Dengan kata lain meski rezeki yang diterima tidak seberlimpah yang dibayangkan tetapi karena adanya keberkahan membuat apapun jadi terasa cukup. Nah justru kebalikan dengan ketidak berkahan sebuah rezeki, yang meski banyakpun akan selalu merasa kurang.

3. Waktu Yang Tepat Untuk Meminta Ampunan

10 keutamaan shalat dhuha

Keutamaan shalat Dhuha tidak hanya meliputi hal yang duniawi, akan tetapi juga rohanihiahnya. Dimana amalan shalat Dhuha dapat menggugurkan dosa sehingga pada saat itulah waktu yang pas untuk anda memohon ampunan dari Allah SWT. Bahkan sekalipun dosa yang dilakukan seperti buih yang ada di lautan tak terhitung banyaknya, maka bukan perkara sulit bagi Allah untuk mengampuni semua dosa yang telah dilakukan terutama saat anda tidak pernah putus asa akan Rahmatnya Yang Maha Luas.

Hal demikian juga sesuai dengan hadist riwayat Tirmidzi yang artinya: Rasullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan” – Hadist Riwayat Tirmidzi.

4. Pahala Shalat Dhuha Sama Seperti Haji dan Umrah

Seperti yang sudah diketahui secara umum bahwasanya tidak semua orang bisa melaksanakan ibadah haji dan umrah. Bukan karena tidak mau, namun tepatnya masih kurang mampu entah dari segi fisik hingga materi dan lain sebagainya. Padahal ibadah umrah dan haji adalah impian setiap umat muslim.

Namun anda tidak perlu merasa berkecil hati, sebab ternyata salah satu keutamaan shalat Dhuha bagi yang tekun mengerjakannya ialah pahalanya yang menyerupai pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Dengan begitu anda tidak perlu terlalu merasa mawas, dimana sambil terus berikhtiar agar bisa haji dan umrah. Tetapi disisi lain anda sudah mengumpulkan pahalanya terlebih dahulu melalui shalat Dhuha.

Hal ini juga seperti yang tertera pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi no. 586 yang artinya seperti berikut:

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat subuh berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at. Maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh. “Beliapun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna”. Hadisr Riwayat At-Tirmidzi no. 586, yang dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan Syaikh Al-Albani.

5. Dapat Mendatangkan Keuntungan

Terkadang mungkina terlintas dalam benak seorang muslim untuk dapat melakukan peperangan untuk membela agama sebagai bukti berjihad di jalan Allah SWT. Namun rasanya kondisi demikian sudah jarang terjadi di zaman modern seperti saat ini. Karena konflikpun sudah tidak separah dahulu. Lalu, pada akhirnya banyak yang bingung bagaimana agar tetap bisa mendapatkan pahala berjihad tersebut tanpa peperangan. Nah ternyata dengan melakukan shalat Dhuha anda sudah sama saja mendapatkan keuntungan yang dilakukan oleh para mujahid di medan peperangan.

6. Salah Satu Waktu Paling Ijabah Untuk Berdoa

Berdoa merupakan bentuk kepercayaan seorang muslim kepada Allah SWT, dengan begitu anda sama saja seperti masih mengharapkan sebuah harapan yang digantungkan kepada Sang Pencipta Allah SWT. Meski demikian terdapat beberapa momen dan waktu yang paling ijabah untuk dilakukan sehingga doa sangat mudah dikabulkan dibanding waktu lainnya.

Hal ini dikarenakan pada waktu Dhuha berlangsung malaikat kala itu sedang turun ke bumi untuk melihat alias menyaksikan kaum muslim shalat. Dimana hal tersebut juga telah termaktub di dalam Al-Quran seperti pada surat Al-Isra ayat 78.

Sehingga dengan begitu berdoa dikala sehabis shalat Dhuha maka sangat mungkin malaikat juga ikut mendoakannya supaya doa yang anda panjatkan dapat Allah SWT terima. Hal inilah yang membuat kemungkinan doamu akan terkabulkan dengan segera.

7. Terhindari Dari Hal Yang Buruk

Kebiasaan dalam menjalankan ibadah shalat Dhuha akan semakin menumbuhkan rasa keimanan yang meningkat kepada Allah SWT dengan begitu hati akan selalu merasa dekat dengan Sang Pencipta Allah SWT, seakan ada rasa percaya yang tinggi bahwa segala hal yang anda perbuat semuanya benar-benar Allah saksikan dan nilai. Dengan begitu anda akan menjaga perilaku agar Alla SWT tidak murka. Yang mana hal yang dihindari tersebut adalah keburukan, dengan begitu anda jadi dijauhkan oleh hal-hal yang buruk yang memang ditidak diharapkan.

8. Dapat Menyehatkan Tubuh

Selain memberikan manfaat bagi rohani, disatu sisi shalat dhuha juga dapat memberikan manfaat secara jasmani. Salah satunya bisa memperlancar peredaran darah, apalagi udara di pagi hari sangat amat bermanfaat bagi jantung serta pernafasan anda.

Ditambah pagi hari adalah waktu yang pas untuk anda menggerakan otot-otot yang memang masih kaku. Dengan begitu tubuhpun akan semakin fit yang berpengaruh pada kesehatan tulang dan sendi. Apalagi air wudhu sebelum melaksanakan ibadah shalat bisa membuat anda jadi awet muda.

9. Membuat Wajah Lebih Bercahaya

Tidak perlu menggelontorkan banyak biaya untuk berusaha mati-matian agar waja terlihat berseri nan glowing. Sebab melalui shalat benefit tersebut akan ikut terasa, namun ingat kembali lagi pada tujuan shalat ialah diperuntukkan untuk Allah SWT. Dimana wajah bersinar adalah sebagai bonusnya.

Hal tersebut dikarenakan adanya pelaksanaan wudhu sebelum shalat yang salah satu syaratnya ialah harus membasuh muka dengan air. Dengan rutin melakukannya lambat laun akan berpengaruh terhadap wajah anda yang akan semakin bersinar serta bersih. Sehingga kulit kusam maupun kotoran pada kulit wajah bisa teratasi dengan sendirinya.

Apalagi dengan shalat dhuha tingkat stress yang dirasa akan bisa berkurang, dimana seperti yang umum diketahui jika stress dapat memicu kemuraman wajah. Oleh sebab itu shalat dhuha lambat laun dapat membuat hati menjadi lebih tenang dan tidak mudah stress.

10. Diberikan Pintu Khusus di Surga

Pintu surge memiliki banyak bidang amalannya, salah satunya bagi yang rajin serta tekun dalam melaksanakan ibadah shalat dhuha. Hal demikian sesuai dengan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Thabrani.

Demikian pembahasan mengenai 10 keutamaan sholat Dhuha yang semoga dapat memotivasi serta meningkatkan keimanan diri untuk selalu dekat kepada Allah SWT. Dimana untuk memulai sebuah konsistensi ibadah ialah dengan memaksakan diri terlebih dahulu. Sebab jika tidak dengan begitu rasa malas akan terus menggerogoti diri, sedangkan kita tidak pernah tau kapan ajal akan menjemput. Sehingga untuk menghindari rasa penyesalan, maka yakinkan diri untuk mau mengupgrade menjadi lebih baik lagi. Sebab kematian tidak dapat diundur ataupun dimajukan dan penyesalan selalu berakhir diakhir cerita.

Beda Zakat, Infak, Sedekah yang Harus Kita Ketahui

Beda Zakat, Infak, Sedekah yang Harus Kita Ketahui

Ini loh, beda Zakat, Infaq, Sedekah

Beda Zakat, Infaq dan Sedekah – Zakat adalah kewajiban harta yang spesifik, memiliki syarat, alokasi dan waktu tertentu. Zakat memiliki kekhususan seperti zakat fitrah yang dilaksanakan hanya setahun sekali menjelang hari raya Idul Fitri. Semua dana zakat terikat yang distribusinya hanya diberikan kepada delapan asnaf.

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (At-Taubah: 60)

Oleh karena itu dana zakat tidak boleh diberikan kepada sembarang orang, salain 8 asnaf sesuai syari’at.

Infak yaitu membelanjakan harta yang mencakup zakat dan non-zakat. Infak ada yang wajib ada yang sunnah. Infak wajib diantaranya kafarat, nadzar, dan zakat. Infak sunnah diantaranya infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak bencana alam, dan lainnya. Dana infak dapat diberikan kepada siapapun.

Shadaqah maknanya lebih luas dari zakat dan infak. Shadaqah dapat bermakna infak, zakat dan kebaikan non-materi.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda : “Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap takbir shadaqah, setiap tahmid shadaqah, setiap tahlil shadaqah, amar ma’ruf shadaqah, nahi munkar shadaqah dan menyalurkan syahwatnya pada istri juga shadaqah”. Termasuk juga menurut hadits Nabi, senyum yang tulus ikhlas dan kata-kata yang baik itu sebagai satu bentuk shadaqah. Demikian pula memberikan kebahagiaan kepada orang lain dalam bentuk apapun yang diridhai Allah adalah perbuatan shadaqah. Dengan demikian secara umum shadaqah bermakna semua kebajikan atau kebaikan yang mengharap ridlo Allah SWT. .

Semoga Allah senantiasa memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk bisa bersedekah.

Sedekah melalui lembaga menjadikan kebaikan lebih nyata serta wujudkan senyum untuk mereka yang membutuhkan. Yuk sisihkan sebagian dari kepemilikan kita untuk mereka.

Tunaikan sedekahmu melalui Dompet Dhuafa Yogyakarta

Mandiri: 137.000.789.0078
BSI : 77.4848.9888
BCA: 802.015.8787
An. Yayasan Dompet Dhuafa Republika
Tambahkan kode donasi 325

Tahu Tidak, Kalau Sedekah Bisa Mencegah Musibah

Tahu Tidak, Kalau Sedekah Bisa Mencegah Musibah

Sahabat, Sadar gak sih kalau negara kita akhir akhir ini mengalami begitu banyak bencana
Mulai dari kabut asap, kekeringan, banjir yang sudah mulai dirasakan oleh saudara kita di hampir seluruh daerah di Indonesia. Memang jika semua itu adalah takdir Allah sebagai manusia kita harus bisa bersabar, Tapi tahukah sahabat bahwa sedekah bisa menolak bala bencana? .
Dalam hadits, Rasulullah SAW Bersabda :
.
”Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah.” (Riwayat Imam Baihaqi)

MasyaAllah.. .

Amalan sedekah adalah salah satu amalan yang dicintai Allah dan ada janji Allah bahwa sedekah bisa mendatangkan keselamatan dan menolak bala bencana .

Semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang selalu dilindungi Allah dan semoga Allah menjaga Negeri kita dari berbagai bencana.